alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Membahayakan, Warga Swadaya Tambal Lubang Jalan Diatas Jembatan

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Perangkat Desa Batuagung bersama warga secara swadaya menambal lubang jalan aspal yang ada di atas jembatan jalan Nusa Ceningan, Banjar Anyar, Desa Batuagung, Jumat (1/7). Mereka bergotong-royong menambal lubang menggunakan campuran semen. Sebelumnya kondisi jalan diatas jembatan penghubung dua desa/kelurahan itu sangat berbahaya dan kerap menyebakan pengendara motor terjatuh akibat menghindari lubang.

Perbekel Batuagung Nyoman Sudarma mengatakan perbaikan ini dilakukan secara swadaya dari masyarakat yang pengerjaannya secara gotong-royong. Akses jalan ini disebutnya memang cukup padat lalu lalang kendaraan karena sebagai jalur penghubung  Desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru.

“Kami lakukan upaya awal karena lubang sudah cukup besar dan membahayakan. Kami juga berharap kedepan ada perbaikan secara keseluruhan karena kondisinya juga memprihatinkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Belum Ada Anggaran, Pembangunan SMPN 5 Abiansemal Ditunda

Pihaknya berharap dengan akses jalan yang sudah tidak berlubang, tidak lagi membahayakan warga yang akan melintas. Sejatinya di sepanjang jalan Nusa Ceningan menuju ke Banjar Petanahan, Masean dan Pancaseming itu juga berlubang di beberapa titik.

“Terutama di perbatasan Banjar Anyar dan Petanahan jika kondisi hujan, lubang semakin menganga. Warga mengharapkan ada perbaikan jalan yang menjadi akses ke obyek wisata Puncak JR di Pancaseming itu,” imbuhnya.

Sejatinya beberapa waktu lalu anggaran sempat dipasang untuk perbaikan jembatan yang pernah menjadi jalur darurat saat Jembatan Tukadaya di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk ambruk pda 2016 lalu. Namun lantaran anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19, perbaikan jembatan ditangguhkan. Di tahun 2021 lalu, juga telah dilakukan service jembatan akan tetapi hanya dilakukan pengecatan di payal Jembatan saja. Sedangkan aspal jalan diatas jembatan masih berlubang, bahkan belakangan semakin banyak dan besar. Akhirnya perangkat Desa Batuagung berinisiatif bergotong royong menutup lubang-lubang itu agar tidak membahayakan.

Baca Juga :  H-4 Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Melintasi Jalur Mudik





Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Perangkat Desa Batuagung bersama warga secara swadaya menambal lubang jalan aspal yang ada di atas jembatan jalan Nusa Ceningan, Banjar Anyar, Desa Batuagung, Jumat (1/7). Mereka bergotong-royong menambal lubang menggunakan campuran semen. Sebelumnya kondisi jalan diatas jembatan penghubung dua desa/kelurahan itu sangat berbahaya dan kerap menyebakan pengendara motor terjatuh akibat menghindari lubang.

Perbekel Batuagung Nyoman Sudarma mengatakan perbaikan ini dilakukan secara swadaya dari masyarakat yang pengerjaannya secara gotong-royong. Akses jalan ini disebutnya memang cukup padat lalu lalang kendaraan karena sebagai jalur penghubung  Desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru.

“Kami lakukan upaya awal karena lubang sudah cukup besar dan membahayakan. Kami juga berharap kedepan ada perbaikan secara keseluruhan karena kondisinya juga memprihatinkan,” ujarnya.

Baca Juga :  PPKM Level 3, Ratusan Anak Muda Gelar Aksi Balap Liar di Pengambengan

Pihaknya berharap dengan akses jalan yang sudah tidak berlubang, tidak lagi membahayakan warga yang akan melintas. Sejatinya di sepanjang jalan Nusa Ceningan menuju ke Banjar Petanahan, Masean dan Pancaseming itu juga berlubang di beberapa titik.

“Terutama di perbatasan Banjar Anyar dan Petanahan jika kondisi hujan, lubang semakin menganga. Warga mengharapkan ada perbaikan jalan yang menjadi akses ke obyek wisata Puncak JR di Pancaseming itu,” imbuhnya.

Sejatinya beberapa waktu lalu anggaran sempat dipasang untuk perbaikan jembatan yang pernah menjadi jalur darurat saat Jembatan Tukadaya di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk ambruk pda 2016 lalu. Namun lantaran anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19, perbaikan jembatan ditangguhkan. Di tahun 2021 lalu, juga telah dilakukan service jembatan akan tetapi hanya dilakukan pengecatan di payal Jembatan saja. Sedangkan aspal jalan diatas jembatan masih berlubang, bahkan belakangan semakin banyak dan besar. Akhirnya perangkat Desa Batuagung berinisiatif bergotong royong menutup lubang-lubang itu agar tidak membahayakan.

Baca Juga :  H-4 Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Melintasi Jalur Mudik





Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/