GIANYAR, BALI EXPRESS - Tidak hanya sebagai tempat wisata dan rekreasi, Taman Safari Bali adalah lembaga konservasi dan edukasi yang fokus dalam pelestarian satwa langka.
Dimana Taman Safari Bali merupakan rumah bagi lebih dari 100 spesies satwa eksotik. Tidak terkecuali satwa gajah, yang merupakan mamalia pemamah biak dengan porsi makan yang banyak.
Marketing Communication Exevutive Taman Safari Bali, Bintang Anggara menerangkan bahwa gajah bisa menghabiskan hampir 200 sampai 250 kilogram rumput setiap hari, dan itu hanya berlaku untuk satu individu.
Dan jika ada lebih dari 20 gajah tentunya ada banyak kotoran yang bisa dihasilkan dan akan menjadi limbah.
"Maka dari itu Taman Safari Bali mendapatkan inspirasi untuk mendaur ulang kotoran tersebut menjadi sesuatu yang berguna seperti kertas," ujar Bintang.
Ditambahkannya jika Safari Poo Paper bisa dikunjungi di area Kampung Gajah Bali Safari Park pada jam operasional.
Disana para pengunjung akan dipandu oleh pemandu profesional, sehingga bisa melihat langsung bagaimana pembuatan kertas daur ulang dari kotoran gajah.
"Tidak hanya melihat, pengunjung juga bisa mencoba membuat kertas itu secara langsung dengan tangan sendiri. Tidak perlu merasa jijik, karena proses pembuatan kotoran gajah menjadi kertas ini sudah sesuai standar kebersihan," imbuhnya.
Menurutnya banyak pengunjung yang antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dapat merasakan pengalaman luar biasa mulai dari tahap awal mencuci dan merebus kotoran hingga mengeringkan kertas yang hampir jadi.
Sembari membuat kertas, pengunjung juga bisa melihat gajah-gajah tersebut dari dekat. Tentunya kegiatan ini akan menjadi pengalaman tidak terlupakan.
Lebih lanjut Bintang Anggara menjelaskan jika kotoran gajah bisa diolah menjadi kertas karena kotoran mereka hampir seluruhnya terdiri dari serat. Serat ini merupakan hasil dari 60 persen makanan yang tidak tercerna, karena gajah tidak mengunyah makanannya tetapi langsung menelannya.
Selain itu, gajah memakan sangat banyak rumput yang berserat, membuat mereka bisa menghasilkan kotoran yang cukup banyak dalam sehari.
Kotoran gajah yang baik untuk di daur ulang adalah kotoran gajah yang masih segar atau yang baru dikeluarkan.
"Nantinya, kertas daur ulang ini bisa dibuat menjadi beberapa kerajinan tangan seperti amplop, buku, catatan dan masih banyak lagi, " tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana