alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Bupati Mahayastra Instruksikan Pecat Pemalsu Akta Cerai

GIANYAR, BALI EXPRESS – Permasalahan pemalsuan akta perceraian yang dilakukan oleh oknum Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar, terus berlanjut. 

Menanggapi hal itu, Bupati Gianyar, Made Mahayastra bertindak tegas dan menginstruksikan oknum tersebut agar diberhentikan alias dipecat.

Hal itu diungkapkan Mahayastra, saat ditemui awak media, Kamis (3/9). Penindaklanjutan permasalahan itu, guna tidak menyemarkan nama baik instantasi Disdukcapil sebagai pelayan masyarakat.

“Saya sudah tahu, tapi belum dapat laporan resmi dari Kadis, nanti saya intruksikan dipecat saja. Meski lama sebagai pekerja di sana, itu kesalahan fatal dan masuk pidana, kita harus tegas,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pria asal Kecamatan Payangan ini, juga akan melakukan penelusuran melalui Badan Kepegawaian Daerah.  “Mudah-mudahan tidak terulang kembali, ini adalah akta negara yang dipalsukan. Jika ada pihak yang dirugikan bisa dilaporkan ke polisi,”  ungkapnya.

“Kita harus maksimal memberikan terbaik, THL maupun PNS tidak boleh begitu. Ini sudah masuk pidana, sehingga saya intruksikan diberhentikan saja,” imbuh Mahayastra.

Menanggapi hal tersebut, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, merasa prihatin. Sebab, intsansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru melakukan hal yang termasuk kejahatan administrasi. Dengan demikian, pihaknya dalam waktu dekat ini akan menyambangi Kantor Disdukcapil Kabupaten Gianyar.

“Tentu kami berharap pemerintah daerah segera mengambil sikap, karena ini merupakan kejahatan administratif yang merugikan publik,” imbuhnya.  

Dikonfirmasi terpisah, Humas PN Gianyar, Wawan Edi Prastiyo, mengaku, masih akan menunggu klarifikasi dari Disdukcapil Kabupaten Gianyar. Disinggung apa tindaklanjut PN setelah Disdukcapil mengakui kesalahan tersebut? “Kami tunggu klarifikasi dari Disdukcapil,” tandasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Permasalahan pemalsuan akta perceraian yang dilakukan oleh oknum Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar, terus berlanjut. 

Menanggapi hal itu, Bupati Gianyar, Made Mahayastra bertindak tegas dan menginstruksikan oknum tersebut agar diberhentikan alias dipecat.

Hal itu diungkapkan Mahayastra, saat ditemui awak media, Kamis (3/9). Penindaklanjutan permasalahan itu, guna tidak menyemarkan nama baik instantasi Disdukcapil sebagai pelayan masyarakat.

“Saya sudah tahu, tapi belum dapat laporan resmi dari Kadis, nanti saya intruksikan dipecat saja. Meski lama sebagai pekerja di sana, itu kesalahan fatal dan masuk pidana, kita harus tegas,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pria asal Kecamatan Payangan ini, juga akan melakukan penelusuran melalui Badan Kepegawaian Daerah.  “Mudah-mudahan tidak terulang kembali, ini adalah akta negara yang dipalsukan. Jika ada pihak yang dirugikan bisa dilaporkan ke polisi,”  ungkapnya.

“Kita harus maksimal memberikan terbaik, THL maupun PNS tidak boleh begitu. Ini sudah masuk pidana, sehingga saya intruksikan diberhentikan saja,” imbuh Mahayastra.

Menanggapi hal tersebut, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, merasa prihatin. Sebab, intsansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru melakukan hal yang termasuk kejahatan administrasi. Dengan demikian, pihaknya dalam waktu dekat ini akan menyambangi Kantor Disdukcapil Kabupaten Gianyar.

“Tentu kami berharap pemerintah daerah segera mengambil sikap, karena ini merupakan kejahatan administratif yang merugikan publik,” imbuhnya.  

Dikonfirmasi terpisah, Humas PN Gianyar, Wawan Edi Prastiyo, mengaku, masih akan menunggu klarifikasi dari Disdukcapil Kabupaten Gianyar. Disinggung apa tindaklanjut PN setelah Disdukcapil mengakui kesalahan tersebut? “Kami tunggu klarifikasi dari Disdukcapil,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/