alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

PNS Pemprov Bali Ditemukan Tewas di Got Depan Kantor Gubernur  

DENPASAR, BALI EXPRESS – Warga yang sedang berolahraga di lapangan Renon dikagetkan dengan penemuan pria yang tergeletak di dalam parit di depan kantor Gubernur Bali, di Jalan Basuki Rahmat, Renon, Denpasar. 

Penemuan mayat tersebut diketahui, Jumat (3/7) pagi. Korban ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Wayan Sudartika, 54. Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), mayat tersebut tepat berada di parit yang berada di depan gerbang keluar atau gerbang Timur Kantor Gubernur Bali. Menurut keterangan tukang parkir di tempar tersebut, peristiwa naas tersebut diketahui sekitar pukul 08.30 pagi. 

Seorang tukang parkir bernama Pak Gusti menerangkan, dia mengetahui adanya mayat tersebut dari salah seorang warga yang memanggil dirinya saat sedang mengatur parkir. “Tadi pagi itu saya sedang mengatur parkir mobil di sebelah barat, ada yang memberitahu saya ada mayat di parit. Saya kemudian lihat, tapi tidak berani terlalu mendekat,” ungkapnya. 

Warga yang melihat pria tersebut tergetak, tidak ada yang berani menyentuh korban dikarenakan takut dengan Covid-19. “Saya sempat diajak untuk mengangkat, tapi karena suasana Covid-19, saya tidak berani,” tuturnya kembali. 

Pria yang tergeletak tersebut, menurut informasi di lapangan merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Biro Umum Pemerintah Provinsi Bali. “Dia memakai baju olahraga, memang kalau hari Jumat pagi jadwal PNS olahraga,” ungkapnya lagi. 

Istri korban, Wayan Sutarsih,54, melalui aparat mengakui suaminya tersebut dalam keadaan sakit. “Istrinya sempat mengingatkan korban kalau kondisinya sedang tidak baik untuk olahraga, karena memang hari Jumat jadwal olahraga di kantor,” terang Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra. 

Khawatir dengan suaminya yang mengidap penyakit komplikasi jantung dan struk sejak beberapa tahun lalu, istrinya menghubungi sang suami memalui telepon, tapi tidak diangkat oleh korban. Istrinya menduga korban sedang olahraga. Istrinya kemudian berangkat ke Kantor di Dinas Pariwisata Provinsi Bali. dan selang beberapa saat kemudian, sang istri mendapat kabar suaminya telah meninggal dunia.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Warga yang sedang berolahraga di lapangan Renon dikagetkan dengan penemuan pria yang tergeletak di dalam parit di depan kantor Gubernur Bali, di Jalan Basuki Rahmat, Renon, Denpasar. 

Penemuan mayat tersebut diketahui, Jumat (3/7) pagi. Korban ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Wayan Sudartika, 54. Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), mayat tersebut tepat berada di parit yang berada di depan gerbang keluar atau gerbang Timur Kantor Gubernur Bali. Menurut keterangan tukang parkir di tempar tersebut, peristiwa naas tersebut diketahui sekitar pukul 08.30 pagi. 

Seorang tukang parkir bernama Pak Gusti menerangkan, dia mengetahui adanya mayat tersebut dari salah seorang warga yang memanggil dirinya saat sedang mengatur parkir. “Tadi pagi itu saya sedang mengatur parkir mobil di sebelah barat, ada yang memberitahu saya ada mayat di parit. Saya kemudian lihat, tapi tidak berani terlalu mendekat,” ungkapnya. 

Warga yang melihat pria tersebut tergetak, tidak ada yang berani menyentuh korban dikarenakan takut dengan Covid-19. “Saya sempat diajak untuk mengangkat, tapi karena suasana Covid-19, saya tidak berani,” tuturnya kembali. 

Pria yang tergeletak tersebut, menurut informasi di lapangan merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Biro Umum Pemerintah Provinsi Bali. “Dia memakai baju olahraga, memang kalau hari Jumat pagi jadwal PNS olahraga,” ungkapnya lagi. 

Istri korban, Wayan Sutarsih,54, melalui aparat mengakui suaminya tersebut dalam keadaan sakit. “Istrinya sempat mengingatkan korban kalau kondisinya sedang tidak baik untuk olahraga, karena memang hari Jumat jadwal olahraga di kantor,” terang Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra. 

Khawatir dengan suaminya yang mengidap penyakit komplikasi jantung dan struk sejak beberapa tahun lalu, istrinya menghubungi sang suami memalui telepon, tapi tidak diangkat oleh korban. Istrinya menduga korban sedang olahraga. Istrinya kemudian berangkat ke Kantor di Dinas Pariwisata Provinsi Bali. dan selang beberapa saat kemudian, sang istri mendapat kabar suaminya telah meninggal dunia.


Most Read

Artikel Terbaru

/