alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Polda Bali Target Vaksinasi 200 Personel Setiap Hari

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak lima ribu dosis vaksin Covid-19 diterima oleh Polda Bali.  Proses vaksinasi akan dibagi menjadi dua tahap, dimana masing-masing tahap akan diberikan sebanyak 2,5 ribu. 

Vaksinasi tahap pertama mulai dilaksanakan Polda Bali di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Denpasar, Senin (1/3) sekitar pukul 09.00 Wita. 

Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra saat meninjau langsung proses vaksinasi anggotanya, menyampaikan, dalam menekan laju pertumbuhan atau penyebaran Covid-19, khususnya di Bali, upaya saat ini adalah dengan cara vaksinasi. 

Dikatakan Irjenpol Putu Jayan Danu Putra, total seluruh personel Polda Bali mencapai 13,3 ribu, yang diharapkan seluruhnya dapat divaksin secara bertahap.

Namun, untuk saat ini prioritas diberikan kepada personel yang bertugas di pelayanan masyarakat, seperti anggota Bhabinkamtibmas di Bali. 

“Sebanyak 1.726 anggota Bhabinkamtibmas yang ada di desa-desa akan divaksin lebih dulu, selebihnya baru diberikan di lingkungan Polda, kepada pejabat utama dan personel yang melayani masyarakat, seperti di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan SIM, pelayanan laporan kepolisian, dan juga para petugas patroli,” tandas Irjenpol Putu Jayan Danu.

Disebutkannya, target setiap harinya sebanyak 200 personel akan divaksin hingga tahap pertama usai.  Adapun pelaksanaannya akan dibagi dua tempat, yaitu di gedung PRG dan di Rumah Sakit Bhayangkara. 

“Target per hari untuk saat ini 200 anggota, tapi kami evaluasi lagi dalam waktu dekat. Kalau bisa lebih banyak tergantung pasokan vaksin yang diberikan,” tuturnya.

Walaupun sudah menjalani vaksinasi, Jenderal bintang dua itu mengingatkan anggotanya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan tugas. Apalagi saat ini sedang berlangung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro, diharapkan anggotanya bisa bekerja lebih maksimal setelah divaksin.

Diharapkannya, pelaksanan program vaksinasi ini mampu secara efektif menekan angka kasus Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat segera dapat berjalan normal kembali. “Sebelumnya, pelaku pariwisata, lansia dan tenaga kesehatan sudah divaksin. Semoga nantinya pandemi ini dapat diredam dan aktivitas masyarakat bisa normal kembali,” ucapnya. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebanyak lima ribu dosis vaksin Covid-19 diterima oleh Polda Bali.  Proses vaksinasi akan dibagi menjadi dua tahap, dimana masing-masing tahap akan diberikan sebanyak 2,5 ribu. 

Vaksinasi tahap pertama mulai dilaksanakan Polda Bali di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Denpasar, Senin (1/3) sekitar pukul 09.00 Wita. 

Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra saat meninjau langsung proses vaksinasi anggotanya, menyampaikan, dalam menekan laju pertumbuhan atau penyebaran Covid-19, khususnya di Bali, upaya saat ini adalah dengan cara vaksinasi. 

Dikatakan Irjenpol Putu Jayan Danu Putra, total seluruh personel Polda Bali mencapai 13,3 ribu, yang diharapkan seluruhnya dapat divaksin secara bertahap.

Namun, untuk saat ini prioritas diberikan kepada personel yang bertugas di pelayanan masyarakat, seperti anggota Bhabinkamtibmas di Bali. 

“Sebanyak 1.726 anggota Bhabinkamtibmas yang ada di desa-desa akan divaksin lebih dulu, selebihnya baru diberikan di lingkungan Polda, kepada pejabat utama dan personel yang melayani masyarakat, seperti di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan SIM, pelayanan laporan kepolisian, dan juga para petugas patroli,” tandas Irjenpol Putu Jayan Danu.

Disebutkannya, target setiap harinya sebanyak 200 personel akan divaksin hingga tahap pertama usai.  Adapun pelaksanaannya akan dibagi dua tempat, yaitu di gedung PRG dan di Rumah Sakit Bhayangkara. 

“Target per hari untuk saat ini 200 anggota, tapi kami evaluasi lagi dalam waktu dekat. Kalau bisa lebih banyak tergantung pasokan vaksin yang diberikan,” tuturnya.

Walaupun sudah menjalani vaksinasi, Jenderal bintang dua itu mengingatkan anggotanya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan tugas. Apalagi saat ini sedang berlangung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro, diharapkan anggotanya bisa bekerja lebih maksimal setelah divaksin.

Diharapkannya, pelaksanan program vaksinasi ini mampu secara efektif menekan angka kasus Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat segera dapat berjalan normal kembali. “Sebelumnya, pelaku pariwisata, lansia dan tenaga kesehatan sudah divaksin. Semoga nantinya pandemi ini dapat diredam dan aktivitas masyarakat bisa normal kembali,” ucapnya. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/