Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kondisi Tempat Wisata Bali, Tanah Lot Pasca Larangan Study Tour Jabar: Turis Tetap Membludak?

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 26 April 2025 | 14:16 WIB

Jumlah kunjungan harian wisatawan ke Tanah Lot masih stabil pasca kebijakan larangan study tour pemprov jawa Barat.
Jumlah kunjungan harian wisatawan ke Tanah Lot masih stabil pasca kebijakan larangan study tour pemprov jawa Barat.

BALIEXPRESS.ID - Tanah Lot, salah satu ikon pariwisata Bali yang selalu memukau wisatawan domestik dan mancanegara, kini diterpa isu menarik.

Setelah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan kebijakan pembatasan study tour, muncul pertanyaan besar: Apakah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot akan merosot?

Ternyata, jawabannya jauh dari kata suram! I Wayan Sudiana, Manajer Operasional DTW Tanah Lot, dengan tegas menyatakan bahwa hingga menjelang akhir April 2025, kebijakan tersebut sama sekali tidak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi andalan Bali ini.

Baca Juga: Kronologi Pria 61 Tahun Nekat Tembak Tukang Bangunan Gara-Gara Proyeknya Mangkrak

Hanya 1 Persen? Fakta Mengejutkan dari Data Tanah Lot

Sudiana mengungkapkan fakta yang mungkin akan membuat banyak pihak terkejut.

Berdasarkan data yang dimiliki DTW Tanah Lot, selama periode Juli hingga Desember 2024, wisatawan asal Jawa Barat, khususnya rombongan study tour, hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total kunjungan wisatawan domestik.

Angka yang sangat kecil, bukan?

"Pasca adanya kebijakan tersebut, sampai saat ini jumlah kunjungan wisatawan, khususnya dari kelompok rombongan study tour tidak membawa dampak pada jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot," jelas Sudiana pada Jumat (25/4).

Efisiensi Anggaran Tak Goyahkan Pesona Tanah Lot!

Tak hanya soal larangan study tour, isu efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah juga sempat dikhawatirkan akan mengurangi minat masyarakat untuk berwisata.

Baca Juga: Dua Pria Gagal Bobol Warung di Karangasem, Kepergok Pemilik dan Keluarkan Pisau

Namun, lagi-lagi Tanah Lot membuktikan pesonanya tak lekang oleh waktu.

Sudiana mengakui bahwa tren kunjungan wisatawan domestik selama April 2024 justru tetap stabil, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 4 ribu orang!

Ledakan Wisata Saat Libur Lebaran!

Bahkan, keajaiban Tanah Lot semakin terlihat saat libur Lebaran di awal Maret 2024.

Jumlah wisatawan yang memadati kawasan suci ini menembus angka fantastis, 6.500 orang per hari!

Lonjakan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan hari biasa yang berkisar antara 3.500 hingga 4 ribu orang.

Apa Rahasia Daya Tarik Abadi Tanah Lot?

Lantas, apa yang membuat Tanah Lot tetap menjadi magnet bagi wisatawan, bahkan di tengah berbagai kebijakan dan isu ekonomi?

Baca Juga: Bayi 6 Bulan Tewas Tertindih Pria Mabuk saat Ibu ke Rumah Sakit, Ini Kronologinya!

Apakah pesona pura di tengah laut yang ikonik? Keindahan matahari terbenamnya yang legendaris? Atau ada faktor lain yang membuat wisatawan tak bisa menolak daya pikat Tanah Lot?

Satu hal yang pasti, Tanah Lot terus membuktikan dirinya sebagai destinasi wisata yang tahan banting.

Meskipun ada potensi pengaruh dari kebijakan efisiensi anggaran, nyatanya arus wisatawan yang datang ke Tanah Lot tidak menunjukkan penurunan yang berarti. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#study tour #jawa barat #tanah lot #pariwisata bali