Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dulu Hanya Sebuah Desa Nelayan, Begini Sejarah Pantai Lovina yang terkenal di Bali Utara

I Putu Mardika • Jumat, 9 Agustus 2024 | 05:16 WIB

Patung Dolphin di kawasan Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk,Kecamatan Buleleng, Bali
Patung Dolphin di kawasan Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk,Kecamatan Buleleng, Bali
BALIEXPRESS.ID-Pantai Lovina, yang terletak di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang memukau. Kini  Lovina menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Bali.

Rupanya, Pantai Lovina hingga setenar saat ini memiliki sejarah panjang yang perlu diketahui masyarakat. Kawasan Pantai Lovina terkenal dengan patung Dolphin yang ikonik.

Siapa sangka bahwa dulunya Lovina hanyalah sebuah desa nelayan sederhana. Tentu saja jauh dari hingar bingar dan lalu lalang wisatawan mancanegara yang sudah jatuh hati menghabiskan waktu liburannya di pantai berpasir putih ini.

Sebelum menjadi tujuan wisata, Lovina adalah sebuah desa nelayan kecil yang tenang. Masyarakat setempat menggantungkan hidupnya pada hasil laut.

Sejarah Lovina tidak lepas dari sosok Anak Agung Panji Tisna. Beliau adalah seorang bangsawan Bali yang memiliki visi untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya.

Setelah melakukan perjalanan ke beberapa negara di Eropa dan Asia, beliau terinspirasi untuk membangun sebuah tempat wisata di tanah kelahirannya.

Sekitar tahun 1953, Anak Agung Panji Tisna mendirikan sebuah penginapan yang diberi nama Lovina. Nama ini diambil dari kata "love" (cinta) dan "ina" (ibu) dalam bahasa Bali, yang melambangkan kasih sayang terhadap tanah air.

Penginapan Lovina menjadi pionir dalam mempromosikan keindahan alam Lovina. Beliau secara aktif memperkenalkan Lovina kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi Lovina.

Hal ini mendorong pertumbuhan berbagai fasilitas wisata seperti hotel, restoran, dan tempat menyelam.

Salah satu daya tarik utama Lovina adalah kesempatan untuk melihat lumba-lumba di pagi hari. Wisatawan dapat menyewa perahu tradisional untuk berlayar dan menikmati keindahan lumba-lumba yang berenang bebas di laut lepas.

Waktu terbaik untuk melihat lumba-lumba adalah pagi hari saat matahari terbit.

Pantai Lovina memiliki pasir berwarna hitam yang unik, terbentuk dari endapan vulkanik.

Keindahan bawah laut Lovina dengan terumbu karang yang masih alami dan berbagai jenis ikan menjadi surga bagi para penyelam. Terdapat beberapa spot snorkeling yang mudah dijangkau dari pantai.

Pemandangan matahari terbenam di Lovina sangatlah indah, menjadi momen yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Sebagai destinasi wisata, turis asing maupun lokal tidak perlu bingung mencari akomodasi wisata.

Sebab, di Lovina tersedia berbagai pilihan akomodasi di Lovina, mulai dari hotel bintang lima hingga homestay yang lebih terjangkau. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#bali #nelayan #populer #lovina #pantai #Anak Agung Panji Tisna #sejarah #dolphin #buleleng