alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Gubernur Koster Sambangi Samsat Buleleng, Tengok Layanan Drive Thru

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kunjungan kerja Gubernur Bali Wayan Koster Rabu (3/8) pagi ke Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali atau Kantor Samsat Buleleng di Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, untuk memantau langsung kondisi serta pelayanan kepada wajib pajak. Terlebih saat ini, Gubernur Koster mengeluarkan kebijakan pemutihan, yakni pembebasan bunga dan denda terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) yang berlaku hingga 31 Agustus 2022 mendatang.

 

Kebijakan yang dimaksud dituangkan dalam Pergub Bali Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pembebasan Pokok Dan Penghapusan Sanksi Administratif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor. Selain itu juga Pergub Bali Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga dan Denda Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor.

 

Gubernur Koster juga menyempatkan diri melihat layanan Samsat Drive Thru. Pada kesempatan itu, Gubernur Koster mengapresiasi pelayanan samsat drive thru yang dinilai cepat dan efisien. Pelayanan samsat drive thru hanya berlangsung sekitar 2 menit. “Ternyata disini bisa lebih cepat. Semakin cepat semakin bagus. Cuma 2 menit langsung jadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Bali Terapkan Pemutihan Denda PKB dan BBNKB

 

Usai pemantauan, Gubernur Koster mengatakan ada dua kebijakan strategis yang diberlakukan mengenai perpajakan kendaraan bermotor tahun ini. Pertama adalah gratis BBNKB II yang sebelumnya berlaku per tanggal 5 Januari hingga 3 Juni lalu. Kemudian ada pemutihan, yakni pembebasan bunga dan denda terhadap pembayaran PKB yang diberlakukan per tanggal 4 April hingga 31 Agustus mendatang. “Ini kebijakan yang menolong masyarakat. Serta momentum yang tepat, setelah pandemi dua tahun, masyarakat mendapat diskon keringanan bebas denda dan bunga. Saya memantau pelaksanaan kebijakan pemutihan dan pemberian keringanan bagi penunggak pajak, maupun yang tertunda lama balik nama,” kata dia.

 

Kepala UPTD Samsat Buleleng, I Gusti Nyoman Adi Wijaya menyebutkan, pihaknya tetap berusaha menggenjot realisasi pajak kendaraan bermotor. Sejumlah inovasi layanan pun diterapkan untuk mengejar target kerja. Selain ada samsat drive thru, juga ada layanan door to door, serta samsat keliling dan samsat kerti ke desa-desa yang diterapkan Kantor Samsat Buleleng.

Baca Juga :  Kasus Jambret dan Bunuh Diri Paling Menonjol di Badung

 

Berdasarkan data yang diperoleh dari UPTD Samsat Buleleng, jumlah kendaraan aktif di Buleleng sebanyak 27.549 unit. Terdiri dari 288.643 unit roda dua dan 38.906 unit roda empat. Dari jumlah tersebut yang tercatat aktif membayar pajak 5 tahun sebanyak 206.082 unit dan yang menunggak 21.467 unit.

 

Sedangkan untuk realisasi PKB hingga 2 Agustus 2022, sudah tercapai Rp 60 miliar lebih atau 62 persen lebih dari target sebesar Rp 96 miliar lebih. Sedangkan untuk realisasi BBNKB sudah terealisasi sebesar Rp 32 miliar lebih atau 51 persen dari target Rp 62 miliar lebih. Sedangan untuk realisasi target extra effort Gubernur dengan target sebesar Rp 125 miliar, saat ini tercapai Rp 60 miliar atau 48 persen.






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kunjungan kerja Gubernur Bali Wayan Koster Rabu (3/8) pagi ke Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali atau Kantor Samsat Buleleng di Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, untuk memantau langsung kondisi serta pelayanan kepada wajib pajak. Terlebih saat ini, Gubernur Koster mengeluarkan kebijakan pemutihan, yakni pembebasan bunga dan denda terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) yang berlaku hingga 31 Agustus 2022 mendatang.

 

Kebijakan yang dimaksud dituangkan dalam Pergub Bali Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pembebasan Pokok Dan Penghapusan Sanksi Administratif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor. Selain itu juga Pergub Bali Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga dan Denda Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor.

 

Gubernur Koster juga menyempatkan diri melihat layanan Samsat Drive Thru. Pada kesempatan itu, Gubernur Koster mengapresiasi pelayanan samsat drive thru yang dinilai cepat dan efisien. Pelayanan samsat drive thru hanya berlangsung sekitar 2 menit. “Ternyata disini bisa lebih cepat. Semakin cepat semakin bagus. Cuma 2 menit langsung jadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tabrak Karang, Hilang 28 Jam, Kadek Suardika Ditemukan di Rumpon

 

Usai pemantauan, Gubernur Koster mengatakan ada dua kebijakan strategis yang diberlakukan mengenai perpajakan kendaraan bermotor tahun ini. Pertama adalah gratis BBNKB II yang sebelumnya berlaku per tanggal 5 Januari hingga 3 Juni lalu. Kemudian ada pemutihan, yakni pembebasan bunga dan denda terhadap pembayaran PKB yang diberlakukan per tanggal 4 April hingga 31 Agustus mendatang. “Ini kebijakan yang menolong masyarakat. Serta momentum yang tepat, setelah pandemi dua tahun, masyarakat mendapat diskon keringanan bebas denda dan bunga. Saya memantau pelaksanaan kebijakan pemutihan dan pemberian keringanan bagi penunggak pajak, maupun yang tertunda lama balik nama,” kata dia.

 

Kepala UPTD Samsat Buleleng, I Gusti Nyoman Adi Wijaya menyebutkan, pihaknya tetap berusaha menggenjot realisasi pajak kendaraan bermotor. Sejumlah inovasi layanan pun diterapkan untuk mengejar target kerja. Selain ada samsat drive thru, juga ada layanan door to door, serta samsat keliling dan samsat kerti ke desa-desa yang diterapkan Kantor Samsat Buleleng.

Baca Juga :  Maling Ayam Aduan, Empat Remaja Diamankan

 

Berdasarkan data yang diperoleh dari UPTD Samsat Buleleng, jumlah kendaraan aktif di Buleleng sebanyak 27.549 unit. Terdiri dari 288.643 unit roda dua dan 38.906 unit roda empat. Dari jumlah tersebut yang tercatat aktif membayar pajak 5 tahun sebanyak 206.082 unit dan yang menunggak 21.467 unit.

 

Sedangkan untuk realisasi PKB hingga 2 Agustus 2022, sudah tercapai Rp 60 miliar lebih atau 62 persen lebih dari target sebesar Rp 96 miliar lebih. Sedangkan untuk realisasi BBNKB sudah terealisasi sebesar Rp 32 miliar lebih atau 51 persen dari target Rp 62 miliar lebih. Sedangan untuk realisasi target extra effort Gubernur dengan target sebesar Rp 125 miliar, saat ini tercapai Rp 60 miliar atau 48 persen.






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/