alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Kejaksaan Agung Akan Lakukan Investigasi Internal di Kejati Bali

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kejaksaan Agung langsung mengambil sikap terkait insiden mengerikan di Kejaksaan Tinggi Bali, pihak Kejagung dikabarkan akan menurunkan tim untuk melakukan investigasi internal di Kejati Bali. 

Dalam rilis Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Langsung memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan investigasi internal di Kejati Bali. Hal tersebut dikuatkan oleh Waki Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Asep Maryono, Selasa (1/9) saat jumpa pers di depan Lobi Kejati. 

“Pihak Kejaksaan Agung memang akan melakukan penyelidikan internal atas kasus ini, kami juga membuka diri untuk semua ini agar semua terang dan jelas,” ungkap Asep. 

Asep menerangkan, segala barang bukti yang berkaitan dengan kasus tewasnya Tri Nugraha sudah diambil oleh Polda Bali yang menyelidiki kasus ini. “Semua barang bukti, termasuk CCTV sudah diambil Polda Bali, kami pastikan semua terbuka untuk penyelidikan,” jelasnya lagi. 

Mengenai adanya unsur kelalaian pihak Kejati dalam prosedur pemeriksaan, Wakajati Asep Maryono mengungkapkan, jika pihaknya sudah melakukan penggeledahan badan dan isi tas korban.

“Ketika kami geledah badannya, kami pastikan tidak ada barang bawaan sebelum masuk ruang pemeriksaan, sebelum tasnya masuk loker isi tasnya juga dibuka, dan itu tidak ada pistol, jadi kami tidak tahu asal usul pistol itu. Kami juga menunggu penyelidikan Polisi,” bebernya. 

Asep mengungkapkan ketika di dalam toilet, Tri Nugraha dijaga di depan toilet oleh pihak penyidik dan Polisi. “CCTV kami memang tidak mengarah ke toilet, tapi di loker kami ada CCTV, ketika terdengar. Setelah penandatanganan berita acara penahanan, dia ke toilet kemudian yang kedua pengacaranya. Nah setelah itu, pengacaranya keluar lebih dulu, setelah itu terdengar letusan tembakan, petugas jaga di depan toilet mendobrak pintu dan melihat korban sudah tergeletak,” bebernya. 

Asep melanjutkan, pihaknya sudah berusaha menyelamatkan Tri Nugraha dengan membawa ke Rumah Sakit terdekat. “Kami sudah berusaha selamatkan dengan membawa korban ke RS Bros yang terdekat dari kantor kami,” ungkapnya lagi. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tri Nugraha diduga kuat menembak dirinya di toilet Kejati Bali, Senin (31/8) pukul 19.00, usai menjalani pemeriksaan di Kejati Bali terkait  Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) selama menjadi Kepala BPN Badung dan Denpasar. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Kejaksaan Agung langsung mengambil sikap terkait insiden mengerikan di Kejaksaan Tinggi Bali, pihak Kejagung dikabarkan akan menurunkan tim untuk melakukan investigasi internal di Kejati Bali. 

Dalam rilis Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Langsung memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan investigasi internal di Kejati Bali. Hal tersebut dikuatkan oleh Waki Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Asep Maryono, Selasa (1/9) saat jumpa pers di depan Lobi Kejati. 

“Pihak Kejaksaan Agung memang akan melakukan penyelidikan internal atas kasus ini, kami juga membuka diri untuk semua ini agar semua terang dan jelas,” ungkap Asep. 

Asep menerangkan, segala barang bukti yang berkaitan dengan kasus tewasnya Tri Nugraha sudah diambil oleh Polda Bali yang menyelidiki kasus ini. “Semua barang bukti, termasuk CCTV sudah diambil Polda Bali, kami pastikan semua terbuka untuk penyelidikan,” jelasnya lagi. 

Mengenai adanya unsur kelalaian pihak Kejati dalam prosedur pemeriksaan, Wakajati Asep Maryono mengungkapkan, jika pihaknya sudah melakukan penggeledahan badan dan isi tas korban.

“Ketika kami geledah badannya, kami pastikan tidak ada barang bawaan sebelum masuk ruang pemeriksaan, sebelum tasnya masuk loker isi tasnya juga dibuka, dan itu tidak ada pistol, jadi kami tidak tahu asal usul pistol itu. Kami juga menunggu penyelidikan Polisi,” bebernya. 

Asep mengungkapkan ketika di dalam toilet, Tri Nugraha dijaga di depan toilet oleh pihak penyidik dan Polisi. “CCTV kami memang tidak mengarah ke toilet, tapi di loker kami ada CCTV, ketika terdengar. Setelah penandatanganan berita acara penahanan, dia ke toilet kemudian yang kedua pengacaranya. Nah setelah itu, pengacaranya keluar lebih dulu, setelah itu terdengar letusan tembakan, petugas jaga di depan toilet mendobrak pintu dan melihat korban sudah tergeletak,” bebernya. 

Asep melanjutkan, pihaknya sudah berusaha menyelamatkan Tri Nugraha dengan membawa ke Rumah Sakit terdekat. “Kami sudah berusaha selamatkan dengan membawa korban ke RS Bros yang terdekat dari kantor kami,” ungkapnya lagi. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tri Nugraha diduga kuat menembak dirinya di toilet Kejati Bali, Senin (31/8) pukul 19.00, usai menjalani pemeriksaan di Kejati Bali terkait  Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) selama menjadi Kepala BPN Badung dan Denpasar. 


Most Read

Artikel Terbaru

/