alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Penyelenggara Pemilu Badung Ikuti Rapid Test, 17 Reaktif

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Ratusan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Badung tahun 2020 mengikuti rapid test di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (2/7). Pelaksanaan rapid test dilaksanakan atas kerjasama KPU Badung dengan Dinas Kesehatan Badung. 
Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, rapid test diagendakan diikuti Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).  “Jumlahnya ada 1.069 PPDP sesuai jumlah TPS di Badung,” ungkapnya.
Tes ini tak lepas dari upaya melindungi diri sendiri dan melindungi para pemilih dari penyebaran wabah Covid-19. “Karena sebentar lagi PPDP akan melakukan kunjungan ke rumah-rumah dalam rangka pemutkahiran data pemilih,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan rapid test ini, pria yang akrab disapa Kayun ini berharap dapat meyakinkan masyarakat, seluruh penyelenggara sehat dan tidak terkontaminasi Covid-19. Sebab PPDP akan mulai bekerja mulai tanggal 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020. Soal hasil rapid test hanya berlaku 14 hari, menurut Kayun, setidaknya tercipta kenyamanan bagi penyelenggara dan masyarakat. “Dengan adanya rapid test, akan lebih meyakinkan penyelenggara sehat dan pemilih selamat,” terangnya.
Mengenai hasil rapid test, menurutnya, ada di Dinas Kesehatan. “Hasilnya dipegang oleh Dinas Kesehatan. Demikian pula tindak lanjutnya,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Nyoman Gunarta membenarkan kegiatan rapid tes para penyelenggara Pilkada Badung. “Iya, ada dua titik pelaksanaan rapid tes-nya, satu di Wantilan DPRD Badung dan satu lagi di Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung,” ungkapnya.
Sementara Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Badung I Gusti Agung Alit Naya mengatakan, ada 896 orang yang ikut rapid test di Puspem Badung. Sementara hasilnya ada 17 orang reaktif. “Besok (Jumat, Red) diagendakan tes swabnya. Sekarang diisolasi di pos karantina kabupaten,” ucapnya.


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Ratusan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Badung tahun 2020 mengikuti rapid test di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (2/7). Pelaksanaan rapid test dilaksanakan atas kerjasama KPU Badung dengan Dinas Kesehatan Badung. 
Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, rapid test diagendakan diikuti Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).  “Jumlahnya ada 1.069 PPDP sesuai jumlah TPS di Badung,” ungkapnya.
Tes ini tak lepas dari upaya melindungi diri sendiri dan melindungi para pemilih dari penyebaran wabah Covid-19. “Karena sebentar lagi PPDP akan melakukan kunjungan ke rumah-rumah dalam rangka pemutkahiran data pemilih,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan rapid test ini, pria yang akrab disapa Kayun ini berharap dapat meyakinkan masyarakat, seluruh penyelenggara sehat dan tidak terkontaminasi Covid-19. Sebab PPDP akan mulai bekerja mulai tanggal 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020. Soal hasil rapid test hanya berlaku 14 hari, menurut Kayun, setidaknya tercipta kenyamanan bagi penyelenggara dan masyarakat. “Dengan adanya rapid test, akan lebih meyakinkan penyelenggara sehat dan pemilih selamat,” terangnya.
Mengenai hasil rapid test, menurutnya, ada di Dinas Kesehatan. “Hasilnya dipegang oleh Dinas Kesehatan. Demikian pula tindak lanjutnya,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Nyoman Gunarta membenarkan kegiatan rapid tes para penyelenggara Pilkada Badung. “Iya, ada dua titik pelaksanaan rapid tes-nya, satu di Wantilan DPRD Badung dan satu lagi di Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung,” ungkapnya.
Sementara Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Badung I Gusti Agung Alit Naya mengatakan, ada 896 orang yang ikut rapid test di Puspem Badung. Sementara hasilnya ada 17 orang reaktif. “Besok (Jumat, Red) diagendakan tes swabnya. Sekarang diisolasi di pos karantina kabupaten,” ucapnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/