alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Warga Kecicang Hilang Penciuman, Dirapid Test Hasilnya Non Reaktif

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gejala aneh dialami beberapa warga di Kampung Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Mereka alami kehilangan penciuman secara tiba-tiba sejak beberapa pekan terakhir. Bukan cuma itu, mereka juga kesulitan untuk mengecap rasa.

Salah seorang tokoh di Kecicang Islam, Haji Marjuhin membenarkan ada beberapa warga yang alami gejala tersebut. Dia mengakui sempat bertemu dan menanyakan langsung kepada warga yang mengalami. Mereka mengatakan kepada Marjuhin, bahwa tidak ada gejala lain seperti batuk hingga pilek dan hanya kehilangan penciuman saja.

“Yang saya tahu ada lima sampai 10 orang yang alami itu. Saya tanyakan dan lihat orangnya memang kelihatan sehat. Sampai dites pakai perasan kulit jeruk, kan keluar aroma. Saat dicium, mereka tapi tidak ada bau,” tutur Marjuhin, Selasa (1/9).

Tokoh yang kini duduk jadi anggota DPRD Karangasem itu mengaku khawatir dengan kondisi beberapa warganya saat ini. Guna proteksi dini sekaligus memastikan apa yang dialami, mereka lakukan rapid test mandiri. Hasilnya non-reaktif. “Apalagi situasi seperti sekarang (Covid-19). Beberapa yang saya tanya, mengaku sama keluhannya. Semoga saja tidak terjadi apa-apa,” ucap Marjuhin.

Dia mengetahui, beberapa di antara mereka, ada yang terapi memanfaatkan bahan alami seperti memakai rebusan air bawang putih, dan obat herbal lain. Marjuhin mengaku peristiwa itu baru terjadi kali ini.

Pihaknya memang belum melaporkan kejadian itu ke Dinas Kesehatan atau Gugus Tugas Covid-19 Karangasem. Dia berharap warganya cepat pulih. Di sisi lain, kepala dusun setempat sudah beberapa kali menggaungkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama belum dapat ditemui, Selasa (1/9). Birokrat asal Kecamatan Sidemen itu belum merespon perihal peristiwa ini setelah dihubungi Bali Express (Jawa Pos Group). Pesan yang dikirimkan juga belum dibalas.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gejala aneh dialami beberapa warga di Kampung Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Mereka alami kehilangan penciuman secara tiba-tiba sejak beberapa pekan terakhir. Bukan cuma itu, mereka juga kesulitan untuk mengecap rasa.

Salah seorang tokoh di Kecicang Islam, Haji Marjuhin membenarkan ada beberapa warga yang alami gejala tersebut. Dia mengakui sempat bertemu dan menanyakan langsung kepada warga yang mengalami. Mereka mengatakan kepada Marjuhin, bahwa tidak ada gejala lain seperti batuk hingga pilek dan hanya kehilangan penciuman saja.

“Yang saya tahu ada lima sampai 10 orang yang alami itu. Saya tanyakan dan lihat orangnya memang kelihatan sehat. Sampai dites pakai perasan kulit jeruk, kan keluar aroma. Saat dicium, mereka tapi tidak ada bau,” tutur Marjuhin, Selasa (1/9).

Tokoh yang kini duduk jadi anggota DPRD Karangasem itu mengaku khawatir dengan kondisi beberapa warganya saat ini. Guna proteksi dini sekaligus memastikan apa yang dialami, mereka lakukan rapid test mandiri. Hasilnya non-reaktif. “Apalagi situasi seperti sekarang (Covid-19). Beberapa yang saya tanya, mengaku sama keluhannya. Semoga saja tidak terjadi apa-apa,” ucap Marjuhin.

Dia mengetahui, beberapa di antara mereka, ada yang terapi memanfaatkan bahan alami seperti memakai rebusan air bawang putih, dan obat herbal lain. Marjuhin mengaku peristiwa itu baru terjadi kali ini.

Pihaknya memang belum melaporkan kejadian itu ke Dinas Kesehatan atau Gugus Tugas Covid-19 Karangasem. Dia berharap warganya cepat pulih. Di sisi lain, kepala dusun setempat sudah beberapa kali menggaungkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama belum dapat ditemui, Selasa (1/9). Birokrat asal Kecamatan Sidemen itu belum merespon perihal peristiwa ini setelah dihubungi Bali Express (Jawa Pos Group). Pesan yang dikirimkan juga belum dibalas.


Most Read

Artikel Terbaru

/