alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Topeng Gajah Mada Akan Ditampilkan dalam Pagelaran Budaya Nusantara di Puri Blahbatuh

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pencinta Tanah Air Indonesia (Pentanesia) akan menggelar pagelaran budaya Nusantara di Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, tanggal 11 hingga 15 Februari 2022 mendatang.  Selain diisi dengan pagelaran budaya Nusantara, festival ini juga akan diisi dengan pentas musik, pameran otomotif, pasar rakyat UMKM.

Serta yang paling ditunggu-tunggu adalah Pagelaran Amukti Palapa Maestro Bona Alit dan Seni Budaya Lesbumi, dimana nantinya akan ada topeng Gajah Mada dan 20 topeng raja-raja Bali. Saat ini berbagai persiapan pun telah dilakukan untuk menyukseskan acara tersebut.

Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Alit Kakarsana, menyampaikan bahwa puncak acara akan berlangsung selama 4 hari, yakni mulai tanggal 14 Februari hingga tanggal 15 Februari 2022 mendatang. Dan pada acara puncak akan dilakukan upacara dihadapan topeng Gajah Mada. “Dihadapan topeng Gajah Mada kami akan melakukan upacara, mohon restu. Mudah-mudahan spirit ini bisa disebarluaskan oleh komponen yang hadir. Istilahnya mengingatkan sejarah,” tegasnya Rabu (2/2).

 

Ditambahkannya jika sebagai penerus Puri ke-25, Agung Kakarsana bersama Pentanesia menjalankan misi untuk mempererat komponen bangsa. Sehingga melalui Festival Petanesia 2022 ini pihaknya ingin membangkitkan dan menggelorakan semangat rasa cinta tanah air kepada Indonesia guna semakin mempererat kesatuan lintas suku, budaya, ras, agama dan menangkal pahal intoleransi dan radikalisme. “Walaupun dari sebuah acara, kami harap spirit ini menyebar,” imbuhnya.

 

Dalam pagelaran seni dan budaya nanti, juga akan dipentaskan tarian Amukti Palapa yang dipentaskan Sanggar Bona Alit. Selain itu juga ada Reog Ponorogo, dan tarian Kupang. “Sejumlah tarian nusantara ditarikan,” lanjutnya.

 

Melalui acara tersebut, pihaknya juga mengadakan pasar rakyat UMKM dengan mengumpulkan pedagang kecil di seputaran Blahbatuh khususnya dan Gianyar pada umumnya. Pihaknya ingin menonjolkan produk unggulan sehingga dapat membantu ekonomi kerakyatan yang saat ini lesu akibat pandemi serta akibat kebakaran Pasar Blahbatuh yang terjadi beberapa waktu lalu. “Kebetulan kita juga dapat sponsor dari IPMI (Ikatan Pengusaha Muda Indonesia) Pusat. Jadi mudah-mudahan dengan adanya pasar rakyat ini para pedagang kecil bisa kita bantu,” pungkasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pencinta Tanah Air Indonesia (Pentanesia) akan menggelar pagelaran budaya Nusantara di Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, tanggal 11 hingga 15 Februari 2022 mendatang.  Selain diisi dengan pagelaran budaya Nusantara, festival ini juga akan diisi dengan pentas musik, pameran otomotif, pasar rakyat UMKM.

Serta yang paling ditunggu-tunggu adalah Pagelaran Amukti Palapa Maestro Bona Alit dan Seni Budaya Lesbumi, dimana nantinya akan ada topeng Gajah Mada dan 20 topeng raja-raja Bali. Saat ini berbagai persiapan pun telah dilakukan untuk menyukseskan acara tersebut.

Panglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Alit Kakarsana, menyampaikan bahwa puncak acara akan berlangsung selama 4 hari, yakni mulai tanggal 14 Februari hingga tanggal 15 Februari 2022 mendatang. Dan pada acara puncak akan dilakukan upacara dihadapan topeng Gajah Mada. “Dihadapan topeng Gajah Mada kami akan melakukan upacara, mohon restu. Mudah-mudahan spirit ini bisa disebarluaskan oleh komponen yang hadir. Istilahnya mengingatkan sejarah,” tegasnya Rabu (2/2).

 

Ditambahkannya jika sebagai penerus Puri ke-25, Agung Kakarsana bersama Pentanesia menjalankan misi untuk mempererat komponen bangsa. Sehingga melalui Festival Petanesia 2022 ini pihaknya ingin membangkitkan dan menggelorakan semangat rasa cinta tanah air kepada Indonesia guna semakin mempererat kesatuan lintas suku, budaya, ras, agama dan menangkal pahal intoleransi dan radikalisme. “Walaupun dari sebuah acara, kami harap spirit ini menyebar,” imbuhnya.

 

Dalam pagelaran seni dan budaya nanti, juga akan dipentaskan tarian Amukti Palapa yang dipentaskan Sanggar Bona Alit. Selain itu juga ada Reog Ponorogo, dan tarian Kupang. “Sejumlah tarian nusantara ditarikan,” lanjutnya.

 

Melalui acara tersebut, pihaknya juga mengadakan pasar rakyat UMKM dengan mengumpulkan pedagang kecil di seputaran Blahbatuh khususnya dan Gianyar pada umumnya. Pihaknya ingin menonjolkan produk unggulan sehingga dapat membantu ekonomi kerakyatan yang saat ini lesu akibat pandemi serta akibat kebakaran Pasar Blahbatuh yang terjadi beberapa waktu lalu. “Kebetulan kita juga dapat sponsor dari IPMI (Ikatan Pengusaha Muda Indonesia) Pusat. Jadi mudah-mudahan dengan adanya pasar rakyat ini para pedagang kecil bisa kita bantu,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/