Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Disparbud Bangli Bakal Benahi Fasilitas Anjungan Penelokan Kintamani, Toilet Jadi Perhatian

I Made Mertawan • Kamis, 24 Juli 2025 | 15:33 WIB
 Lantai di Anjungan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, sudah mengelupas.
 Lantai di Anjungan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, sudah mengelupas.

BALIEXPRESS.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, merancang perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas di Anjungan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Langkah ini diambil lantaran kondisi anjungan dinilai memerlukan penanganan serius.

Kepala Disparbud Bangli, I Wayan Dirga Yusa, mengatakan sejumlah fasilitas di anjungan perlu mendapat perhatian,  di antaranya, lantai yang sudah mengelupas, kaca pembatas tampak kusam bahkan ada yang pecah.

Selain itu, kebersihan toilet juga menjadi sorotan karena kerap dikeluhkan pengunjung.

“Toilet sebenarnya masih layak, tapi masih jauh dari standar internasional. Saya ingin toiletnya bagus, seperti di Pahdi (salah satu coffee shop di Kintamani),” jelas Dirga Yusa, Rabu (23/7/2025).

Dirga Yusa menegaskan, perbaikan fasilitas di Anjungan Penelokan bukan semata karena kondisi yang memprihatinkan, tapi juga sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas retribusi yang dipungut dari wisatawan.

Selama ini, wisatawan yang ingin menikmati panorama Gunung Batur dan Danau Batur dari anjungan wajib membayar retribusi saat masuk ke DTW Kintamani.

“Wisatawan itu bayar retribusi, jadi mereka harus mendapatkan timbal balik berupa fasilitas terbaik,” ujarnya.

Namun sebelum melakukan perbaikan, pejabat asal Desa Demulih, Kecamatan Susut itu menyebut pihaknya harus terlebih dahulu merancang anggaran, termasuk mengusulkannya ke pemerintah daerah.

Selain perbaikan fisik, Disparbud juga berencana menempatkan petugas khusus di lokasi, misalnya, petugas yang standby menjaga kebersihan lingkungan, petugas khusus menjadi kebersihan toilet, hingga tourist information yang dinilai penting.

“Kalau sudah ada tourist information, wisatawan bisa mendapat penjelasan soal kaldera dan lainnya. Jadi tidak sekadar melihat pemandangan saja,” tegasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dirga Yusa berharap jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat.

Apalagi dari sisi potensi alam, panorama yang disuguhkan dari Anjungan Penelokan tidak kalah dengan objek lain.

Saat ini tinggal menata fasilitas agar mereka yang sudah berkunjung bisa ketagihan untuk kembali.

“Ke depan, objek wisata lainnya juga akan menjadi perhatian kami secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#penelokan #Kintamani #fasilitas wisata