Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Nyepi, Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan Tutup Lebih Awal! Ini Alasannya

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 28 Maret 2025 | 15:00 WIB
DTW di Tabanan menyatakan tutup lebih awal untuk menyambut hari Raya Nyepi 2025.
DTW di Tabanan menyatakan tutup lebih awal untuk menyambut hari Raya Nyepi 2025.

BALIEXPRESS.ID – Menjelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu (29/3), dua destinasi wisata favorit di Bali, DTW Tanah Lot dan DTW Ulun Danu Beratan, akan menutup operasional lebih awal pada Jumat (28/3) yang bertepatan dengan Hari Pengerupukan.

Langkah ini diambil untuk mendukung pelaksanaan ritual Tawur Kesanga serta menghindari kemacetan wisatawan di kawasan wisata.

Asisten Manajer DTW Tanah Lot, I Putu Toni Wirawan, mengungkapkan bahwa biasanya Tanah Lot beroperasi hingga pukul 19.00 Wita, namun khusus pada Hari Pengerupukan, wisatawan hanya bisa berkunjung hingga pukul 16.30 Wita.

Baca Juga: Baru Pulang, Langsung Tempur! Jay Idzes dan Sandy Walsh Bikin Kaget Usai Bela Timnas Indonesia

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi para staf untuk ikut melaksanakan upacara pecaruan serta memastikan tidak ada wisatawan yang terjebak kemacetan,” ujarnya.

Pihak pengelola telah melakukan sosialisasi kepada agen perjalanan wisata dan wisatawan agar mereka tidak datang di luar jam operasional.

Namun, sejak Kamis (27/3), jumlah pengunjung Tanah Lot sudah mulai berkurang, yang diduga akibat banyak wisatawan yang mulai mudik menjelang Hari Raya Lebaran.

Sementara itu, DTW Ulun Danu Beratan juga menerapkan kebijakan serupa.

Baca Juga: Komplotan Pelaku Pencurian Sepeda Motor Bersenjata Softgun Saat Beraksi

Manajer DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika, menyebutkan bahwa kawasan wisata ini akan tutup lebih awal, yakni pukul 13.00 Wita pada Hari Pengerupukan.

“Biasanya kami tutup pukul 19.00 Wita, tetapi untuk Nyepi tahun ini, kami menutup lebih awal demi menghormati tradisi dan memberikan kesempatan bagi staf kami untuk ikut dalam upacara,” jelasnya.

Selain itu, tren penurunan jumlah wisatawan juga mulai terasa di DTW Ulun Danu Beratan sejak 5 Maret 2025.

Kunjungan wisatawan mancanegara yang biasanya mencapai 1.000 orang per hari turun menjadi 800 orang, sementara wisatawan domestik mengalami penurunan lebih signifikan, dari 800 orang menjadi hanya 200 orang per hari.

Kondisi ini diperkirakan terkait dengan bulan puasa yang sedang berlangsung.

Meskipun akan tutup pada Hari Raya Nyepi, pihak pengelola tetap menerapkan sistem pengamanan ketat.

Di DTW Tanah Lot, 24 petugas keamanan dan pecalang dari masing-masing banjar akan berjaga dengan sistem shift hingga Hari Ngembak Geni, sehari setelah Nyepi.

Dengan adanya kebijakan ini, wisatawan yang berencana berkunjung ke dua destinasi wisata populer ini diharapkan dapat menyesuaikan jadwal agar tidak kecewa.

Jangan sampai rencana liburan terganggu karena kurang informasi! *** 

Baca Juga: Kecelakaan Tragis Lansia, Kehilangan Kendali di Tikungan dan Menabrak Pagar Rumah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#hari raya nyepi #wisata #tanah lot #Ulun Danu Beratan #tabanan