alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Ubud Royal Weekend Lahirkan Pengusaha Muda

BALI EXPRESS, GIANYAR – Ubud Royal Weekend (URW) tahun ini merupakan yang keenam kalinya. Dengan usia tersebut, diharapkan event ini dapat  memotivasi dan melahirkan para pengusaha muda. Hal itu diungkapkan Inisiator URW, Hermawan Kertajaya didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Ardhana Sukawati bersama Penglingsir Puri Ubud, Tjok Gede Putra Sukawati, Jumat (3/5). 

 

Hermawan menjelaskan, event ini merupakan kerjasama antara Puri Agung Ubud dengan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing, Museum Puri Lukisan, dan Museum Marketing 3.0. “Tujuannya tidak hanya mengenalkan budaya Ubud ke ruang lingkup lebih besar, tetapi juga memberikan pembekalan dan ruang kepada anak muda untuk berani mengasah kreativitas dalam bidang budaya, wirausaha dan pariwisata,” ungkap Hermawan. 

 

Setiap tahun, URW mengusung tema Culture, Entrepreneurship, Tuorism.  Pelaksanaannya pun selalu dilakukan selama empat hari. Tahun ini dilaksanakan dari tanggal 2 Mei hingga 5 Mei.

 

“Kami tidak menargetkan berapa banyak orang yang datang ke stand-stand, tetapi berapa banyak pengusaha muda yang dihasilkan dari event ini,” terangnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group). 

 

Dijelaskan juga, di areal Puri Lukisan sebanyak 50 stand didirikan. Tujuannya untuk mengembangkan produk lokal yang ada di Ubud. Khusus untuk sekaa teruna se-Kelurahan Ubud, juga disediakan stand gratis untuk memancing minat mereka memulai usaha. 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Ardana Sukawati menyambut baik pelaksanaan URW. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan di tengah-tengah pembangunan pariwisata di Bali.

 

 “Angka pengangguran di Bali memang belum bisa dihapus. Namun, dengan kegiatan ini, diharapkan terwujud generasi muda yang mau berwirausaha. Sehingga rantai kehidupan tidak terputus dan selalu menyambung,”  paparnya. 

 

Ditambahkannya, kegiatan ini juga dihadiri Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. “Bapak Menteri Puspayoga juga akan hadir dalam kegiatan ini, untuk memberikan pandangan entreprenuership sebagai ilmu kewirausahaan. Karena di Ubud ini modelnya ada, bakat ada, dan besok akan dipancing semua itu untuk dikembangkan,” imbuhnya.


BALI EXPRESS, GIANYAR – Ubud Royal Weekend (URW) tahun ini merupakan yang keenam kalinya. Dengan usia tersebut, diharapkan event ini dapat  memotivasi dan melahirkan para pengusaha muda. Hal itu diungkapkan Inisiator URW, Hermawan Kertajaya didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Ardhana Sukawati bersama Penglingsir Puri Ubud, Tjok Gede Putra Sukawati, Jumat (3/5). 

 

Hermawan menjelaskan, event ini merupakan kerjasama antara Puri Agung Ubud dengan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing, Museum Puri Lukisan, dan Museum Marketing 3.0. “Tujuannya tidak hanya mengenalkan budaya Ubud ke ruang lingkup lebih besar, tetapi juga memberikan pembekalan dan ruang kepada anak muda untuk berani mengasah kreativitas dalam bidang budaya, wirausaha dan pariwisata,” ungkap Hermawan. 

 

Setiap tahun, URW mengusung tema Culture, Entrepreneurship, Tuorism.  Pelaksanaannya pun selalu dilakukan selama empat hari. Tahun ini dilaksanakan dari tanggal 2 Mei hingga 5 Mei.

 

“Kami tidak menargetkan berapa banyak orang yang datang ke stand-stand, tetapi berapa banyak pengusaha muda yang dihasilkan dari event ini,” terangnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group). 

 

Dijelaskan juga, di areal Puri Lukisan sebanyak 50 stand didirikan. Tujuannya untuk mengembangkan produk lokal yang ada di Ubud. Khusus untuk sekaa teruna se-Kelurahan Ubud, juga disediakan stand gratis untuk memancing minat mereka memulai usaha. 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Ardana Sukawati menyambut baik pelaksanaan URW. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan di tengah-tengah pembangunan pariwisata di Bali.

 

 “Angka pengangguran di Bali memang belum bisa dihapus. Namun, dengan kegiatan ini, diharapkan terwujud generasi muda yang mau berwirausaha. Sehingga rantai kehidupan tidak terputus dan selalu menyambung,”  paparnya. 

 

Ditambahkannya, kegiatan ini juga dihadiri Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. “Bapak Menteri Puspayoga juga akan hadir dalam kegiatan ini, untuk memberikan pandangan entreprenuership sebagai ilmu kewirausahaan. Karena di Ubud ini modelnya ada, bakat ada, dan besok akan dipancing semua itu untuk dikembangkan,” imbuhnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/