BALI EXPRESS – Tempat glamping yang satu ini tidak kalah menarik dengan yang ada di Kintamani Bali.
Tempat ini sesungguhnya merupakan definisi hidden gem.
Bagaimana tidak, glamping ini menawarkan pemandangan yang unik karena terletak di tengah hutan, di tepi sungai, dan dekat dengan air terjun.
Namanya Pelaga Eco Park, terletak di Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.
Untuk menuju lokasi, Anda bisa naik shuttle yang sudah disediakan.
Dengan 3 tipe kamar yang bisa dipilih, Anda dapat menyesuaikan dengan budget Anda. Harganya mulai dari Rp 400.000.
Pelaga Eco Park tak hanya menawarkan tempat glamping, di sekitarnya juga terdapat restoran.
Sambil menikmati suasana yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota, Anda juga bisa menikmati berbagai menu makanan.
Pelaga Eco Park memiliki spot foto yang instagramable, cocok bagi Anda yang suka mengabadikan momen.
Seperti dikutip dari akun Instagram @pelagaecopark, di tempat ini Anda dapat menikmati pemandangan aliran sungai, suasana yang tenang, bahkan dapat langsung mengakses air terjun.
Beberapa pengunjung yang sudah pernah menginap dan menikmati liburan di tempat ini memberi komentar di akun Instagram @pelagaecopark.
Akun @citra_bahasoan, misalnya, mengungkap bahwa glamping di Pelaga Eco Park sangat seru. "Wah seru," ungkapnya.
Sementara akun @bumeikel menanggapi, "Sudah 2x ke sini dan tempatnya bagus banget."
Kebanyakan pengunjung memuji tempat tersebut tak kalah dengan kawasan glamping di Kintamani Bali.
Pemandangannya memang sangat menawan dengan view alam yang masih alami dan memiliki hawa sejuk.
Tempat ini memang cocok untuk menepi dari kebisingan kota dan kesibukan menjalani rutinitas sehari-hari.
Jaraknya pun tidak terlalu jauh dari Kota Denpasar dan Bandara Ngurah Rai Bali, sekitar 30-an Km.
Jadi tidak terlalu melelahkan di perjalanan, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Menuju tempat tersebut, Anda juga bisa sekalian singgah di objek wisata Taman Ayun Mengwi dan Sangeh.
Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Bedugul, Tabanan dan Kintamani Bali.
Ayo buruan reservasi dan jangan lupa untuk mengajak orang tersayang Anda.
Putu Mita Damayanti*
Penulis adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja.
Editor : Nyoman Suarna