DENPASAR, BALI EXPRESS- Wisatawan Tiongkok belum banyak mengunjungi Bali.
Masih minimnya penerbangan dari Tiongkok ke Bali diyakini menjadi faktor utamanya.
Saat ini ini baru 4 maskapai yang melayani penerbangan dari Tiongkok ke Bali.
Tidak hanya berimbas pada minimnya turis Tiongkok ke Bali, tetapi juga sebanyak 153 travel agen hingga saat ini belum beroperasi.
“Pertama, memang penerbangan kita baru terbatas ya yang dari Tiongkok. Kalau tidak salah 4 maskapai, tentu ini juga jadi kendala kita, baru beberapa kota saja dari China,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun, Sabtu, 20 April 2024.
“Kita pasti koordinasi dulu dengan konsul China maupun Kemenparekraf terkait bagaimana agar maskapai bisa bertambah lagi seperti 15 kota sebelum pandemi,” tambahnya.
Sementara itu, Tiongkok menempati posisi kedua kunjungan wisatawan ke Bali, menyingkirkan India yang saat ini tinggal di posisi ketiga.
Meski kunjungan turis Tiongkok belum begitu banyak, Tjok Bagus menegaskan wisman Tiongkok bukan berarti pindah tempat untuk berlibur.
“Kita tergantung pasar, karena melihat pasar seperti apa; kalau sekarang memang lebih bagus wisatawan yang hadir terutama Tiongkok lumayan bagus,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, hingga kini para wisatawan masih menggunakan travel agen karena memang ada informasi yang harus disampaikan.
Walau saat ini bisa lewat smartphone, tetap ada travel agen yang digunakan karena perlu sesuatu yang harus dijelaskan.
“Bali kan pariwisata budaya yang perlu ada penjelasan lebih detail termasuk Tiongkok, dulu kan biasanya diajak shopping, sekarang Bali budaya, sudah beda seleranya,” jelasnya.
Baca Juga: Apple Developer Academy Akan Dibuka di Pulau Dewata, Pj Gubernur Bali: Kita Tunggu Saja
Mengutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS), wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada Februari 2024 yaitu berasal dari Australia (93.002 kunjungan).
Disusul turis Tiongkok (54.916 kunjungan), India (35.111 kunjungan), Malaysia (26.836 kunjungan), dan Korea Selatan (21.781 kunjungan).
Dari 10 besar kedatangan wisman, wisman asal Malaysia tercatat mengalami peningkatan tertinggi secara month to month yakni sebesar 102,96 persen. (*)
Editor : I Made Mertawan