alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Bule Amerika Pemilik Ganja Cair Diungkap, Ngaku untuk Obat Kanker

DENPASAR, BALI EXPRESS – Polresta Denpasar akhirnya mengungkap kasus warga asing bernama Jason P Clark, 47, yang diamankan di Uma Village B7 Jalan Made Bulet, Dalung, Kuta Utara, Badung, atas kepemilikan ganja cair. Mencuat, narkoba itu digunakan oleh tersangka untuk obat kanker.

 

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas yang didampingi Kasatresnarkoba AKP Mirza Gunawan menjelaskan pihaknya menyita barang bukti berupa satu botol kaca berisi cairan ganja warna kuning dengan berat bersih 360 gram. Ada juga enam spait berisi cairan kuning dengan berat bersih 6,01 gram.

 

Penangkapan terhadap bule Amerika Serikat ini atas kerjasama dengan Bea Cukai untuk melakukan control delivery. Diketahui barang tersebut dikirim dari Thailand menggunakan jasa pengiriman ke tempat kejadian perkara (TKP) yang ditinggali tersangka. “Sementara pengakuannya untuk konsumsi sendiri, namun diduga narkoba tersebut juga dibagi kepada temannya, ini yang masih dalami terkait jaringannya,” tutur Perwira Melati Tiga di pundak ini.

Baca Juga :  Adi Wiryatama Tegaskan: Reklamasi Teluk Benoa Tak Bisa Dilaksanakan

 

Tersangka sudah dua tahun di Pulau Dewata. Bule bertubuh jangkung ini sering datang dan pergi. Dalam periode tersebut, dia mengaku sudah dua kali memesan barang haram ini. Kala itu, tersangka seketika berujar bahwa dirinya mengidap kanker. “I Have Cancer for five years (saya punya kanker sudah lima tahun), this is for my medicine (ini untuk obat saya),” ujar bule yang badannya penuh tatto itu.

 

Pengakuan tersebut tentu masih perlu didalami oleh kepolisian untuk pembuktiannya. Meski begitu, di Indonesia memang belum ada izin terkait penggunaan ganja untuk keperluan medis, sehingga Jason tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Bule itu disangkakan Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun, maksimal 12 tahun serta denda Rp 800 juta sampai Rp 8 miliar.

Baca Juga :  Rumah Warga Banjar Cekeng Terbakar

 

Selain itu, Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Adapun kasus ganja cair ini adalah satu dari 45 kasus narkoba berbagai jenis yang ditangani Polresta Denpasar selama periode 1 Juni sampai 31 Juli 2022. Total ada 50 tersangka yang diamankan.

 

“Lima diantaranya adalah warga asing. Berasal dari Jordania, Saudi Arabia, Italia, Inggris dan Amerika yaitu Jason,” lanjut Bambang. Sementara itu, barang bukti yang disita berupa ganja 3.444,12 gram (3,4 kg), Sabu seberat 433,69 gram, extacy 394 butir serta tembakau gorila 5,77 gram. Dari jumlah barang tersebut, Satresnarkoba Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan 70 ribu jiwa generasi muda dari bahaya narkotika.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Polresta Denpasar akhirnya mengungkap kasus warga asing bernama Jason P Clark, 47, yang diamankan di Uma Village B7 Jalan Made Bulet, Dalung, Kuta Utara, Badung, atas kepemilikan ganja cair. Mencuat, narkoba itu digunakan oleh tersangka untuk obat kanker.

 

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas yang didampingi Kasatresnarkoba AKP Mirza Gunawan menjelaskan pihaknya menyita barang bukti berupa satu botol kaca berisi cairan ganja warna kuning dengan berat bersih 360 gram. Ada juga enam spait berisi cairan kuning dengan berat bersih 6,01 gram.

 

Penangkapan terhadap bule Amerika Serikat ini atas kerjasama dengan Bea Cukai untuk melakukan control delivery. Diketahui barang tersebut dikirim dari Thailand menggunakan jasa pengiriman ke tempat kejadian perkara (TKP) yang ditinggali tersangka. “Sementara pengakuannya untuk konsumsi sendiri, namun diduga narkoba tersebut juga dibagi kepada temannya, ini yang masih dalami terkait jaringannya,” tutur Perwira Melati Tiga di pundak ini.

Baca Juga :  Simpan Sabu, Pedagang Ayam Asal Sumenep Ditangkap Polresta Denpasar

 

Tersangka sudah dua tahun di Pulau Dewata. Bule bertubuh jangkung ini sering datang dan pergi. Dalam periode tersebut, dia mengaku sudah dua kali memesan barang haram ini. Kala itu, tersangka seketika berujar bahwa dirinya mengidap kanker. “I Have Cancer for five years (saya punya kanker sudah lima tahun), this is for my medicine (ini untuk obat saya),” ujar bule yang badannya penuh tatto itu.

 

Pengakuan tersebut tentu masih perlu didalami oleh kepolisian untuk pembuktiannya. Meski begitu, di Indonesia memang belum ada izin terkait penggunaan ganja untuk keperluan medis, sehingga Jason tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Bule itu disangkakan Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun, maksimal 12 tahun serta denda Rp 800 juta sampai Rp 8 miliar.

Baca Juga :  Hari Kemerdekaan RI, Pengendara Heningkan Cipta di Persimpangan

 

Selain itu, Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Adapun kasus ganja cair ini adalah satu dari 45 kasus narkoba berbagai jenis yang ditangani Polresta Denpasar selama periode 1 Juni sampai 31 Juli 2022. Total ada 50 tersangka yang diamankan.

 

“Lima diantaranya adalah warga asing. Berasal dari Jordania, Saudi Arabia, Italia, Inggris dan Amerika yaitu Jason,” lanjut Bambang. Sementara itu, barang bukti yang disita berupa ganja 3.444,12 gram (3,4 kg), Sabu seberat 433,69 gram, extacy 394 butir serta tembakau gorila 5,77 gram. Dari jumlah barang tersebut, Satresnarkoba Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan 70 ribu jiwa generasi muda dari bahaya narkotika.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/