alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Tujuh Server Penuh, Kominfosanti Butuh Dua Server Lagi  

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Server milik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng,  sudah penuh.

Tak pelak, Kominfosanti saat ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk pengadaan dua server, agar bisa menampung aplikasi-aplikasi pelayanan  berbasis online milik seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Buleleng.

Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, I Ketut Suweca, menjelaskan, server yang dimiliki saat ini berjumlah tujuh unit, dan sudah penuh karena menampung sebanyak 47 aplikasi milik beberapa OPD.

Selain dinyatakan penuh, Suweca menyebut, masih ada beberapa OPD yang membutuhkan aplikasi-aplikasi baru dalam pelayanannya.

“Seperti DPRD, mereka rencananya mau buat aplikasi jaringan dokumentasi informasi hukum. Untuk itu, kami membutuhkan paling sedikit dua server lagi untuk menampung data dalam aplikasi itu,” jelas Suweca saat dikonfirmasi, Kamis (3/9) pagi.

Suweca optimis, dengan penambahan dua server ini, Suweca menyebut, akan mampu menampung sekitar delapan aplikasi baru milik OPD. “Dengan dua server ini, aplikasi baru akan bisa berjalan dengan maksimal, sehingga tidak ada lagi terjadi problem,” jelasnya.

Agar segera terealisasi, Suweca mengaku telah mengomunikasikan kebutuhan dua server baru ini kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), agar dapat dianggarkan di APBD 2021 mendatang.

“Satu server itu anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 200 juta. Namun kami paham, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pendapatan daerah kita berkurang. Tapi, mudah-mudahan tahun depan kami bisa mendapatkan dua server baru ini,” tutupnya. 

 


SINGARAJA, BALI EXPRESS-Server milik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng,  sudah penuh.

Tak pelak, Kominfosanti saat ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk pengadaan dua server, agar bisa menampung aplikasi-aplikasi pelayanan  berbasis online milik seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Buleleng.

Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, I Ketut Suweca, menjelaskan, server yang dimiliki saat ini berjumlah tujuh unit, dan sudah penuh karena menampung sebanyak 47 aplikasi milik beberapa OPD.

Selain dinyatakan penuh, Suweca menyebut, masih ada beberapa OPD yang membutuhkan aplikasi-aplikasi baru dalam pelayanannya.

“Seperti DPRD, mereka rencananya mau buat aplikasi jaringan dokumentasi informasi hukum. Untuk itu, kami membutuhkan paling sedikit dua server lagi untuk menampung data dalam aplikasi itu,” jelas Suweca saat dikonfirmasi, Kamis (3/9) pagi.

Suweca optimis, dengan penambahan dua server ini, Suweca menyebut, akan mampu menampung sekitar delapan aplikasi baru milik OPD. “Dengan dua server ini, aplikasi baru akan bisa berjalan dengan maksimal, sehingga tidak ada lagi terjadi problem,” jelasnya.

Agar segera terealisasi, Suweca mengaku telah mengomunikasikan kebutuhan dua server baru ini kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), agar dapat dianggarkan di APBD 2021 mendatang.

“Satu server itu anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 200 juta. Namun kami paham, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pendapatan daerah kita berkurang. Tapi, mudah-mudahan tahun depan kami bisa mendapatkan dua server baru ini,” tutupnya. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/