Ni Made Wahyu Widari Armini Putra, Buka Tempat Nongkrong Harga Murah Rasa Bintang Lima

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:58 WIB
Ni Made Wahyu Widari Armini Putra. (Resa Kertawedangga/Bali Express)
Ni Made Wahyu Widari Armini Putra. (Resa Kertawedangga/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID - Usaha yang menggaet anak muda untuk berkumpul atau nongkrong kini banyak berkembang.

Tak hanya di tengah kota, ada juga dibuka di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, yang kini berkembang dengan pariwisata.

Usaha Warung Wica ini pun dibuka oleh Ni Made Wahyu Widari Armini Putra.

Baca Juga: Pipa Bawah Laut Rampung, PDAM Badung Tunggu Waktu Penyambungan

Warung miliknya ini menjual makanan yang cenderung ramah di kantong, padahal secara rasa dapat dikatakan menyaingi restoran hotel bintang lima.

Hal ini pun dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi anak muda untuk nongkrong.

Widari, sapaan akrab pemilik warung ini menyatakan, usahanya baru dibuka pada Februari 2026.

Baca Juga: Hobi Modifikasi Motor Kembali Menggeliat di Generasi Muda, Peserta WRC Modification Contest Lampaui Target

Dirinya awalnya terinspirasi dengan usaha nasi goreng di pinggir jalan yang selalu ramai.

Untuk itu menu makananannya pun juga mengandalkan nasi goreng.

“Menu andalannya, kita ada nasi goreng babi kecomrang, ada nasi goreng ayam juga,” ujarnya, Senin (20/7).

Baca Juga: Penguatan Peran Media Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Perkuat Ketahanan Informasi Nasional

Ibu dari satu anak ini pun memiliki menu lainnya yang juga menggugah selera, salah satunya spaghetti babi.

Dari banyaknya menu yang dimiliki, Warung Wica memasang harga yang tergolong murah.

“Minumannya standar, es teh, es jeruk. Kita juga ada spring roll, sebagai makanan untuk anak-anak muda nongkrong, es mojito. Harganya, mulai dari lima ribuan saja,” ungkap wanita yang berusia 27 tahun tersebut.

Widari mengaku, memilih memasang tarif yang ramah di kantong lantaran memberikan kesempatan untuk anak muda.

Namun tentunya dengan harga yang murah, rasa dari makanan yang dijual menyaingi hotel bintang lima.

Disisi lain ada juga menu untuk wisatawan asing yang disediakan, lantaran Desa Bongkasa Pertiwi kini berkembang pariwisatanya.

“Jadi beberapa menu itu ada yang beda, kalau di lokal kita jualnya, ada ayam goreng lalapan, kalau mungkin yang bulenya itu, chicken leg-nya itu, mungkin kita tanpa bumbu lalapannya, cuma diisi saus manis sama sambal, diganti sama kentang goreng,” paparnya.

Melihat dari lokasi yang berada di desa wisata, Warung Wica memiliki konsep yang kekinian dengan banyaknya spot foto.

Ada juga playground untuk pengunjung yang mengajak anaknya.  Warung ini buka setiap pukul 17.00 hingga pukul 22.00 Wita.

“Kita sempat buka dari jam dua belas, kayaknya dari segi, ya, kita cek-cek, oh, ternyata kurang efisien untuk dibuka, karena banyakan orang-orang datang, itu pasti dari mulai sore, karena mungkin dia bosan sorenya makan apa, jadi dia kesini sambil dia nongkrong, sambil dia, ya, duduk-duduk santai lah. Suasananya juga ya, agak sejuk,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
bongkasa pertiwi bintang lima usaha warung nongkrong