alexametrics
27.6 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Jelang Penerimaan Mahasiswa D2 Fast Track, PNB Distribusikan Dosen

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Dalam memantapkan kembali program D2 Fast Track khususnya pada Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Bali melakukan pembinaan kepada Dosen pengampu mata kuliah. Setelah memberikan pembinaan juga dilakukan pendistribusian siapa saja dosen yang akan mengajar di program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kedepannya program D2 Fast Track ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja dengan waktu yang lebih cepat. Tentunya lulusan yang disiapkan ini merupakan yang diminati oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dalam acara tersebut Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kemendikbud Beny Bandanadjaya berkesempatan membuka acara secara online.

Ketua Panitia Workshop Pendistribusian Dosen Program Studi I Ketut Parnata mengatakan, kegiatan ini lebih difokuskan untuk penentuan dosen pengajar yang nantinya akan mengisi di program studi D2. Selain itu kegiatan yang dilaksanakan secara internal ini merupakan lanjutan setelah penentuan kurikulum secara bersama dengan SMK dan DUDI.

“Ini adalah kegiatan lanjutan dari workshop kurikulum, saat ini karena ada program studi baru jadi akan kami susun ulang komposisi dosen yang akan mengajar di setiap mata kuliah. Baik dari program studi D2, D3, dan D4,” ujar Partana saat ditemui Rabu (1/12).

Menurutnya, secara keseluruhan PNB yang merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi sudah sangat siap menjalankan program yang termasuk dalam Merdeka Belajar dari Kemendikbud. Bahkan Program D2 Fast Track ini dinilai memiliki nilai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dua tingkat lebih tinggi dari SMK.

“Rencananya Desember ini kami akan sosialisasikan kepada SMK-SMK partner kami. Sosialisasinya tentang RPL (rekognisi pembelajaran lampau), sistem pembayaran, dan cara penerimaan mahasiswa. Kemudian Januari sampai Juni 2022 akan dilakukan persiapan RPL setelah itu persiapan ujian penerimaan mahasiswa, terakhir di bulan September sudah menerima mahasiswa baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PNB I Nyoman Abdi memaparkan, setelah adanya persetujuan dari kementerian tahun depan sudah ada penerimaan mahasiswa. Sehingga harus ada realokasi dosen yang akan mengisi pembelajaran di D2 Fast Track Prodi Administrasi Perpajakan.

“Sebelumnya memang ada tiga prodi sehingga dalam penambahan satu prodi perlu adanya realokasi kemudian menentukan dosen mana saja yang akan mengajar di masing-masing prodi,” paparnya.

Tentunya setelah workshop ini, Abdi menambahkan, akan ada persiapan dari dosen-dosen tentang bagaimana mengajar di D2 Fast Track. Sehingga nantinya akan siap dalam menerima mahasiswa D2 Fast Track. “Pastinya ini akan kami persiapkan dengan baik. Apalagi D2 Fast Track merupakan program unggulan. Kalau tidak disiapkan dengan baik tentunya tidak akan mendapatkan hasil yang baik atau tidak sesuai harapan,” imbuhnya. 


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Dalam memantapkan kembali program D2 Fast Track khususnya pada Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Bali melakukan pembinaan kepada Dosen pengampu mata kuliah. Setelah memberikan pembinaan juga dilakukan pendistribusian siapa saja dosen yang akan mengajar di program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kedepannya program D2 Fast Track ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja dengan waktu yang lebih cepat. Tentunya lulusan yang disiapkan ini merupakan yang diminati oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dalam acara tersebut Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kemendikbud Beny Bandanadjaya berkesempatan membuka acara secara online.

Ketua Panitia Workshop Pendistribusian Dosen Program Studi I Ketut Parnata mengatakan, kegiatan ini lebih difokuskan untuk penentuan dosen pengajar yang nantinya akan mengisi di program studi D2. Selain itu kegiatan yang dilaksanakan secara internal ini merupakan lanjutan setelah penentuan kurikulum secara bersama dengan SMK dan DUDI.

“Ini adalah kegiatan lanjutan dari workshop kurikulum, saat ini karena ada program studi baru jadi akan kami susun ulang komposisi dosen yang akan mengajar di setiap mata kuliah. Baik dari program studi D2, D3, dan D4,” ujar Partana saat ditemui Rabu (1/12).

Menurutnya, secara keseluruhan PNB yang merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi sudah sangat siap menjalankan program yang termasuk dalam Merdeka Belajar dari Kemendikbud. Bahkan Program D2 Fast Track ini dinilai memiliki nilai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dua tingkat lebih tinggi dari SMK.

“Rencananya Desember ini kami akan sosialisasikan kepada SMK-SMK partner kami. Sosialisasinya tentang RPL (rekognisi pembelajaran lampau), sistem pembayaran, dan cara penerimaan mahasiswa. Kemudian Januari sampai Juni 2022 akan dilakukan persiapan RPL setelah itu persiapan ujian penerimaan mahasiswa, terakhir di bulan September sudah menerima mahasiswa baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PNB I Nyoman Abdi memaparkan, setelah adanya persetujuan dari kementerian tahun depan sudah ada penerimaan mahasiswa. Sehingga harus ada realokasi dosen yang akan mengisi pembelajaran di D2 Fast Track Prodi Administrasi Perpajakan.

“Sebelumnya memang ada tiga prodi sehingga dalam penambahan satu prodi perlu adanya realokasi kemudian menentukan dosen mana saja yang akan mengajar di masing-masing prodi,” paparnya.

Tentunya setelah workshop ini, Abdi menambahkan, akan ada persiapan dari dosen-dosen tentang bagaimana mengajar di D2 Fast Track. Sehingga nantinya akan siap dalam menerima mahasiswa D2 Fast Track. “Pastinya ini akan kami persiapkan dengan baik. Apalagi D2 Fast Track merupakan program unggulan. Kalau tidak disiapkan dengan baik tentunya tidak akan mendapatkan hasil yang baik atau tidak sesuai harapan,” imbuhnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/