Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Harga Tiket Masuk Wisata Jatiluwih Bali untuk Wisatawan Asing Naik Rp10 Ribu, Berikut Rinciannya

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 11 April 2024 | 15:01 WIB
Sambut World Water Forum, persiapan DTW Jatiluwih di Tabanan, Bali, sudah capai 70 Persen.
Sambut World Water Forum, persiapan DTW Jatiluwih di Tabanan, Bali, sudah capai 70 Persen.

TABANAN, BALI EXPRESS- Menjelang pelaksanaan World Water Forum (WWF) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Mei 2024, harga tiket masuk untuk wisatawan asing di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali mengalami kenaikan. 

Sedangkan harga tiket masuk untuk wisatawan domestik tidak mengalami kenaikan. Wisatawan domestik yang berwisata ke Jatiluwih masih sama bayar Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak-anak. 

Kenaikan harga tiket masuk Jatiluwih untuk wisatawan asing sudah berlaku mulai 1 April 2024.

Manager DTW Jatiluwih I Ketut Purna menyebutkan kenaikan harga tiket masuk untuk wisatawan asing ini sudah berlaku dan proses sosialisasinya sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

"Sebelum menaikan harga tiket per tanggal 1 April lalu, kami sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pemandu wisata dan sudah melakukan pemberitahuan kepada pihak rekanan melalui website resmi kami," jelas Purna.

Setelah kenaikan harga ini, harga tiket masuk untuk wisatawan asing ke DTW Jatiluwih menjadi Rp40 ribu per orang untuk anak-anak dari sebelumnya Rp30 ribu.

Sedangkan untuk kategori wisatawan asing dewasa, harga tiket Rp50 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu.

Sedangkan untuk harga tiket wisatawan domestik, masih di angka Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk wisatawan anak-anak. 

Dilanjutkan Purna, ada beberapa pertimbangan pihak manajemen Jatiluwih menaikan harga tiket masuk khusus wisatawan asing.

Salah satunya adalah untuk menunjung penyelenggaraan event WWF.

"Namun demikian, tujuan utamanya adalah untuk menunjang pembangunan sarana dan prasarana pariwisata di Jatiluwih salah satunya adalah penyediaan lahan parkir  yang saat ini sedang dalam proses pembangunan," lanjutnya.

Pembangunan lahan parkir ini dikatakan Purna merupakan solusi untuk keterbatasan lahan parkir yang dimiliki oleh DTW Jatiluwih saat ini.

Lahan parkir ini rencananya akan dikonsep seperti lahan parkir di kawasan pariwisata pada umumnya dengan luas lahan hingga 80 are.

Rencananya lahan parkir tersebut didesain mampu menampung lebih dari 200 kendaraan roda empat dan kendaraan besar.

Rencananya lahan parkir ini akan rampung pada pertengahan tahun mendatang. 

"Namun karena perhelatan World Water Forum akan segera dimulai, maka untuk akhir bulan ini, kami target lahan parkir sudah bisa digunakan dan bisa menampung sekitar 100 kendaraan. Persiapan ini merupakan prioritas saat ini," tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #harga tiket #Jatiluwih #World Water Forum #tabanan