alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Pemilik Diancam, Motor Dibawa Kabur

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Aksi kriminalitas menimpa seorang anak berusia 18 tahun di Kecamatan Sukasada. Saat itu Sabtu (28/5) lalu, korban sedang melakukan perjalanan menuju Bali Selatan. Lantaran kondisi sedang hujan, maka korban menepi dan berteduh di sebuah warung kosong di KM 16. Saat itu terdapat dua orang yang juga berteduh di tempat yang sama.

Korban dan dua orang tersebut tidak saling mengenal. Beberapa saat kemudian keduanya mendekati korban sembari menanyakan beberapa hal. Ditengah-tengah perbincangan dua orang tersebut melontarkan perkataan dengan nada ancaman. Sontak korban yang saat itu seorang diri merasa takut dan menjauh dari dua orang tersebut. Ia berpindah ke tempat lain tanpa membawa sepeda motornya. “Begitu dia balik, tiba-tiba sepeda motornya sudah tidak ada. Diduga dibawa kabur oleh dua orang yang sama-sama berteduh bersamanya itu. Kuncinya saat ditinggalkan masih nyantol di motor,” terang Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Kamis (2/6) siang.

Sepeda motor DK 2195 VN yang dikendarai korban itu dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 wita. Korban yang berasal dari Kecamatan Kubutambahan itu pun langsung melaporkannya ke Polsek Sukasada. “Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Termasuk bentuk ancaman yang diarahkan kepada korban. Kemungkinan hanya lewat omongan saja,” ungkap Sumarjaya.

Sementara, dua orang yang diduga melakukan pencurian dengan membawa kabur sepeda motor korban hingga kini masih belum ditemukan. Polisi juga tengah melakukan penelusuran untuk mendeteksi keberadaan pelaku. “Identitasnya masih belum diketahui. Polisi masih bekerja untuk menemukan pelakunya,” imbuhnya.






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Aksi kriminalitas menimpa seorang anak berusia 18 tahun di Kecamatan Sukasada. Saat itu Sabtu (28/5) lalu, korban sedang melakukan perjalanan menuju Bali Selatan. Lantaran kondisi sedang hujan, maka korban menepi dan berteduh di sebuah warung kosong di KM 16. Saat itu terdapat dua orang yang juga berteduh di tempat yang sama.

Korban dan dua orang tersebut tidak saling mengenal. Beberapa saat kemudian keduanya mendekati korban sembari menanyakan beberapa hal. Ditengah-tengah perbincangan dua orang tersebut melontarkan perkataan dengan nada ancaman. Sontak korban yang saat itu seorang diri merasa takut dan menjauh dari dua orang tersebut. Ia berpindah ke tempat lain tanpa membawa sepeda motornya. “Begitu dia balik, tiba-tiba sepeda motornya sudah tidak ada. Diduga dibawa kabur oleh dua orang yang sama-sama berteduh bersamanya itu. Kuncinya saat ditinggalkan masih nyantol di motor,” terang Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Kamis (2/6) siang.

Sepeda motor DK 2195 VN yang dikendarai korban itu dilaporkan hilang sekitar pukul 15.00 wita. Korban yang berasal dari Kecamatan Kubutambahan itu pun langsung melaporkannya ke Polsek Sukasada. “Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Termasuk bentuk ancaman yang diarahkan kepada korban. Kemungkinan hanya lewat omongan saja,” ungkap Sumarjaya.

Sementara, dua orang yang diduga melakukan pencurian dengan membawa kabur sepeda motor korban hingga kini masih belum ditemukan. Polisi juga tengah melakukan penelusuran untuk mendeteksi keberadaan pelaku. “Identitasnya masih belum diketahui. Polisi masih bekerja untuk menemukan pelakunya,” imbuhnya.






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/