alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Klungkung Turun ke Zona Kuning, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Kabupaten Klungkung turun status dari zona oranye menjadi kuning Covid-19 sejak beberapa hari lalu. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat tidak lengah karena setelah zona kuning bisa naik lagi menjadi oranye, bahkan merah atau turun menjadi hijau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Made Adi Swapatni mengungkapkan, status zona ditentukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan laporan perkembangan kasus dari pemerintah daerah, seperti penurunan atau kenaikan kasus, angka kematian, angka kesembuhan, contact tracing (pelacakan kontak) dan lainnya. Zona tersebut biasanya dievaluasi tiap dua pekan sehingga tidak menutup kemungkinan berubah menjadi oranye dan lainnya. Tergantung perilaku masyarakat mengikuti protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Status kuning tidak lantas membuat masyarakat lengah. Tetap waspada mengikuti prokes. Apalagi tidak semua kabupaten zona kuning. Masih ada yang oranye. “Dumogi, kalau masyarakat kita taat protokol kesehatan sehingga tidak banyak terjadi peningkatan kasus,  ya bisa turun dari kuning menjadi hijau,” terang Adi Swapatni, Rabu (2/12).

Selain mengimbau masyarakat tetap taat prokes, pihaknya juga memastikan bahwa RSUD Klungkung tetap menyediakan ruang rawat dan perlengkapan lain untuk pasien Covid-19. Pun demikian dengan pelacakan kontak juga tetap gencar. “Tidak boleh lengah,” tegasnya.

Di sisi lain, yustisi prokes juga tetap gencar. Seperti dilakukan Rabu, tim yustisi menggelar operasi di Jalan Raya Klungkung-Karangasem, di depan Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan,  Kecamatan Dawan. Hasilnya, sejumlah warga ditemukan tidak menggunakan masker sehingga harus kena denda. Ada juga yang dihukum push-up maupun bersih-bersih di areal Pura Goa Lawah.

“Operasi masker ini bertujuan agar masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan serta sadar akan bahaya Covid-19 sehingga terhindar dari wabah,” ujar Waka Polres Klungkung Kompol Sindar Sinaga yang ikut operasi yustisi.

Secara terpisah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, zona oranye menjadi kuning tidak terlepas dari angka kesembuhan jauh lebih tinggi ketimbang kasus baru. Ia pun mengimbau masyarakat tetap mengikuti prokes, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak. Terlebih warga di Nusa Penida. Apabila ingin pariwisata pulih, wisatawan datang ke sana, maka masyarakat wajib menjalankan prokes. “Tidak ada ruginya kok pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” kata Suwirta.


SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Kabupaten Klungkung turun status dari zona oranye menjadi kuning Covid-19 sejak beberapa hari lalu. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat tidak lengah karena setelah zona kuning bisa naik lagi menjadi oranye, bahkan merah atau turun menjadi hijau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Made Adi Swapatni mengungkapkan, status zona ditentukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan laporan perkembangan kasus dari pemerintah daerah, seperti penurunan atau kenaikan kasus, angka kematian, angka kesembuhan, contact tracing (pelacakan kontak) dan lainnya. Zona tersebut biasanya dievaluasi tiap dua pekan sehingga tidak menutup kemungkinan berubah menjadi oranye dan lainnya. Tergantung perilaku masyarakat mengikuti protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Status kuning tidak lantas membuat masyarakat lengah. Tetap waspada mengikuti prokes. Apalagi tidak semua kabupaten zona kuning. Masih ada yang oranye. “Dumogi, kalau masyarakat kita taat protokol kesehatan sehingga tidak banyak terjadi peningkatan kasus,  ya bisa turun dari kuning menjadi hijau,” terang Adi Swapatni, Rabu (2/12).

Selain mengimbau masyarakat tetap taat prokes, pihaknya juga memastikan bahwa RSUD Klungkung tetap menyediakan ruang rawat dan perlengkapan lain untuk pasien Covid-19. Pun demikian dengan pelacakan kontak juga tetap gencar. “Tidak boleh lengah,” tegasnya.

Di sisi lain, yustisi prokes juga tetap gencar. Seperti dilakukan Rabu, tim yustisi menggelar operasi di Jalan Raya Klungkung-Karangasem, di depan Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan,  Kecamatan Dawan. Hasilnya, sejumlah warga ditemukan tidak menggunakan masker sehingga harus kena denda. Ada juga yang dihukum push-up maupun bersih-bersih di areal Pura Goa Lawah.

“Operasi masker ini bertujuan agar masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan serta sadar akan bahaya Covid-19 sehingga terhindar dari wabah,” ujar Waka Polres Klungkung Kompol Sindar Sinaga yang ikut operasi yustisi.

Secara terpisah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, zona oranye menjadi kuning tidak terlepas dari angka kesembuhan jauh lebih tinggi ketimbang kasus baru. Ia pun mengimbau masyarakat tetap mengikuti prokes, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak. Terlebih warga di Nusa Penida. Apabila ingin pariwisata pulih, wisatawan datang ke sana, maka masyarakat wajib menjalankan prokes. “Tidak ada ruginya kok pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” kata Suwirta.


Most Read

Artikel Terbaru

/