BALIEXPRESS.ID - Kota Medan, Sumatera Utara, memiliki banyak warisan sejarah yang menakjubkan, salah satunya adalah Istana Maimun, bekas kediaman resmi Sultan Deli.
Dibangun pada tahun 1888 oleh Sultan Mamun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, Sultan Deli ke-9, istana ini merupakan salah satu contoh arsitektur megah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.
Istana Maimun terletak strategis di Jl. Brigjend Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Lokasinya sangat mudah diakses, tidak jauh dari pusat kota dan Masjid Raya Medan, menjadikannya destinasi wisata sejarah yang populer bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.
Bagi wisatawan yang tiba melalui jalur udara, Istana Maimun hanya berjarak sekitar 40 kilometer dari Bandara Internasional Kualanamu, sehingga mudah dicapai dari berbagai titik di Medan.
Baca Juga: Graha Maria Annai Velangkanni: Destinasi Wisata Religi dengan Arsitektur Kuil di Medan
Arsitektur Istana Maimun mencerminkan perpaduan gaya Melayu, Islam, India, dan Eropa, yang menggambarkan kebesaran dan kekayaan budaya Kesultanan Deli di masa lalu.
Istana ini memiliki 30 ruangan dengan dekorasi interior yang mewah dan perabotan bersejarah yang masih terjaga hingga kini.
Pengunjung dapat menyaksikan keindahan bangunan ini, mulai dari ornamen dinding, lampu gantung mewah, hingga singgasana Sultan yang menjadi pusat perhatian.
Selain sebagai ikon budaya dan sejarah, Istana Maimun juga menjadi tempat yang menyimpan banyak cerita tentang masa kejayaan Kesultanan Deli.
Bagi mereka yang ingin mengenal lebih dekat sejarah dan warisan budaya Melayu di Medan, kunjungan ke Istana Maimun merupakan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. (dhi)
Editor : Wiwin Meliana