alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Rumah Rusak Terdampak Gempa, BPBD Masih Usulkan Bantuan

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Gempa yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan beberapa rumah warga dan beberapa fasilitas umum di Desa Tianyar Barat dan Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem akan mengusulkan bantuan perbaikan ke Pemprov Bali.

Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menjelaskan, untuk yang diusulkan nantinya adalah rumah yang mengalami kerusakan sedang atau berat. Karena yang terjadi beberapa waktu lalu tergolong kerusakan ringan dan sedang, maka yang ringan tidak diusulkan. “Tidak sepenuhnya dibantu, tapi sebagai perangsang untuk perbaikan rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (2/8).

Sedangkan untuk bantuan langsung berupa sembako dan barang-barang lainnya, Arimbawa mengaku sudah dibagikan. “Memang yang mengalami rusak sedang dan berat kami prioritaskan. Yang rusak ringan berupa genteng jatuh itu masih bisa diatensi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Banyak Kios Tutup, Pasar Loka Crana Kotor

Hingga saat ini, pihaknya masih mendapatkan laporan dari pihak desa, baik itu melalui Perbekel ataupun kawil masing-masing. Untuk sementara data yang telah diterima olehnya, terdapat 40 rumah warga atau fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah.

“Kami harap dari desa lebih cepat mengirim data. Begitu ada bencana kan seharusnya melakukan pendataan awal. Kami sudah minta kepala desa untuk mengatensi pendataan,” terangnya.

Arimbawa berharap, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana supaya membangun rumah sesuai dengan struktur bangunan. Dari pantauannya di lapangan, yang mengalami kerusakan akibat gempa ini kebanyakan yang tidak sesuai dengan kontruksi saat ini.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sumatera Barat

“Atau paling aman untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana itu membangun rumah setengah bata, atau membangun rumah knockdown yang bahannya ringan-ringan, sehingga tidak terjadi kerusakan setiap gempa,” harapnya. (dir)

 


KARANGASEM, BALI EXPRESS – Gempa yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan beberapa rumah warga dan beberapa fasilitas umum di Desa Tianyar Barat dan Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem akan mengusulkan bantuan perbaikan ke Pemprov Bali.

Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menjelaskan, untuk yang diusulkan nantinya adalah rumah yang mengalami kerusakan sedang atau berat. Karena yang terjadi beberapa waktu lalu tergolong kerusakan ringan dan sedang, maka yang ringan tidak diusulkan. “Tidak sepenuhnya dibantu, tapi sebagai perangsang untuk perbaikan rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (2/8).

Sedangkan untuk bantuan langsung berupa sembako dan barang-barang lainnya, Arimbawa mengaku sudah dibagikan. “Memang yang mengalami rusak sedang dan berat kami prioritaskan. Yang rusak ringan berupa genteng jatuh itu masih bisa diatensi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sumatera Barat

Hingga saat ini, pihaknya masih mendapatkan laporan dari pihak desa, baik itu melalui Perbekel ataupun kawil masing-masing. Untuk sementara data yang telah diterima olehnya, terdapat 40 rumah warga atau fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah.

“Kami harap dari desa lebih cepat mengirim data. Begitu ada bencana kan seharusnya melakukan pendataan awal. Kami sudah minta kepala desa untuk mengatensi pendataan,” terangnya.

Arimbawa berharap, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana supaya membangun rumah sesuai dengan struktur bangunan. Dari pantauannya di lapangan, yang mengalami kerusakan akibat gempa ini kebanyakan yang tidak sesuai dengan kontruksi saat ini.

Baca Juga :  Dewan Atensi Bangunan Hotel Diduga Serobot Kawasan Suci

“Atau paling aman untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana itu membangun rumah setengah bata, atau membangun rumah knockdown yang bahannya ringan-ringan, sehingga tidak terjadi kerusakan setiap gempa,” harapnya. (dir)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/