29.8 C
Denpasar
Tuesday, December 6, 2022

Pemkab Karangasem Evaluasi Portal Galian C

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya menggenjot pendapatan, khusus di sektor galian C yang selama ini menjadi penyumbang terbesar ke kas daerah. Pemerintah perlu evaluasi jumlah truk muatan galian tiap harinya dengan memantau sejumlah pos.

Pengawasan di sejumlah portal milik Pemkab tersebar di sejumlah wilayah di Karangasem. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Karangasem I Wayan Purna menjelaskan, ada tujuh portal resmi milik Pemkab Karangasem. Diantaranya portal di Rendang, Tianyar Barat, Selat, Uma Anyar, Datah, Liligundi, dan Butus.

“Dari tujuh portal yang diawasi ini, kami hanya fokuskan enam portal. Semetara satu portal di Liligundi tidak difokuskan karena sedikit truk,” ucapnya dkonfirmasi, Senin (1/2) malam. 

Purna menambahkan, pengawasan portal ini melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Dishub Karangasem, Satpol PP, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca Juga :  Ambil Pasir di Eks Galian C, Sopir Truk Diajukan Tipiring

Meski ada evaluasi, sementara untuk petugas portal tetap ikut berjaga sepereti biasa. Serta untuk pengawasannya dilakukan dua shift, yakni pagi dan sore. “Pengawasan ini tidak permanen, hanya dilakukan sebulan dulu. Nantinya, hasil pengawasan selama sebulan inilah akan dilakukan evaluasi lagi, dan hasil evaluasi baru akan ditindaklanjuti nantinya seperti apa langkah selanjutnya,” kata dia.

Dia menambakan, pengawasan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah truk-truk galian C yang riil setiap harinya. Sebab, selama ini cukup banyak disinyalir adanya kebocoran, sehingga membuat pendapatan dari sektor galian C terjun bebas. Terlebih lagi, tahun ini target dari galian C naik 100 persen lebih dari Rp 21 Miliar tahun sebelumnya, menjadi Rp 44 Miliar.

Baca Juga :  BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana

“Inovasi yang dilakukan bagian dari upaya untuk menggenjot PAD dari sektor galian C serta menekan angka kebocoran. Kita harap, nantinya dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini kedepannya, pajak khusus di galian C bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” Harap Wayan Purna.

Semetara itu, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta menambahkan, pengawasan yang dilakukan ini untuk mendongkrak PAD, khususnya di sektor galian C. Karena sektor ini, kini diharapkan mendongkrak PAD Karangasem di tengah lesunya pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19 yang ssmpai saat ini masih melanda. Kita harap, dengan upaya ini target galian C yang dibebankan mampu terpenuhi,” Harap Sedana Merta. 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya menggenjot pendapatan, khusus di sektor galian C yang selama ini menjadi penyumbang terbesar ke kas daerah. Pemerintah perlu evaluasi jumlah truk muatan galian tiap harinya dengan memantau sejumlah pos.

Pengawasan di sejumlah portal milik Pemkab tersebar di sejumlah wilayah di Karangasem. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Karangasem I Wayan Purna menjelaskan, ada tujuh portal resmi milik Pemkab Karangasem. Diantaranya portal di Rendang, Tianyar Barat, Selat, Uma Anyar, Datah, Liligundi, dan Butus.

“Dari tujuh portal yang diawasi ini, kami hanya fokuskan enam portal. Semetara satu portal di Liligundi tidak difokuskan karena sedikit truk,” ucapnya dkonfirmasi, Senin (1/2) malam. 

Purna menambahkan, pengawasan portal ini melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Dishub Karangasem, Satpol PP, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca Juga :  Pengusaha Galian C Bodong di Karangasem Minta Keadilan

Meski ada evaluasi, sementara untuk petugas portal tetap ikut berjaga sepereti biasa. Serta untuk pengawasannya dilakukan dua shift, yakni pagi dan sore. “Pengawasan ini tidak permanen, hanya dilakukan sebulan dulu. Nantinya, hasil pengawasan selama sebulan inilah akan dilakukan evaluasi lagi, dan hasil evaluasi baru akan ditindaklanjuti nantinya seperti apa langkah selanjutnya,” kata dia.

Dia menambakan, pengawasan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah truk-truk galian C yang riil setiap harinya. Sebab, selama ini cukup banyak disinyalir adanya kebocoran, sehingga membuat pendapatan dari sektor galian C terjun bebas. Terlebih lagi, tahun ini target dari galian C naik 100 persen lebih dari Rp 21 Miliar tahun sebelumnya, menjadi Rp 44 Miliar.

Baca Juga :  Koster Enggan Bahas Dua Akun Diduga Penghinaan

“Inovasi yang dilakukan bagian dari upaya untuk menggenjot PAD dari sektor galian C serta menekan angka kebocoran. Kita harap, nantinya dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini kedepannya, pajak khusus di galian C bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” Harap Wayan Purna.

Semetara itu, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta menambahkan, pengawasan yang dilakukan ini untuk mendongkrak PAD, khususnya di sektor galian C. Karena sektor ini, kini diharapkan mendongkrak PAD Karangasem di tengah lesunya pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19 yang ssmpai saat ini masih melanda. Kita harap, dengan upaya ini target galian C yang dibebankan mampu terpenuhi,” Harap Sedana Merta. 


Most Read

Artikel Terbaru

/