alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Sebagian Penerima Vaksin AstraZeneca Alami KIPI

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pasca digunakannya vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca, hampir sebagian penerima vaksin jenis ini mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya mengakui, KIPI pasca penyuntikan vaksin AstraZeneca memang ditemukan di beberapa penerima vaksin di Bali. “Namun demikian, jenis KIPI yang ditemukan pada penerima vaksin AstraZeneca tidak terlalu parah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Adapun jenis KIPI yang dialami penerima vaksin, seperti sakit kepala, demam hingga nyeri persendian. Meskipun ditemukan KIPI, namun dr.Suarjaya mengatakan, kondisinya tidak sampai parah dan bisa diatasi dengan memberikan obat pereda nyeri atau penurun panas, sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Hendak Jemput Istri, Pelaku Jambret di Kediri Ditangkap Polisi

Dokter Suarjaya juga menegaskan, hingga Kamis di Bali belum ada ditemukan gejala KIPI parah seperti yang terjadi di Sulawesi beberapa waktu lalu. “Untuk KIPI di Bali memang ada, namun tidak parah. Sehingga saya tidak melakukan pencatatan. Sebab gejala yang dialami masih bisa diatasi dengan pemberian paracetamol, dan tidak sampai dirawat. Kejadiannya juga dilaporkan melalui telepon saja,” tambahnya.

Karena tidak adanya gejala KIPI parah, maka penyuntikan vaksin jenis AstraZeneca di Bali tetap dilakukan. Hingga saat ini Dinas Kesehatan Provinsi Bali masih memiliki stok vaksin AstraZeneca dan vaksin jenis Sinovac. 

Untuk AstraZeneca sendiri belum ada kiriman lagi, menginggat jumlahnya masih mencukupi untuk melakukan penyuntikkan dosis pertama. Sedangkan penyuntikkan dosis kedua akan dilakukan dua bulan lagi. 

Baca Juga :  Alumni SMA/SMK Se-Bali Optimis Suara Jokowi-Amin Capai 85 Persen

Sementara itu, berdasarkan data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Badung, Denpasar dan Gianyar, total target sasaran vaksinasi di tiga daerah itu berjumlah 170.487 orang. Per Rabu (31/3) sudah ada 82.622 orang yang menerima vaksinasi dosis pertama menggunakan vaksin AstraZeneca tersebut. 

Rinciannya, Badung dari 87.715 sasaran, sudah 32.001 orang yang divaksin. Denpasar dari 35.727 sasaran, sudah 25.867 orang yang divaksin. Gianyar dari 47.045 sasaran, sudah 24.794 yang divaksin AstraZeneca.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Pasca digunakannya vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca, hampir sebagian penerima vaksin jenis ini mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya mengakui, KIPI pasca penyuntikan vaksin AstraZeneca memang ditemukan di beberapa penerima vaksin di Bali. “Namun demikian, jenis KIPI yang ditemukan pada penerima vaksin AstraZeneca tidak terlalu parah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Adapun jenis KIPI yang dialami penerima vaksin, seperti sakit kepala, demam hingga nyeri persendian. Meskipun ditemukan KIPI, namun dr.Suarjaya mengatakan, kondisinya tidak sampai parah dan bisa diatasi dengan memberikan obat pereda nyeri atau penurun panas, sehingga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Denpasar Gelar Lomba Cerdas Cermat dan Yel-Yel Pedagang Pasar Rakyat

Dokter Suarjaya juga menegaskan, hingga Kamis di Bali belum ada ditemukan gejala KIPI parah seperti yang terjadi di Sulawesi beberapa waktu lalu. “Untuk KIPI di Bali memang ada, namun tidak parah. Sehingga saya tidak melakukan pencatatan. Sebab gejala yang dialami masih bisa diatasi dengan pemberian paracetamol, dan tidak sampai dirawat. Kejadiannya juga dilaporkan melalui telepon saja,” tambahnya.

Karena tidak adanya gejala KIPI parah, maka penyuntikan vaksin jenis AstraZeneca di Bali tetap dilakukan. Hingga saat ini Dinas Kesehatan Provinsi Bali masih memiliki stok vaksin AstraZeneca dan vaksin jenis Sinovac. 

Untuk AstraZeneca sendiri belum ada kiriman lagi, menginggat jumlahnya masih mencukupi untuk melakukan penyuntikkan dosis pertama. Sedangkan penyuntikkan dosis kedua akan dilakukan dua bulan lagi. 

Baca Juga :  Kapolres Karangasem Wanti-Wanti Warga Tak Pulang Kampung Saat Lebaran

Sementara itu, berdasarkan data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Badung, Denpasar dan Gianyar, total target sasaran vaksinasi di tiga daerah itu berjumlah 170.487 orang. Per Rabu (31/3) sudah ada 82.622 orang yang menerima vaksinasi dosis pertama menggunakan vaksin AstraZeneca tersebut. 

Rinciannya, Badung dari 87.715 sasaran, sudah 32.001 orang yang divaksin. Denpasar dari 35.727 sasaran, sudah 25.867 orang yang divaksin. Gianyar dari 47.045 sasaran, sudah 24.794 yang divaksin AstraZeneca.


Most Read

Artikel Terbaru

/