alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Tinggalkan Rumah Sejak Hari Minggu, Kakek Ini Ditemukan Jadi Mayat di Sungai

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sesosok mayat ditemukan di sungai Pengrarungan, Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Selasa (1/2). Belakangan diketahui jika mayat tersebut adalah Gusti Ngurah Aji Lanang, 74 tahun, alamat Banjar Tojan Tegal, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan jika korban pada hari Minggu tanggal 30 Januari 2020 meninggalkan rumah dan sempat dicari oleh pihak keluarga bersama warga setmpat namun tidak ditemukan. Sampai kemudian pada hari Senin (31/1) sekitar pukul 10.00 WITA pihak keluarga melapor ke Polsek Blahbatuh bahwa telah kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Meskipun telah melapor kepada pihak berwajib, pihak keluarga masih berusaha mencari korban dengan menyusuri sungai yang ada di wilayah Banjar Tojan. Hingga salah seorang keluarga menemukan sepeda gayung milik korban terparkir di sawah. Dan benar saja, tak berselang lama keluarga korban menemukan tubuh korban dalam keadaan meninggal dunia tersangkut di aliran air sungai Pengrarungan yang berjarak sekitar 10 meter dari penemuan sepeda korban.

Penemuan mayat korban selanjutnya diinformasikan ke Polsek Blahbatuh. Kemudian dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban oleh petugas BPBD Gianyar.

Dikonfirmasi terpisah, Kompol Ketut Suharto Giri mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan dalam posisi telungkup, dengan menggunakan kemeja biru lengan panjang dan celana pendek warna biru hitam kotak-kotak.

Dimana berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskemas Blahbatuh 2 diketahui jika korban mengalami luka luka robek dirahang kanan, kuka dileher sebelah kiri diameter 3 cm, luka robek rahang kiriuka robek telinga kiri 1 x 1,5 cm, luka lecet tangan kanan, luka robek pada punggung kaki kanan dan kiri kedalaman 1,5 cm, lebam pada bagian dada dan punggung, luka robek pada paha belakang. “Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.

Setelah dilakukan olah TKP, diduga korban terpeleset kemudian jatuh ke dalam sungai. Terlebih korban disebut linglung karena usianya yang sudah renta.

Pihak keluarga pun menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi. “Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Sesosok mayat ditemukan di sungai Pengrarungan, Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Selasa (1/2). Belakangan diketahui jika mayat tersebut adalah Gusti Ngurah Aji Lanang, 74 tahun, alamat Banjar Tojan Tegal, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan jika korban pada hari Minggu tanggal 30 Januari 2020 meninggalkan rumah dan sempat dicari oleh pihak keluarga bersama warga setmpat namun tidak ditemukan. Sampai kemudian pada hari Senin (31/1) sekitar pukul 10.00 WITA pihak keluarga melapor ke Polsek Blahbatuh bahwa telah kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Meskipun telah melapor kepada pihak berwajib, pihak keluarga masih berusaha mencari korban dengan menyusuri sungai yang ada di wilayah Banjar Tojan. Hingga salah seorang keluarga menemukan sepeda gayung milik korban terparkir di sawah. Dan benar saja, tak berselang lama keluarga korban menemukan tubuh korban dalam keadaan meninggal dunia tersangkut di aliran air sungai Pengrarungan yang berjarak sekitar 10 meter dari penemuan sepeda korban.

Penemuan mayat korban selanjutnya diinformasikan ke Polsek Blahbatuh. Kemudian dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban oleh petugas BPBD Gianyar.

Dikonfirmasi terpisah, Kompol Ketut Suharto Giri mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan dalam posisi telungkup, dengan menggunakan kemeja biru lengan panjang dan celana pendek warna biru hitam kotak-kotak.

Dimana berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskemas Blahbatuh 2 diketahui jika korban mengalami luka luka robek dirahang kanan, kuka dileher sebelah kiri diameter 3 cm, luka robek rahang kiriuka robek telinga kiri 1 x 1,5 cm, luka lecet tangan kanan, luka robek pada punggung kaki kanan dan kiri kedalaman 1,5 cm, lebam pada bagian dada dan punggung, luka robek pada paha belakang. “Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.

Setelah dilakukan olah TKP, diduga korban terpeleset kemudian jatuh ke dalam sungai. Terlebih korban disebut linglung karena usianya yang sudah renta.

Pihak keluarga pun menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi. “Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/