alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Jatuh Kedalam Sumur Kering, Sukarya Berhasil Diselamatkan

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Seorang pria paro baya berasal dari Banjar Dinas Yeh Bunga, Desa Jungutan, Bebandem bernama I Wayan Sukarya, 48, terjatuh kedalam sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter, pada Kamis (2/6). Syukurnya Sukarya naik dengan kondisi selamat setelah berhasil diselamatkan oleh Tim Rescue Pos SAR Karangasem.

Ketika sudah berhasil dievakuasi, korban masih dalam kondisi sarar. Korban dalam kondisi mengalami lecet-lecet, serta mengalami bengkak dibagian pergelangan kaki. Meskipun dalam keadaan sadar, korban langsung dilarikan dengan membawa ambulnce PMI ke Puskesmas Bebandem untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh adik korban, Made Suana yang saat itu sedang mencari kayu bakar di dekat sumur. Diakui Suana, dirinya mendengar teriakan seseorang meminta tolong dari dalam sumur. “Ada yang teriak-teriak minta tolong, saya tanya dan dijawab ‘tyang ne’, saya langsung lari mencari tetangga,” ungkap Suana.

Ketika ditanya kronologis kejadian, pihaknya tidak mengetahui pasti mengapa kakaknya bisa berada didalam sumur yang sudah tidak berisi air tersebut. Pihaknya mengaku mengetahui hal tersebut sekitar pukul 14.00. “Tidak tahu, saya saja baru bisa berjalan ini,” lanjutnya.

Peristiwa tersebut sontak membuat tempat sepi yang berada di perkebunan menjadi ramai. Mereka datang untuk melihat keadaan korban dan Tim Rescue Pos SAR Karangasem melakukan proses evakuasi.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana menjelaskan, pihaknya mendapat informasi tersebut dari BPBD Karangasem. Pihaknya memberangkatkan delapan personil yang langsung dipimpinnya langsung. “Ketika sampai di lokasi, kami koordinasi dengan pihak yang ada di lokasi, kemudian kami langsung membuat sistem untuk melakukan evakuasi,” ujar Ngurah Eka saat ditemui setelah berhasil mengevakuasi korban.

Ketika melakukan evakuasi, pihaknya menurunkan satu personil untuk menyelamatkan korban. Pihaknya mengaku tidak menemukan kendala saat melakukan penanganan. “Untuk evakuasi, dari persiapan sampai korban sudah diatas sekitar 40 menit,” pungkasnya. (dir)


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Seorang pria paro baya berasal dari Banjar Dinas Yeh Bunga, Desa Jungutan, Bebandem bernama I Wayan Sukarya, 48, terjatuh kedalam sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter, pada Kamis (2/6). Syukurnya Sukarya naik dengan kondisi selamat setelah berhasil diselamatkan oleh Tim Rescue Pos SAR Karangasem.

Ketika sudah berhasil dievakuasi, korban masih dalam kondisi sarar. Korban dalam kondisi mengalami lecet-lecet, serta mengalami bengkak dibagian pergelangan kaki. Meskipun dalam keadaan sadar, korban langsung dilarikan dengan membawa ambulnce PMI ke Puskesmas Bebandem untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh adik korban, Made Suana yang saat itu sedang mencari kayu bakar di dekat sumur. Diakui Suana, dirinya mendengar teriakan seseorang meminta tolong dari dalam sumur. “Ada yang teriak-teriak minta tolong, saya tanya dan dijawab ‘tyang ne’, saya langsung lari mencari tetangga,” ungkap Suana.

Ketika ditanya kronologis kejadian, pihaknya tidak mengetahui pasti mengapa kakaknya bisa berada didalam sumur yang sudah tidak berisi air tersebut. Pihaknya mengaku mengetahui hal tersebut sekitar pukul 14.00. “Tidak tahu, saya saja baru bisa berjalan ini,” lanjutnya.

Peristiwa tersebut sontak membuat tempat sepi yang berada di perkebunan menjadi ramai. Mereka datang untuk melihat keadaan korban dan Tim Rescue Pos SAR Karangasem melakukan proses evakuasi.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana menjelaskan, pihaknya mendapat informasi tersebut dari BPBD Karangasem. Pihaknya memberangkatkan delapan personil yang langsung dipimpinnya langsung. “Ketika sampai di lokasi, kami koordinasi dengan pihak yang ada di lokasi, kemudian kami langsung membuat sistem untuk melakukan evakuasi,” ujar Ngurah Eka saat ditemui setelah berhasil mengevakuasi korban.

Ketika melakukan evakuasi, pihaknya menurunkan satu personil untuk menyelamatkan korban. Pihaknya mengaku tidak menemukan kendala saat melakukan penanganan. “Untuk evakuasi, dari persiapan sampai korban sudah diatas sekitar 40 menit,” pungkasnya. (dir)


Most Read

Artikel Terbaru

/