alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Warga Tegalasih, Desa Batuagung Keluhkan Trotoar Jebol

BALI EXPRESS,  NEGARA – Tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana kembali mengeluhkan jebolnya trotoar di wilayah mereka.

Trotoar yang terletak di depan sebuah pasraman itu, sudah lama jebol dan hingga kini belum ada penanganan. Padahal tempat tersebut kerap kali digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pengabenan massal.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Kamis (2/5), lubang-lubang besar terlihat menganga di atas trotoar. Akibatnya, sampah plastik dan dedaunan yang terbawa angin, terlihat menumpuk di dalam got. Kondisi tersebut dikhawatirkan warga dapat menyumbat aliran air saat musim hujan.

“Kami berharap bisa segera ditangani. Beberapa kali ada warga yang terjerembab jatuh ke dalam lubang,”  ujar warga yang ditemui di lokasi Kamis (2/5).

 

Hal senada juga diungkapkan Wayan Mur.  Katanya, trotoar tersebut sudah sejak setahun jebol.  “Dulu sudah pernah diperbaiki, tetapi hanya di sisi selatan. Itu pun banyak diprotes warga karena terlalu tinggi dan sistem drainasenya tidak bagus,” terangnya.

Tidak hanya di Banjar Tegalasih, hal yang sama juga dikeluhkan warga di Jalan Danau Sentani, Kelurahan Lelateng Negara. Trotoar di jalan dekat Hotel Bali Kwi tersebut juga sudah lama jebol dan tidak ditangani sampai sekarang. Warga pun berharap trotoar jebol tersebut segera diperbaiki.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin membenarkan jebolnya trotoar di dua wilayah tersebut.  Dijelaskan Darwin, perbaikan akan dilakukan secara bertahap.

 “Perbaikan trotoar di Jalan Danau Sentani Kelurahan Lelateng dilaksanakan tahun 2019 ini, sedangkan yang di Tegalasih, kami programkan tahun 2020 mendatang,” pungkasnya.


BALI EXPRESS,  NEGARA – Tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana kembali mengeluhkan jebolnya trotoar di wilayah mereka.

Trotoar yang terletak di depan sebuah pasraman itu, sudah lama jebol dan hingga kini belum ada penanganan. Padahal tempat tersebut kerap kali digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pengabenan massal.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) Kamis (2/5), lubang-lubang besar terlihat menganga di atas trotoar. Akibatnya, sampah plastik dan dedaunan yang terbawa angin, terlihat menumpuk di dalam got. Kondisi tersebut dikhawatirkan warga dapat menyumbat aliran air saat musim hujan.

“Kami berharap bisa segera ditangani. Beberapa kali ada warga yang terjerembab jatuh ke dalam lubang,”  ujar warga yang ditemui di lokasi Kamis (2/5).

 

Hal senada juga diungkapkan Wayan Mur.  Katanya, trotoar tersebut sudah sejak setahun jebol.  “Dulu sudah pernah diperbaiki, tetapi hanya di sisi selatan. Itu pun banyak diprotes warga karena terlalu tinggi dan sistem drainasenya tidak bagus,” terangnya.

Tidak hanya di Banjar Tegalasih, hal yang sama juga dikeluhkan warga di Jalan Danau Sentani, Kelurahan Lelateng Negara. Trotoar di jalan dekat Hotel Bali Kwi tersebut juga sudah lama jebol dan tidak ditangani sampai sekarang. Warga pun berharap trotoar jebol tersebut segera diperbaiki.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin membenarkan jebolnya trotoar di dua wilayah tersebut.  Dijelaskan Darwin, perbaikan akan dilakukan secara bertahap.

 “Perbaikan trotoar di Jalan Danau Sentani Kelurahan Lelateng dilaksanakan tahun 2019 ini, sedangkan yang di Tegalasih, kami programkan tahun 2020 mendatang,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/