26.5 C
Denpasar
Friday, February 3, 2023

Miliki Gangguan Jiwa, Ibu asal Singapadu Ini Belum Pulang Sejak Selasa

GIANYAR, BALI EXPRESS – Hingga Rabu sore (1/12), Ni Wayan Resik, asal Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar, yang dikabarkan hilang sejak Selasa sore (30/11) belum juga ditemukan. Sebelumnya, hilangnya ibu yang diduga mengalami depresi itu diumumkan di media sosial Facebook maupun WhatsApp Group oleh keluarganya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, informasi mengenai hilangnya Resik juga diteruskan oleh Camat Sukawati, Gusti Ngurah Udayadnya di grup Media BPBD Gianyar. Disampaikan jika Ni Wayan Resik telah meninggalkan rumah sejak Selasa (30/11) sekitar pukul 15.00 WITA. Dan bagi warga yang melihat Resik agar dapat menghubungi nomor telepon yang telah dicantumkan atau melapor ke Pos Polisi terdekat.

Baca Juga :  Miliki Banyak Khasiat, Petani Cabe Coba Tanam Rosella

 

Dikonfirmasi terpisah, Kelian Dinas Kutri, Gusti Ngurah Ari Jesna mengatakan jika menurut informasi yang didapat, ada seorang warga yang melihat Ni Wayan Resik berjalan di Silungan menuju Ubud. “Katanya ada yang melihat di daerah Silungan menuju Ubud. Warga kami ini memang biasa di jalan setiap hari, tapi biasanya masih di wilayah Banjar dan ingat pulang. Dan memang ada gangguan kejiwaan,” ujarnya.

 

Sayangnya, baru kali Ni Wayan Resik berjalan hingga keluar wilayah Banjar sehingga keluarga langsung mengumumkan situasi tersebut. “Sehari-hari aktifitas tidak ada, karena ada gangguan jiwa,” imbuhnya.

 

Dan atas kondisi tersebut, maka pihaknya memohon bantuan informasi apabila melihat Ni Wayan Resik. “Kalau ada yang melihat kami mohon bisa dibantu untuk informasinya dan kami harap warga kami itu dalam keadaan selamat, tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Serah Terima Pengelolaan Pasar, Koster Minta Pasar Seni Sukawati Blok C Jual Produk Lokal Bali

GIANYAR, BALI EXPRESS – Hingga Rabu sore (1/12), Ni Wayan Resik, asal Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar, yang dikabarkan hilang sejak Selasa sore (30/11) belum juga ditemukan. Sebelumnya, hilangnya ibu yang diduga mengalami depresi itu diumumkan di media sosial Facebook maupun WhatsApp Group oleh keluarganya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, informasi mengenai hilangnya Resik juga diteruskan oleh Camat Sukawati, Gusti Ngurah Udayadnya di grup Media BPBD Gianyar. Disampaikan jika Ni Wayan Resik telah meninggalkan rumah sejak Selasa (30/11) sekitar pukul 15.00 WITA. Dan bagi warga yang melihat Resik agar dapat menghubungi nomor telepon yang telah dicantumkan atau melapor ke Pos Polisi terdekat.

Baca Juga :  Soal OTT di Tirta Empul, Ini Kata MMDP, Desa Pakraman dan Pemkab

 

Dikonfirmasi terpisah, Kelian Dinas Kutri, Gusti Ngurah Ari Jesna mengatakan jika menurut informasi yang didapat, ada seorang warga yang melihat Ni Wayan Resik berjalan di Silungan menuju Ubud. “Katanya ada yang melihat di daerah Silungan menuju Ubud. Warga kami ini memang biasa di jalan setiap hari, tapi biasanya masih di wilayah Banjar dan ingat pulang. Dan memang ada gangguan kejiwaan,” ujarnya.

 

Sayangnya, baru kali Ni Wayan Resik berjalan hingga keluar wilayah Banjar sehingga keluarga langsung mengumumkan situasi tersebut. “Sehari-hari aktifitas tidak ada, karena ada gangguan jiwa,” imbuhnya.

 

Dan atas kondisi tersebut, maka pihaknya memohon bantuan informasi apabila melihat Ni Wayan Resik. “Kalau ada yang melihat kami mohon bisa dibantu untuk informasinya dan kami harap warga kami itu dalam keadaan selamat, tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Dikira Mau Bunuh Diri, Mahasiswi Diamankan, Ternyata Mau Ngeprank

Most Read

Artikel Terbaru