BALIEXPRESS.ID – Aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung, Karangasem akan dihentikan sementara.
Pengentian ini menyusul pelaksanaan pujawali Kalima 2025 di Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, Desa Adat Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Penutupan berlangsung mulai 2-16 November 2025 atau selama berlangsungnya karya pujawali.
Seksi Publikasi dan Informasi Pujawali, I Wayan Suara Arsana, Jumat (24/10/2025), menegaskan, penutupan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kesucian pelaksanaan karya, baik secara sekala maupun niskala.
“Selama pujawali berlangsung, aktivitas pendakian ke Gunung Agung kami tutup sementara. Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh pemandu wisata agar tidak ada pendakian dilakukan selama periode tersebut,” ujar Suara Arsana.
Menurutnya, imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang berencana mendaki Gunung Agung.
Penutupan sementara tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan upacara suci dan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mematuhi imbauan ini. Jangan sampai ada yang tetap melakukan pendakian karena kawasan tersebut sedang digunakan untuk pelaksanaan karya suci,” tambahnya.
Rangkaian pujawali ini dikatakan berlangsung selama 11 hari. Dengan demikian, selama itu pula aktivitas pendakian di gunung terbesar di Bali itu ditutup sementara. (*)
Editor : I Made Mertawan