BALIEXPRESS.ID - Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) dan Tawur Labuh Gentuh di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem berlangsung mulai Maret ini.
Oleh karena itu, aktivitas pendakian Gunung Agung akan ditutup untuk sementara waktu.
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha menyebut, penutupan pendakian tersebut dilakukan pada sejak 28 Maret 2026 hingga 24 April 2026.
Baca Juga: Selamat Jalan Eri! Mobil Terjun ke Jurang di Karangasem, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan
Penutupan ini dilakukan agar pelaksanaan karya tersebut berjalan dengan lancar.
Widiartha mengatakan, Pura Agung Besakih dan Gunung Agung menjadi satu kesatuan kawasan suci, sehingga selama pujawali kesucian keduanya tetap terjaga.
"Penutupan pendakian ke Gunung Agung kita lakukan untuk menjaga kesucian Pura Agung Besakih selama berlangsungnya karya," ujarnya.
Nantinya setelah karya ini usai, maka pendakian ke gunung tertinggi di Bali itu bisa dilaksanakan kembali.
Apabila ada yang melanggar, ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga pihaknya mengimbau agar semuanya mengindahkan imbauan tersebut.
Baca Juga: Pj Perbekel Sayan Apresiasi Nyepi Kondusif, Ogoh-Ogoh “Sang Kala Asu Dasong” Jadi Sorotan Filosofis
Dengan akan adanya penutupan ini, dikatakan sudah diberitahukan kepada seluruh pemandu pendakian supaya tidak ada yang naik gunung pada saat itu.
“Saya harap, semuanya mengerti dan paham terkait imbauan yang kami berikan terkait ditutupnya pendakian ke Gunung Agung untuk sementara waktu. Mari kita sama-sama menjaga kesucian dari Pura Agung Besakih,” tandasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan