alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Jasad di Selokan Ubung Itu Diduga Dibunuh 4 Orang, Pemicunya Miras

DENPASAR, BALI EXPRESS – Misteri kematian pria bernama Jape Rina, 28, di selokan belakang CV Crystal, Jalan Pidada 1, Banjar Tengah, Ubung, Denpasar Utara sudah ada titik terang. Pria asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diduga memang merupakan korban pembunuhan oleh beberapa orang.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi. Dijelaskan olehnya, saat ini Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar sudah mengantongi empat nama terduga pelaku yang sama-sama berasal dari Sumba Barat. “Saat ini Tim Buser dalam proses pengejaran para pelaku,” tuturnya Rabu (1/6).

Hanya selangkah lagi, para pelaku bisa diamankan dan dugaan pembunuhan ini terkuak secara gamblang. Namun ironisnya, motif pembunuhan yang sementara diketahui polisi ternyata hanya masalah sepele. Disinyalir, korban dibunuh karena perselisihan dan emosi usai pesta minuman keras (miras) beralkohol.

Sayangnya, Sukadi belum bersedia membeberkan lebih lanjut mengenai identitas para terduga pelaku. “Mohon masyarakat bersabar menunggu upaya penangkapan yang dilakukan petugas, saat itu akan kami rilis dan beberkan semuanya,” ujar Perwira Balok Dua di pundak itu.

Diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Pidada 1, Ubung, Denpasar Utara dihebohkan oleh penemuan seorang pria bernama Jape Rina, 28, dalam keadaan tewas mengenaskan. Jenazahnya tergeletak di saluran got tepat belakang CV Crystal, pada Minggu (29/5) sekitar pukul 07.00. Korban saat itu menggunakan jaket warna hitam, tas gendong warna hitam dan celana jeans warna biru.

Dia disebut mengalami luka berupa tempurung tengkorak sebelah kiri pecah, hingga mata sebelah kiri pecah layaknya terkena benda tumpul. Bahkan bola mata sebelah kiri pria asal Mude Padu, Laboya, Sumba Barat, itu terlepas dan berada pinggir saluran got. Selain itu, didapati sepeda motor Kawasaki warna hitam bernopol B 6047 GEC tergeletak begitu saja di atas got pinggir jalan. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Sanglah guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Agar maksimal dalam mengungkap kasus itu, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara dan Satreskrim Polresta Denpasar diback up oleh Dirreskrimum Polda Bali. Menariknya, ada sebilah bambu dan beberapa kayu yang turut diamankan untuk diperiksa. Bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter tersebut didapati melintang di atas jasad pria asal Sumba Barat Nusa Tenggara Timur tersebut. Masih menjadi misteri apakah bambu tersebut yang dipakai memukul korban atau bukan.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Misteri kematian pria bernama Jape Rina, 28, di selokan belakang CV Crystal, Jalan Pidada 1, Banjar Tengah, Ubung, Denpasar Utara sudah ada titik terang. Pria asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diduga memang merupakan korban pembunuhan oleh beberapa orang.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi. Dijelaskan olehnya, saat ini Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar sudah mengantongi empat nama terduga pelaku yang sama-sama berasal dari Sumba Barat. “Saat ini Tim Buser dalam proses pengejaran para pelaku,” tuturnya Rabu (1/6).

Hanya selangkah lagi, para pelaku bisa diamankan dan dugaan pembunuhan ini terkuak secara gamblang. Namun ironisnya, motif pembunuhan yang sementara diketahui polisi ternyata hanya masalah sepele. Disinyalir, korban dibunuh karena perselisihan dan emosi usai pesta minuman keras (miras) beralkohol.

Sayangnya, Sukadi belum bersedia membeberkan lebih lanjut mengenai identitas para terduga pelaku. “Mohon masyarakat bersabar menunggu upaya penangkapan yang dilakukan petugas, saat itu akan kami rilis dan beberkan semuanya,” ujar Perwira Balok Dua di pundak itu.

Diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Pidada 1, Ubung, Denpasar Utara dihebohkan oleh penemuan seorang pria bernama Jape Rina, 28, dalam keadaan tewas mengenaskan. Jenazahnya tergeletak di saluran got tepat belakang CV Crystal, pada Minggu (29/5) sekitar pukul 07.00. Korban saat itu menggunakan jaket warna hitam, tas gendong warna hitam dan celana jeans warna biru.

Dia disebut mengalami luka berupa tempurung tengkorak sebelah kiri pecah, hingga mata sebelah kiri pecah layaknya terkena benda tumpul. Bahkan bola mata sebelah kiri pria asal Mude Padu, Laboya, Sumba Barat, itu terlepas dan berada pinggir saluran got. Selain itu, didapati sepeda motor Kawasaki warna hitam bernopol B 6047 GEC tergeletak begitu saja di atas got pinggir jalan. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Sanglah guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Agar maksimal dalam mengungkap kasus itu, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara dan Satreskrim Polresta Denpasar diback up oleh Dirreskrimum Polda Bali. Menariknya, ada sebilah bambu dan beberapa kayu yang turut diamankan untuk diperiksa. Bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter tersebut didapati melintang di atas jasad pria asal Sumba Barat Nusa Tenggara Timur tersebut. Masih menjadi misteri apakah bambu tersebut yang dipakai memukul korban atau bukan.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/