alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Tilep Tas Pemain Voli saat Kejuaraan, Dua Penonton Dibekuk

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua penonton kejuaraan bola voli di Lapangan Pratu Gentir, Desa Munggu, Mengwi, Badung, bernama Lukas Haryanto, 25, dan Niko Setyawan, 34, terpaksa diringkus Polsek Mengwi. Pasalnya, mereka nekat mencuri tas pemain voli yang hendak bertanding.

 

Mewakili Kapolsek Mengwi Kompol I Nyoman Darsana, Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana menerangkan peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/6). Awalnya korban I Made Edy Kumara, 27, melakukan pemanasan sebelum bertanding sekitar pukul 22.30.

 

Pria asal Banjar Pengadangan, Desa Mengwitani, Mengwi ini pun menaruh tas miliknya yang berisi barang-barang berharga di atas sepeda motor. Bertepatan saat itu, kedua pelaku hendak pulang. “Jadi kedua pelaku sudah menonton kejuaraan sejak pukul 20.00,” tutur Sudana, Jumat (1/7).

 

Sesampainya di parkiran, Lukas melihat ada tas hitam di atas motor Honda Vario milik korban dan langsung memberitahu Niko. Tanpa babibu, Lukas mengambil tas tersebut dan Niko bergegas memboncengnya dengan motor Vario Techno warna hitam DK 6415 FAQ, menuju mess di Kelating Kerambitan, Tabanan.

Baca Juga :  Kejari Tabanan Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi LPD Belumbang

 

Alhasil kala korban selesai pemanasan, tas di atas motor yang ingin dia ambil telah raib. Insiden ini mengakibatkan Edy mengalami kerugian sekitar Rp 17,8 juta. “Mengingat di dalam tas ada sebuah Iphone XII warna biru casing hitam, Iphone X warna putih casing hitam, jam tangan merek Sanda warna hitam, vape (rokok elektrik) dan liquidnya, amplop isi uang Rp 500 ribu, dompet yang berisi uang Rp 2 juta beserta surat berharga lainnya,” bebernya.

 

Sehingga korban segera melapor polisi. Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi pun melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku sebagai dua laki-laki asal Lampung. Akhirnya pada Jumat (1/7), petugas dapat meringkus Lukas di Terminal, Kediri, Tabanan, pukul 04.00. Kemudian Lukas menyebut mencuri bersama niko yang tinggal di mess kawasan Kelating.

Baca Juga :  Pertama ke Bali, ATM Tertelan, Tabungan Wisatawan Prancis Dikuras

 

Hari itu juga Niko dapat diamankan di messnya. Dari hasil interogasi, Lukas mengaku langsung mengeluarkan isi tas korban di mess dan dibagi dua dengan Niko. Tujuan mereka mencuri adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kedua pelaku juga sempat coba membuka Icloud dua Iphone korban di tempat teman mereka Rynaldhy Junizar, Jalan Tukad Badung,” tambahnya.

 

Lalu tas dan surat-surat dibuang di tempat sampah Jalan Tukad Badung Denpasar. Atas perbuatannya itu, Niko dan Lukas disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua penonton kejuaraan bola voli di Lapangan Pratu Gentir, Desa Munggu, Mengwi, Badung, bernama Lukas Haryanto, 25, dan Niko Setyawan, 34, terpaksa diringkus Polsek Mengwi. Pasalnya, mereka nekat mencuri tas pemain voli yang hendak bertanding.

 

Mewakili Kapolsek Mengwi Kompol I Nyoman Darsana, Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana menerangkan peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/6). Awalnya korban I Made Edy Kumara, 27, melakukan pemanasan sebelum bertanding sekitar pukul 22.30.

 

Pria asal Banjar Pengadangan, Desa Mengwitani, Mengwi ini pun menaruh tas miliknya yang berisi barang-barang berharga di atas sepeda motor. Bertepatan saat itu, kedua pelaku hendak pulang. “Jadi kedua pelaku sudah menonton kejuaraan sejak pukul 20.00,” tutur Sudana, Jumat (1/7).

 

Sesampainya di parkiran, Lukas melihat ada tas hitam di atas motor Honda Vario milik korban dan langsung memberitahu Niko. Tanpa babibu, Lukas mengambil tas tersebut dan Niko bergegas memboncengnya dengan motor Vario Techno warna hitam DK 6415 FAQ, menuju mess di Kelating Kerambitan, Tabanan.

Baca Juga :  Lagi, 6 Orang Meninggal Akibat Covid, 63 Positif, 92 Sembuh

 

Alhasil kala korban selesai pemanasan, tas di atas motor yang ingin dia ambil telah raib. Insiden ini mengakibatkan Edy mengalami kerugian sekitar Rp 17,8 juta. “Mengingat di dalam tas ada sebuah Iphone XII warna biru casing hitam, Iphone X warna putih casing hitam, jam tangan merek Sanda warna hitam, vape (rokok elektrik) dan liquidnya, amplop isi uang Rp 500 ribu, dompet yang berisi uang Rp 2 juta beserta surat berharga lainnya,” bebernya.

 

Sehingga korban segera melapor polisi. Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi pun melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku sebagai dua laki-laki asal Lampung. Akhirnya pada Jumat (1/7), petugas dapat meringkus Lukas di Terminal, Kediri, Tabanan, pukul 04.00. Kemudian Lukas menyebut mencuri bersama niko yang tinggal di mess kawasan Kelating.

Baca Juga :  Kejari Tabanan Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi LPD Belumbang

 

Hari itu juga Niko dapat diamankan di messnya. Dari hasil interogasi, Lukas mengaku langsung mengeluarkan isi tas korban di mess dan dibagi dua dengan Niko. Tujuan mereka mencuri adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kedua pelaku juga sempat coba membuka Icloud dua Iphone korban di tempat teman mereka Rynaldhy Junizar, Jalan Tukad Badung,” tambahnya.

 

Lalu tas dan surat-surat dibuang di tempat sampah Jalan Tukad Badung Denpasar. Atas perbuatannya itu, Niko dan Lukas disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/