alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Karantina Wilayah Usai, Dusun Munduk Macaru

NEGARA, BALI EXPRESS – Masa karantina wilayah Dusun Munduk, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara dicabut sejak (16/7) lalu. Selanjutnya, Minggu (2/8), pihak Desa Adat Dharma Kerti, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, menggelar upacara Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara.

Macaru di Catus Pata desa setempat yang dipuput para sulinggih ini, dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, bersama Asisten I I Nengah Ledang, Camat Negara I Wayan Andhy Anjasmara, serta Perbekel I Made Bagiarta, dan Bendesa Kaliakah Kangin I Putu Suarka . 

Di sela-sela penyerahan bantuan dana upakara, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan apresiasi kepada warga masyarakat Dusun Munduk Desa Kaliakah. Pasalnya, selama menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing, senantiasa taat dan mematuhi prokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Kepala Diskes Bali Sebut Ada 15 Pasien Berstatus PDP

“Kami sangat bangga kepada seluruh warga masyarakat Dusun Munduk ini. Selama menjalani karantina mandiri di rumah senantiasa sangat disiplin, sehingga hasilnya sangat memuaskan, dan sampai saat ini tidak ada lagi warganya yang dinyatakan positif Covid-19. Bahkan, Kami (Jembrana) mendapat predikat terbaik di Indonesia dalam penanganan Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain upaya sekala dengan mematuhi protokol kesehatan, Kembang juga mengapresiasi masyarakat Dusun Munduk  dalam penanganan Covid-19 yang  dilakukan secara niskala. “Melalui  yadnya Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara, kita sama sama  berharap krama Desa Kaliakah terhindar dari  malapetaka dan wabah,” tegasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Darma Kerthi Kaliakah Kangin, I Putu Suarka, mengaku, upacara Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara ini berawal dari petunjuk para sulinggih dan tokoh desa. “Upacara pacaruan diambilkan dari Lontar Ronggo Segoro berdasarkan petunjuk para sulinggih, sehingga terlaksana seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Selfie di Angel’s Billabong, Dua Turis Disambar Ombak, Satu Tewas

Bendesa Putu Suarka juga mengatakan, setelah pacaruan di Catus Pata akan dilanjutkan ke setiap KK krama. “Seluruh prosesi pacaruan dipuput sulinggih Ida Nabe Diana Parama Santika  dari Grya Giri Sari, Dusun Munduk, Ida Sulinggih Rastra Guna Wibawa, Grya Amerta Kumuma, Banjar Ceking, serta  Ida Sri dari Grya Pande Wesi Tatasan desa Kaliakah,” pungkasnya.


NEGARA, BALI EXPRESS – Masa karantina wilayah Dusun Munduk, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara dicabut sejak (16/7) lalu. Selanjutnya, Minggu (2/8), pihak Desa Adat Dharma Kerti, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, menggelar upacara Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara.

Macaru di Catus Pata desa setempat yang dipuput para sulinggih ini, dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, bersama Asisten I I Nengah Ledang, Camat Negara I Wayan Andhy Anjasmara, serta Perbekel I Made Bagiarta, dan Bendesa Kaliakah Kangin I Putu Suarka . 

Di sela-sela penyerahan bantuan dana upakara, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan apresiasi kepada warga masyarakat Dusun Munduk Desa Kaliakah. Pasalnya, selama menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing, senantiasa taat dan mematuhi prokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Parta Sesalkan Masih Ada Pihak Hotel Klaim Pantai Miliknya

“Kami sangat bangga kepada seluruh warga masyarakat Dusun Munduk ini. Selama menjalani karantina mandiri di rumah senantiasa sangat disiplin, sehingga hasilnya sangat memuaskan, dan sampai saat ini tidak ada lagi warganya yang dinyatakan positif Covid-19. Bahkan, Kami (Jembrana) mendapat predikat terbaik di Indonesia dalam penanganan Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain upaya sekala dengan mematuhi protokol kesehatan, Kembang juga mengapresiasi masyarakat Dusun Munduk  dalam penanganan Covid-19 yang  dilakukan secara niskala. “Melalui  yadnya Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara, kita sama sama  berharap krama Desa Kaliakah terhindar dari  malapetaka dan wabah,” tegasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Darma Kerthi Kaliakah Kangin, I Putu Suarka, mengaku, upacara Pacaruan Pamarisudha Jagat Kali Senggara ini berawal dari petunjuk para sulinggih dan tokoh desa. “Upacara pacaruan diambilkan dari Lontar Ronggo Segoro berdasarkan petunjuk para sulinggih, sehingga terlaksana seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemudik Antre 12 Jam untuk Tes GeNose di Gilimanuk

Bendesa Putu Suarka juga mengatakan, setelah pacaruan di Catus Pata akan dilanjutkan ke setiap KK krama. “Seluruh prosesi pacaruan dipuput sulinggih Ida Nabe Diana Parama Santika  dari Grya Giri Sari, Dusun Munduk, Ida Sulinggih Rastra Guna Wibawa, Grya Amerta Kumuma, Banjar Ceking, serta  Ida Sri dari Grya Pande Wesi Tatasan desa Kaliakah,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/