alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Tambah Lagi Tujuh Orang Positif Covid-19 di Jembrana

NEGARA, BALI EXPRESS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana mencatat penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 sebanyak tujuh orang. Dari jumlah itu, dua merupakan kontak erat dengan pasien positif yang meninggal dari Pengambengan beberapa waktu lalu.

“Satu dokter asal Sangkaragung yang bertugas di Puskesmas Pengambengan terkonfirmasi Covid-19 hari ini. Dia ada riwayat kontak dan sempat merawat pasien positif yang meninggal asal dari Pengambengan,” ujar Jubir GTPP Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Kamis (3/9).

Selain itu, anak kedua dari pasien meninggal asal Pengambengan yang sudah dimakamkan dengan protokol Covid itu juga terkonfirmasi Covid-19. Penambahan lainnya berasal dari tiga orang yang masih satu keluarga asal Desa Baluk. Ketiganya merupakan klaster dari bidan yang bertugas di Puskesmas I Negara dan terkonfirmasi positif pada 29 Agustus lalu. Ketiganya, yakni ibu kandung bidan berumur 46 tahun, anak laki-laki dari bidan berusia 14 tahun, serta satu orang keponakan dari bidan yang berusia 4 tahun.

Sementara itu, dua tambaha pasien lainnya berasal dari seorang laki-laki usia 40 tahun asal Loloan Timur dan seorang laki-laki asal Banyubiru berusia 36 tahun. “Keduanya tercatat reaktif dari hasil rapid test di Puskesmas. Selanjutnya dilakukan swab, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19,” terangnya.

Selain adanya penambahan pasien positif, GTPP Covid-19 Jembrana kembali memulangkan 4 orang pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga total pasien sembuh di Jembrana sebanyak 105 orang. Dimana 49 orang lagi masih dirawat dengan rincian 28 dirawat di RSU Negara, 4 orang isolasi mandiri di Hotel Jimbarwana, 2 orang dirawat di Denpasar, serta 15 orang jalani isolasi mandiri di rumah. “Sementara kasus meninggal dunia warga terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana hingga hari ini tercatat 3 orang,” pungkasnya.


NEGARA, BALI EXPRESS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana mencatat penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 sebanyak tujuh orang. Dari jumlah itu, dua merupakan kontak erat dengan pasien positif yang meninggal dari Pengambengan beberapa waktu lalu.

“Satu dokter asal Sangkaragung yang bertugas di Puskesmas Pengambengan terkonfirmasi Covid-19 hari ini. Dia ada riwayat kontak dan sempat merawat pasien positif yang meninggal asal dari Pengambengan,” ujar Jubir GTPP Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Kamis (3/9).

Selain itu, anak kedua dari pasien meninggal asal Pengambengan yang sudah dimakamkan dengan protokol Covid itu juga terkonfirmasi Covid-19. Penambahan lainnya berasal dari tiga orang yang masih satu keluarga asal Desa Baluk. Ketiganya merupakan klaster dari bidan yang bertugas di Puskesmas I Negara dan terkonfirmasi positif pada 29 Agustus lalu. Ketiganya, yakni ibu kandung bidan berumur 46 tahun, anak laki-laki dari bidan berusia 14 tahun, serta satu orang keponakan dari bidan yang berusia 4 tahun.

Sementara itu, dua tambaha pasien lainnya berasal dari seorang laki-laki usia 40 tahun asal Loloan Timur dan seorang laki-laki asal Banyubiru berusia 36 tahun. “Keduanya tercatat reaktif dari hasil rapid test di Puskesmas. Selanjutnya dilakukan swab, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19,” terangnya.

Selain adanya penambahan pasien positif, GTPP Covid-19 Jembrana kembali memulangkan 4 orang pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga total pasien sembuh di Jembrana sebanyak 105 orang. Dimana 49 orang lagi masih dirawat dengan rincian 28 dirawat di RSU Negara, 4 orang isolasi mandiri di Hotel Jimbarwana, 2 orang dirawat di Denpasar, serta 15 orang jalani isolasi mandiri di rumah. “Sementara kasus meninggal dunia warga terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana hingga hari ini tercatat 3 orang,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/