alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Semeton Teruna-Teruni Denpasar Gelar Lomba Ngalawar dan Gebogan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Biasanya masyarakat Hindu Bali melakukan tradisi ngalawar saat penampahan Galungan. Tradisi ini tentunya wajib dilestarikan sehingga tetap terjaga sampai anak cucu.

Untuk merespon hal ini, Semeton Teruna Teruni Denpasar (TTD) menggelar Lomba Ngalawar, Gebogan Bunga dan Gebogan Buah di Pura Agung Petilan Pangrebongan Denpasar, Rabu (1/6).

Yang lebih spesial, lomba ini dibuka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

“Selain kita mau mengajak masyarakat untuk mengingat budaya yang kita miliki, ini juga sebuah upaya untuk melestrasikan dan menjaga eksistensi kebudayaan dan tradisi Bali yang berkelanjutan, khusus Ngalawar dan Gebogan yang merupakan sebuah tardisi rutin di masyarakat Bali, khususnya menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujar Jaya Negara.

Sementara Ketua Panitia, IB Indra Subawa Putra mengatakan, lomba Ngalawar dan Gebogan ini dilaksanakan serangkaian menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya Bali, yakni tradisi Ngalawar dan Gebogan. Sehingga secara berkelanjutan tradisi Bali dapat digetok tularkan kepada setiap generasi muda.

“Seperti yang kita ketahui, di tengah pesatnya kemajuan zaman, tentu Lomba Ngalawar dan Gebogan in penting untuk dilaksanakan, sehingga mampu memperkenalkan tradisi dan budaya kita di Bali, khususnya kepada anak-anak muda,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, peserta kegiatan ini terdiri atas Sekaa Teruna, Karang Taruna serta siswa SMA/SMK se-Kota Denpasar. Dimana, untuk Lomba Ngalawar diikuti oleh 10 Tim, Lomba Gebogan Buah diikuti oleh 5 Tim dan Gebogan Buah diikuti oleh 4 Tim.

Pihaknya berharap, kedepanya setelah dilaksanakan lomba ini seluruh peserta mampu meneruskan serta melestarikan tradisi ngalawar dan membuat gebogan ini.

“Harapan kami tentu kegiatan ini dapat berjalan lancar serta mempu menjadi wahana untuk mengingat tradisi dan budaya kita di Bali,” ujarnya

Hadir dalam kesempatan tersebut mantan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didaulat sebagai juri kehormatan.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS – Biasanya masyarakat Hindu Bali melakukan tradisi ngalawar saat penampahan Galungan. Tradisi ini tentunya wajib dilestarikan sehingga tetap terjaga sampai anak cucu.

Untuk merespon hal ini, Semeton Teruna Teruni Denpasar (TTD) menggelar Lomba Ngalawar, Gebogan Bunga dan Gebogan Buah di Pura Agung Petilan Pangrebongan Denpasar, Rabu (1/6).

Yang lebih spesial, lomba ini dibuka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

“Selain kita mau mengajak masyarakat untuk mengingat budaya yang kita miliki, ini juga sebuah upaya untuk melestrasikan dan menjaga eksistensi kebudayaan dan tradisi Bali yang berkelanjutan, khusus Ngalawar dan Gebogan yang merupakan sebuah tardisi rutin di masyarakat Bali, khususnya menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujar Jaya Negara.

Sementara Ketua Panitia, IB Indra Subawa Putra mengatakan, lomba Ngalawar dan Gebogan ini dilaksanakan serangkaian menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya Bali, yakni tradisi Ngalawar dan Gebogan. Sehingga secara berkelanjutan tradisi Bali dapat digetok tularkan kepada setiap generasi muda.

“Seperti yang kita ketahui, di tengah pesatnya kemajuan zaman, tentu Lomba Ngalawar dan Gebogan in penting untuk dilaksanakan, sehingga mampu memperkenalkan tradisi dan budaya kita di Bali, khususnya kepada anak-anak muda,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, peserta kegiatan ini terdiri atas Sekaa Teruna, Karang Taruna serta siswa SMA/SMK se-Kota Denpasar. Dimana, untuk Lomba Ngalawar diikuti oleh 10 Tim, Lomba Gebogan Buah diikuti oleh 5 Tim dan Gebogan Buah diikuti oleh 4 Tim.

Pihaknya berharap, kedepanya setelah dilaksanakan lomba ini seluruh peserta mampu meneruskan serta melestarikan tradisi ngalawar dan membuat gebogan ini.

“Harapan kami tentu kegiatan ini dapat berjalan lancar serta mempu menjadi wahana untuk mengingat tradisi dan budaya kita di Bali,” ujarnya

Hadir dalam kesempatan tersebut mantan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didaulat sebagai juri kehormatan.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru

/