alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Bendesa Adat Intaran Imbau Masyarakat Tak ke Pantai saat Banyupinaruh

DENPASAR, BALI EXPRESS – Berkaitan dengan pelaksanaan Hari Suci Banyupinaruh, Minggu (5/7), masyarakat diimbau untuk tidak berduyun – duyun datang ke pantai. Pengelukatan bisa dilaksanakan di rumah masing-masing dengan mengunakan Pengelukatan Suda Mala yang nanti dibagikan oleh para bendesa adat untuk masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Denpasar tidak berbondong-bondong ke pantai untuk melaksanakan pembersihan, melainkan melaksanakan di rumah menggunakan  Tirta Pengelukatan Suda Mala yang akan diberikan kepada seluruh masyarakat,” ujar Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana saat dikonfirmasi, Kamis (2/7).

Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini Kota Denpasar, termasuk wilayah Desa Adat Intaran masih terjadi penularan Covid-19. Hal ini menjadikan obyek wisata pantai di Kota Denpasar, termasuk di wilayah Sanur masih ditutup untuk umum.

“Kawasan pantai sebagai salah satu tempat wisata di seluruh Kota Denpasar, khususnya di Sanur, saat ini masih ditutup untuk umum, sehingga masyarakat diharapkan melaksanakan pembersihan atau pengelukatan Banyupinaruh dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Alit Kencana berharap masyarakat memaklumi kondisi ini. Karena kebijakan ini tak lain untuk kebaikan bersama dalam memutus penyebaran, guna percepatan penanganan Covid-19.

“Jadi masyarakat Kota Denpasar yang biasanya melaksanakan pengelukatan di pantai, untuk kali ini kami imbau melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing menggunakan  Tirta Pengelukatan Suda Mala. Atas kondisi ini, kami mohon maklum untuk kebaikan kita bersama dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 ini,”  harap Alit Kencana.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Berkaitan dengan pelaksanaan Hari Suci Banyupinaruh, Minggu (5/7), masyarakat diimbau untuk tidak berduyun – duyun datang ke pantai. Pengelukatan bisa dilaksanakan di rumah masing-masing dengan mengunakan Pengelukatan Suda Mala yang nanti dibagikan oleh para bendesa adat untuk masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Denpasar tidak berbondong-bondong ke pantai untuk melaksanakan pembersihan, melainkan melaksanakan di rumah menggunakan  Tirta Pengelukatan Suda Mala yang akan diberikan kepada seluruh masyarakat,” ujar Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana saat dikonfirmasi, Kamis (2/7).

Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini Kota Denpasar, termasuk wilayah Desa Adat Intaran masih terjadi penularan Covid-19. Hal ini menjadikan obyek wisata pantai di Kota Denpasar, termasuk di wilayah Sanur masih ditutup untuk umum.

“Kawasan pantai sebagai salah satu tempat wisata di seluruh Kota Denpasar, khususnya di Sanur, saat ini masih ditutup untuk umum, sehingga masyarakat diharapkan melaksanakan pembersihan atau pengelukatan Banyupinaruh dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Alit Kencana berharap masyarakat memaklumi kondisi ini. Karena kebijakan ini tak lain untuk kebaikan bersama dalam memutus penyebaran, guna percepatan penanganan Covid-19.

“Jadi masyarakat Kota Denpasar yang biasanya melaksanakan pengelukatan di pantai, untuk kali ini kami imbau melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing menggunakan  Tirta Pengelukatan Suda Mala. Atas kondisi ini, kami mohon maklum untuk kebaikan kita bersama dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 ini,”  harap Alit Kencana.


Most Read

Artikel Terbaru

/