alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Masih Gunakan Pipa Tua, PDAM Kota Denpasar Butuh Peremajaan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Seringnya kebocoran yang terjadi pada pipa saluran air milik Perumda Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar, nampaknya cukup beralasan. Kebocoran itu disebabkan salah satunya karena umur pipa yang sudah berumur di atas 40 tahun. 

Oleh sebab itu, Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar berharap ada peremajaan untuk pipa-pipa tersebut, sehingga diperlukan adanya penggantian. Hal itu diutarakan Direktur Teknik Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa saat dihubungi Rabu (31/3).

“Kebanyakan sudah berumur, sehingga kebocoran sering terjadi karena tidak kuat menahan tekanan air yang terlalu kencang,” ujar Putu Yasa. 

Hanya saja, dirinya memaklumi kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Apalagi, dana yang dibutuhkan untuk peremajaan itu tidak sedikit, yakni sekitar Rp 600 Miliar. Dana yang besar tersebut membuat PDAM Kota Denpasar harus menunda melakulan peremajaan untuk menganggarkan pipa baru. 

Baca Juga :  Lagi, Empat Orang Meninggal, Total Sembuh di Bali Capai 2.060 Orang

Saat ini, Putu Yasa mengatakan, petugas hanya bisa melakukan perbaikan setiap kali ada pipa yang bocor. Namun, biaya untuk perbaikan itu menurutnya cukup tinggi. “Kami hanya bisa melakukan perbaikan ketika kebocoran terjadi. Karena anggaran cukup besar itulah, kami belum bisa anggarkan, mungkin ke depan dan dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk saat ini PDAM juga tidak bisa menganggarkan secepatnya. Sementara ini, anggaran PDAM Kota Denpasar masih difokuskan ke pembuatan kanal penyaring lumpur yang selama ini membuat gangguan pengolahan di IPA Intake Blusung. 

Kanal penyaring lumpur itu dikebut akibat dari pembangunan Bendungan Sidan yang pembuangan lumpur dan pasirnya melalui Tukad Ayung.

Baca Juga :  Soal Modernisasi dan Budaya, Koster Harap Bali Belajar dari Jepang

Lantas, seberapa panjang pipa-pipa yang harus diremajakan tersebut? Dikatakannya, Perumda Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar sampai saat ini memiliki 110.000 meter pipa yang terpasang di seluruh Kota Denpasar untuk pelayanan warga. Dari 110.000 meter itulah, rata-rata umurnya di atas 40 tahun. Pipa tersebut masih dipertahankan sampai sekarang. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Seringnya kebocoran yang terjadi pada pipa saluran air milik Perumda Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar, nampaknya cukup beralasan. Kebocoran itu disebabkan salah satunya karena umur pipa yang sudah berumur di atas 40 tahun. 

Oleh sebab itu, Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar berharap ada peremajaan untuk pipa-pipa tersebut, sehingga diperlukan adanya penggantian. Hal itu diutarakan Direktur Teknik Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa saat dihubungi Rabu (31/3).

“Kebanyakan sudah berumur, sehingga kebocoran sering terjadi karena tidak kuat menahan tekanan air yang terlalu kencang,” ujar Putu Yasa. 

Hanya saja, dirinya memaklumi kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Apalagi, dana yang dibutuhkan untuk peremajaan itu tidak sedikit, yakni sekitar Rp 600 Miliar. Dana yang besar tersebut membuat PDAM Kota Denpasar harus menunda melakulan peremajaan untuk menganggarkan pipa baru. 

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Begini Protokol Kesehatan Hotel Ala Tiket.Com

Saat ini, Putu Yasa mengatakan, petugas hanya bisa melakukan perbaikan setiap kali ada pipa yang bocor. Namun, biaya untuk perbaikan itu menurutnya cukup tinggi. “Kami hanya bisa melakukan perbaikan ketika kebocoran terjadi. Karena anggaran cukup besar itulah, kami belum bisa anggarkan, mungkin ke depan dan dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk saat ini PDAM juga tidak bisa menganggarkan secepatnya. Sementara ini, anggaran PDAM Kota Denpasar masih difokuskan ke pembuatan kanal penyaring lumpur yang selama ini membuat gangguan pengolahan di IPA Intake Blusung. 

Kanal penyaring lumpur itu dikebut akibat dari pembangunan Bendungan Sidan yang pembuangan lumpur dan pasirnya melalui Tukad Ayung.

Baca Juga :  Rumah Warga Celuk Terbakar, Puluhan Benda Seni Antik Tak Terselamatkan

Lantas, seberapa panjang pipa-pipa yang harus diremajakan tersebut? Dikatakannya, Perumda Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar sampai saat ini memiliki 110.000 meter pipa yang terpasang di seluruh Kota Denpasar untuk pelayanan warga. Dari 110.000 meter itulah, rata-rata umurnya di atas 40 tahun. Pipa tersebut masih dipertahankan sampai sekarang. 


Most Read

Artikel Terbaru

/