alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Vaksinasi Massal di Karangasem Picu Ratusan Kilogram Limbah

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemkab Karangasem mampu melaksanakan program vaksinasi pencegahan Covid-19 dengan capaian 92,34 persen. Tingginya capaian vaksinasi juga tak luput dari persoalan limbah medis.

Program vaksinasi di Karangasem menyisakan limbah medis yang jumlahnya tergolong tinggi, mencapai ratusan kilogram. Dinas Kesehatan Karangasem sudah melimpahkan penanganan limbah vaksinasi ke pihak ketiga. Sehingga penanganannya telah sesuai standar penanganan limbah medis khusus Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr I Gusti Bagus Putra Pertama menjelaskan, penanganan sampah medis vaksinasi Covid-19 telah memperhatikan standar keamanan. “Tidak di Karangasem. Pihak ketiga yang menangani. Memang tinggi tapi tidak sampai berton-ton. Beratnya hanya ratusan kilogram,” kata Putra Pertama, Minggu (1/8).

Kata dia, limbah vaksinasi tersebut diambil dari sejumlah fasilitas kesehatan di delapan kecamatan. Limbah diangkut tiap tiga hari sekali hingga sepekan sekali. Pihaknya mengakui belum memiliki tempat memadai untuk memusnahkan limbah medis.

Di sisi lain, program pemberian vaksin Covid-19 yang mencapai 92,34 persen cukup membanggakan. Itu artinya animo masyarakat Karangasem tinggi. Dia berharap, kesadaran masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menekan angka penyebaran bisa semakin tinggi.

Saat ini, sekitar 313.836 orang telah divaksin. Tapi jumlah itu belum termasuk pemberian vaksin tahap kedua yang dimulai 28 Juli lalu. “Vaksinasi tahap kedua baru kami mulai. Sesuai yang dicanangkan Pak Bupati agar Karangasem zona hijau penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Untuk itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk mempercepat penyelesaian penanganan pandemi. Putra Pertama mewanti-wanti agar masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. “Sementara ini pemakaian masker amat penting karena penyebaran juga tidak sedikit di keluarga,” pungkasnya.

 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemkab Karangasem mampu melaksanakan program vaksinasi pencegahan Covid-19 dengan capaian 92,34 persen. Tingginya capaian vaksinasi juga tak luput dari persoalan limbah medis.

Program vaksinasi di Karangasem menyisakan limbah medis yang jumlahnya tergolong tinggi, mencapai ratusan kilogram. Dinas Kesehatan Karangasem sudah melimpahkan penanganan limbah vaksinasi ke pihak ketiga. Sehingga penanganannya telah sesuai standar penanganan limbah medis khusus Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr I Gusti Bagus Putra Pertama menjelaskan, penanganan sampah medis vaksinasi Covid-19 telah memperhatikan standar keamanan. “Tidak di Karangasem. Pihak ketiga yang menangani. Memang tinggi tapi tidak sampai berton-ton. Beratnya hanya ratusan kilogram,” kata Putra Pertama, Minggu (1/8).

Kata dia, limbah vaksinasi tersebut diambil dari sejumlah fasilitas kesehatan di delapan kecamatan. Limbah diangkut tiap tiga hari sekali hingga sepekan sekali. Pihaknya mengakui belum memiliki tempat memadai untuk memusnahkan limbah medis.

Di sisi lain, program pemberian vaksin Covid-19 yang mencapai 92,34 persen cukup membanggakan. Itu artinya animo masyarakat Karangasem tinggi. Dia berharap, kesadaran masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menekan angka penyebaran bisa semakin tinggi.

Saat ini, sekitar 313.836 orang telah divaksin. Tapi jumlah itu belum termasuk pemberian vaksin tahap kedua yang dimulai 28 Juli lalu. “Vaksinasi tahap kedua baru kami mulai. Sesuai yang dicanangkan Pak Bupati agar Karangasem zona hijau penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Untuk itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk mempercepat penyelesaian penanganan pandemi. Putra Pertama mewanti-wanti agar masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. “Sementara ini pemakaian masker amat penting karena penyebaran juga tidak sedikit di keluarga,” pungkasnya.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/