28.7 C
Denpasar
Wednesday, March 22, 2023

Trisna si Pemuda Ngamuk Dibawa ke RSJ, Polisi Tunggu Observasi

BADUNG, BALI EXPRESS – Polsek Kuta Utara belum bisa menentukan status hukum Putu Trisna Wibawa, 23, setelah mengamuk menggunakan senjata tajam hingga menusuk pemotor di Simpang Semer, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Saat ini, pelaku masih dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Bangli.
Hal itu disampaikan Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari saat dikonfirmasi pada Jumat (2/9). Dikatakan olehnya, Trisna telah dibawa ke RSJ pada Kamis (1/9), setelah kejadian tersebut. “Sampai sekarang yang bersangkutan masih dirawat di sana,” tuturnya.
Pihaknya belum bisa membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk proses penyidikan atas kasus ini, karena harus menunggu hasil observasi soal kepastian kondisi kejiwaan pemuda bertubuh gempal itu. Sementara dari pengakuan ibu pelaku, kejiwaan pemuda asal Kepaon Pemogan, Denpasar Selatan tersebut sudah tidak stabil sejak kelas empat sekolah dasar.
Bahkan, Trisna sudah pernah diajak berobat ke apotek di daerah Denpasar dan konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan. “Dirawat di RSJ memang belum pernah dibawa, tapu artinya sudah pernah lah ada upaya untuk mengobati,” tambahnya.
Meski begitu, yang menentukan pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak tetaplah hasil observasi daru saksi ahli, dalam hal ini dokter di RSJ. Jika nantinya terbukti gangguan jiwa, maka tidak bisa diproses hukum. Tapi jika tidak mengalami masalah tersebut, tentunya akan masuk penyidikan.
Diberitakan sebelumnya, warga di Simpang Semer Jalan Raya Kerobokan, depan Gate 88, Lingkungan Semer, Kuta Utara, Badung, dibuat geger oleh ulah seorang pemuda berpakaian adat yang mengamuk dengan membawa senjata tajam pada Kamis (1/9) pukul 08.30. Mirisnya, dia juga menusuk punggung seorang pengendara motor.
Aksinya itu direkam oleh warga dan langsung viral di media sosial. Belakangan, pelaku diketahui bernama Putu Trisna Wibawa, 23. Awalnya pelaku datang dari arah selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Saat itu traffic light dari selatan menunjukan lampu merah, namun pemuda berbadan gempal tersebut menerobosnya. Apes, ada pengendara bernama Komang Putra Wirawan, 28, dari arah barat yakni Jalan Raya Semer dan pelaku pun menabraknya.
Kala itu, trisna seketika marah dan mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang berkarat. Bahkan, pemuda ini mengamuk yang membuat takut warga dan pengendara lain di sana. Alhasil insiden tersebut memicu kemacetan. Tetapi ada seorang pengendara yang tengah berhenti bernama Kadek Sumerta, 23, menjadi sasaran amukannya. Pengendara tersebut dikejar oleh pelaku ke arah timur di Jalan Pengubengan Kauh sampai ke tengah sawah.
Di sana, pengendara tersebut ditusuk di bagian punggung hingga berdarah. Uniknya setelah menusuk, Trisna seakan merasa bersalah. Dia memberikan baju kemeja putih yang dipakai kepada korban. Sekitar 10 menit kemudian, Tim UKL dari Polsek Kuta Utara tiba di lokasi. Berikutnya, pelaku diamankan tanpa perlawanan.





Reporter: I Gede Paramasutha
Baca Juga :  Sempat Ramai di Medsos, Sepuluh Pemuda Pelaku Tawuran Diamankan

BADUNG, BALI EXPRESS – Polsek Kuta Utara belum bisa menentukan status hukum Putu Trisna Wibawa, 23, setelah mengamuk menggunakan senjata tajam hingga menusuk pemotor di Simpang Semer, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Saat ini, pelaku masih dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Bangli.
Hal itu disampaikan Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari saat dikonfirmasi pada Jumat (2/9). Dikatakan olehnya, Trisna telah dibawa ke RSJ pada Kamis (1/9), setelah kejadian tersebut. “Sampai sekarang yang bersangkutan masih dirawat di sana,” tuturnya.
Pihaknya belum bisa membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk proses penyidikan atas kasus ini, karena harus menunggu hasil observasi soal kepastian kondisi kejiwaan pemuda bertubuh gempal itu. Sementara dari pengakuan ibu pelaku, kejiwaan pemuda asal Kepaon Pemogan, Denpasar Selatan tersebut sudah tidak stabil sejak kelas empat sekolah dasar.
Bahkan, Trisna sudah pernah diajak berobat ke apotek di daerah Denpasar dan konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan. “Dirawat di RSJ memang belum pernah dibawa, tapu artinya sudah pernah lah ada upaya untuk mengobati,” tambahnya.
Meski begitu, yang menentukan pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak tetaplah hasil observasi daru saksi ahli, dalam hal ini dokter di RSJ. Jika nantinya terbukti gangguan jiwa, maka tidak bisa diproses hukum. Tapi jika tidak mengalami masalah tersebut, tentunya akan masuk penyidikan.
Diberitakan sebelumnya, warga di Simpang Semer Jalan Raya Kerobokan, depan Gate 88, Lingkungan Semer, Kuta Utara, Badung, dibuat geger oleh ulah seorang pemuda berpakaian adat yang mengamuk dengan membawa senjata tajam pada Kamis (1/9) pukul 08.30. Mirisnya, dia juga menusuk punggung seorang pengendara motor.
Aksinya itu direkam oleh warga dan langsung viral di media sosial. Belakangan, pelaku diketahui bernama Putu Trisna Wibawa, 23. Awalnya pelaku datang dari arah selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Saat itu traffic light dari selatan menunjukan lampu merah, namun pemuda berbadan gempal tersebut menerobosnya. Apes, ada pengendara bernama Komang Putra Wirawan, 28, dari arah barat yakni Jalan Raya Semer dan pelaku pun menabraknya.
Kala itu, trisna seketika marah dan mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang berkarat. Bahkan, pemuda ini mengamuk yang membuat takut warga dan pengendara lain di sana. Alhasil insiden tersebut memicu kemacetan. Tetapi ada seorang pengendara yang tengah berhenti bernama Kadek Sumerta, 23, menjadi sasaran amukannya. Pengendara tersebut dikejar oleh pelaku ke arah timur di Jalan Pengubengan Kauh sampai ke tengah sawah.
Di sana, pengendara tersebut ditusuk di bagian punggung hingga berdarah. Uniknya setelah menusuk, Trisna seakan merasa bersalah. Dia memberikan baju kemeja putih yang dipakai kepada korban. Sekitar 10 menit kemudian, Tim UKL dari Polsek Kuta Utara tiba di lokasi. Berikutnya, pelaku diamankan tanpa perlawanan.





Reporter: I Gede Paramasutha
Baca Juga :  Miss Global Estonia Tak Terima Ditilang di Bali, Hina Polisi Korup

Most Read

Artikel Terbaru