alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Pantau Pembagian BLT, Giri Prasta Sosialisasi Sistem QR-Code

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Sekda Adi Arnawa secara langsung memantau proses pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pemantauan kali ini dilaksanakan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang, pada Sabtu (31/7).

Pemantauan ini guna memastikan BLT PPKM Kabupaten Badung yang bersumber dari APBD tersalurkan dengan baik, dan sampai ke tangan masyarakat. Turut hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan dan Komang Triani. Hadir pula Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Camat Mengwi, Abiansemal dan Petang.

Bupati Giri Prasta mengatakan, 40 ribu lebih warga Badung sudah memiliki rekening BPD Bali. Yang mempunyai rekening ini langsung dipanggil untuk mendapatkan BLT. Melalui Quick Response Code (QR Code) semua masyarakat sudah terdata dan memiliki barcode. “Sehingga sisanya 73 ribu lebih yang belum mempunyai rekening kami sudah menyiapkan sistem QR Code. Sudah selesai kami cetak, dan dua hari kemudian akan kami berikan semua kepada kepala lingkungan/ kelian dinas. Sehingga nantinya akan dibawakan ke rumah masyarakat masing- masing dengan sistem door to door guna memudahkan proses pencairan BLT, sekaligus menghindari terjadinya kerumunan masyarakat penerima bantuan. Dan ini tidak perlu lagi membuat administrasi,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, tujuannya semua dapat sesuai seila kelima Pancasila. “Jadi yang beda jangan paksakan menjadi sama, yang sama jangan kita bedakan. Saya pastikan semua masyarakat dapat BLT, dan jangan lupa tetap mengedepankan prokes,” ujarnya.

Untuk mempercepat pencairan BLT dengan sistem barcode tersebut, Bupati Giri Prasta akan mengajak perbekel, lurah, sekdes, ketua BPD untuk bersama-sama bekerja sama. Dengan adanya Covid-19 ini, pihaknya akan melakukan sebuah penilaian, bagaimana mampu dan mencari pahlawan-pahlawan desa yang ada di banjar, desa adat. “Bagaimana bisa memahami dan membantu masyarakat yang terdampak di masa pandemi ini. Maka sekarang saatnya pahlawan-pahlawan desa bermunculan,” ajaknya.

Ia menambahkan, khusus PNS, TNI dan Polri yang dimasukan sebagai panitia pelaksanaan tracing dan testing, juga akan diberikan. Karena kebutuhan di wilayah Badung paling tidak ada seribu warga yang harus ditracing setiap hari. Bahkan bila ada 1 orang yang positif Covid-19 itu, minimal 15-20 orang harus dilakukan tracing dan testing. Maka dari itu akan dibentuk panitia lagi, sehingga penangan Covid-19 di Badung bisa berjalan dengan baik. “Untuk BOR di Badung masih ada yang kosong dan tidak bertambah. Kami memastikan akan menambah berkenaan dengan ICU dan ruang isolasi,” jelasnya. (esa)

 


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Sekda Adi Arnawa secara langsung memantau proses pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pemantauan kali ini dilaksanakan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang, pada Sabtu (31/7).

Pemantauan ini guna memastikan BLT PPKM Kabupaten Badung yang bersumber dari APBD tersalurkan dengan baik, dan sampai ke tangan masyarakat. Turut hadir anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan dan Komang Triani. Hadir pula Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Camat Mengwi, Abiansemal dan Petang.

Bupati Giri Prasta mengatakan, 40 ribu lebih warga Badung sudah memiliki rekening BPD Bali. Yang mempunyai rekening ini langsung dipanggil untuk mendapatkan BLT. Melalui Quick Response Code (QR Code) semua masyarakat sudah terdata dan memiliki barcode. “Sehingga sisanya 73 ribu lebih yang belum mempunyai rekening kami sudah menyiapkan sistem QR Code. Sudah selesai kami cetak, dan dua hari kemudian akan kami berikan semua kepada kepala lingkungan/ kelian dinas. Sehingga nantinya akan dibawakan ke rumah masyarakat masing- masing dengan sistem door to door guna memudahkan proses pencairan BLT, sekaligus menghindari terjadinya kerumunan masyarakat penerima bantuan. Dan ini tidak perlu lagi membuat administrasi,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, tujuannya semua dapat sesuai seila kelima Pancasila. “Jadi yang beda jangan paksakan menjadi sama, yang sama jangan kita bedakan. Saya pastikan semua masyarakat dapat BLT, dan jangan lupa tetap mengedepankan prokes,” ujarnya.

Untuk mempercepat pencairan BLT dengan sistem barcode tersebut, Bupati Giri Prasta akan mengajak perbekel, lurah, sekdes, ketua BPD untuk bersama-sama bekerja sama. Dengan adanya Covid-19 ini, pihaknya akan melakukan sebuah penilaian, bagaimana mampu dan mencari pahlawan-pahlawan desa yang ada di banjar, desa adat. “Bagaimana bisa memahami dan membantu masyarakat yang terdampak di masa pandemi ini. Maka sekarang saatnya pahlawan-pahlawan desa bermunculan,” ajaknya.

Ia menambahkan, khusus PNS, TNI dan Polri yang dimasukan sebagai panitia pelaksanaan tracing dan testing, juga akan diberikan. Karena kebutuhan di wilayah Badung paling tidak ada seribu warga yang harus ditracing setiap hari. Bahkan bila ada 1 orang yang positif Covid-19 itu, minimal 15-20 orang harus dilakukan tracing dan testing. Maka dari itu akan dibentuk panitia lagi, sehingga penangan Covid-19 di Badung bisa berjalan dengan baik. “Untuk BOR di Badung masih ada yang kosong dan tidak bertambah. Kami memastikan akan menambah berkenaan dengan ICU dan ruang isolasi,” jelasnya. (esa)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/