alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Ngontrak di Benoa, WNA Amerika Ditemukan Membusuk di Kamar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang Warga Negara Asing (WNA) Amerika Serikat bernama Mara Elise Worford ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya yang terletak di Jalan Siligita, Benoa, Kuta Selatan. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, Rabu (1/7) sekitar pukul 18.45 oleh pemilik rumah tersebut.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, Kamis (2/7) korban diketahui meninggal setelah pemilik rumah curiga pesan WA-nya tidak kunjung dibalas oleh korban. “Pada hari Selasa saksi yang juga pemilik rumah mengirim WA kepada korban untuk memberitahu bahwa staf kolam bernama Komang akan datang ke kontrakan tersebut, tetapi Komang tidak bisa masuk karena ada anjing galak di depan rumah. Saksi Subagia kemudian mengirim pesan melalui WA kepada korban sampai 4 kali, tetapi korban tidak merespon dan saat ditelepon, ternyata tidak aktif,” ungkap Iptu Sukadi

Pemilik rumah kemudian datang ke tempat tersebut, Rabu (2/7) sekitar pukul 17.30 bersama istrinya. “Pada hari Rabu saksi kembali menghubungi HP korban, tetapi tetap tidak aktif. Saksi kemudian mendatangi rumah kontrakan tersebut. Sampai di kontrakan, saksi melihat rumah dalam keadaan gelap, lampu tidak menyala, padahal mau menjelang malam,” beber Iptu Sukadi.

Saksi yang mulai curiga kemudian memanggil korban sambil mengetok pintu pagar, tetapi tidak ada jawaban dari korban. “Tidak mendapat jawaban saat dipanggil berulang kali, saksi kemudian menaiki tembok yang mengelilingi rumah tersebut dengan tangga,” ungkapnya lagi.

Saat berada di atas tembok, saksi sudah mencium bau busuk dari rumah tersebut. Saksi mulai khawatir terjadi sesuatu dengan korban. “Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, saksi melapor ke  Polsek Kuta Selatan untuk mengecek korban ke dalam rumah. Setelah petugas datang dan berhasil masuk, korban ditemukan sudah meninggal di dalam kamarnya,” jelas Iptu Sukadi.

Dari hasil pemeriksaan petugas, korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan kaki kanan menekuk ke bawah. Korban hanya menggunakan baju dan tidak menggunakan celana. “Setelah diperiksa, korban kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah dengan protokol Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi mengenai penyebab kematian korban mengatakan, belum mengetahui secara pasti. “Kami menemukan obat-obatan, mungkin karena sakit,” jawabnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang Warga Negara Asing (WNA) Amerika Serikat bernama Mara Elise Worford ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya yang terletak di Jalan Siligita, Benoa, Kuta Selatan. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, Rabu (1/7) sekitar pukul 18.45 oleh pemilik rumah tersebut.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, Kamis (2/7) korban diketahui meninggal setelah pemilik rumah curiga pesan WA-nya tidak kunjung dibalas oleh korban. “Pada hari Selasa saksi yang juga pemilik rumah mengirim WA kepada korban untuk memberitahu bahwa staf kolam bernama Komang akan datang ke kontrakan tersebut, tetapi Komang tidak bisa masuk karena ada anjing galak di depan rumah. Saksi Subagia kemudian mengirim pesan melalui WA kepada korban sampai 4 kali, tetapi korban tidak merespon dan saat ditelepon, ternyata tidak aktif,” ungkap Iptu Sukadi

Pemilik rumah kemudian datang ke tempat tersebut, Rabu (2/7) sekitar pukul 17.30 bersama istrinya. “Pada hari Rabu saksi kembali menghubungi HP korban, tetapi tetap tidak aktif. Saksi kemudian mendatangi rumah kontrakan tersebut. Sampai di kontrakan, saksi melihat rumah dalam keadaan gelap, lampu tidak menyala, padahal mau menjelang malam,” beber Iptu Sukadi.

Saksi yang mulai curiga kemudian memanggil korban sambil mengetok pintu pagar, tetapi tidak ada jawaban dari korban. “Tidak mendapat jawaban saat dipanggil berulang kali, saksi kemudian menaiki tembok yang mengelilingi rumah tersebut dengan tangga,” ungkapnya lagi.

Saat berada di atas tembok, saksi sudah mencium bau busuk dari rumah tersebut. Saksi mulai khawatir terjadi sesuatu dengan korban. “Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, saksi melapor ke  Polsek Kuta Selatan untuk mengecek korban ke dalam rumah. Setelah petugas datang dan berhasil masuk, korban ditemukan sudah meninggal di dalam kamarnya,” jelas Iptu Sukadi.

Dari hasil pemeriksaan petugas, korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan kaki kanan menekuk ke bawah. Korban hanya menggunakan baju dan tidak menggunakan celana. “Setelah diperiksa, korban kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah dengan protokol Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi mengenai penyebab kematian korban mengatakan, belum mengetahui secara pasti. “Kami menemukan obat-obatan, mungkin karena sakit,” jawabnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/