alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Apel Kasatwil Polri di Bali, Jokowi Wanti-Wanti Penanganan Omicron

BADUNG, BALI EXPRESS – Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres digelar Mabes Polri di The Apurva Kempinski Hotel, Jalan Raya Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (3/12). Agenda tersebut turut dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan.

 

Selain orang nomor satu di Indonesia itu, acara tentunya dihadiri juga oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Serta Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. 

 

“Kegiatan ini alam rangka menyatukan persepsi dan mempersiapkan agenda – agenda penting yang harus dilakukan baik akhir tahun 2021 maupun awal 2022,” terang Kadivhumas Polri, Irjenpol Dedi Prasetyo. Selain membahas agenda yang akan datang, penanganan dan pengendalian Covid-19 juga menjadi fokus.

 

Irjenpol Dedi menjelaskan Presiden dalam acara itu mengingatkan  tentang penanganan Covid-19, terutama dalam menghadapi varian terbaru yaitu Omicron. Sebab dari yang ada sebelumnya, varian ini digadang-gadang lima kali lebih cepat dan kuat penularannya. Jangan sampai Indonesia mengalami gelombang III apalagi IV Covid-19. Karena dampaknya sangat merugikan, baik krisis kesehatan, maupun ekonomi.

 

“Meskipun saat ini Indonesia  diposisi cukup baik dalam penanganan Covid-19 menduduki level I, tapi Presiden berharap masyarakat tidak lengah dan abai. Informasi dapat (Omicron) sudah ada di Singapura. Diimbau warga negara yang bepergian ke wilayah rawan Omicron harus hati-hati” tuturnya. Kepolisian pun bersama dengan TNI diminta hati-hati dan terus melakukan akselerasi vaksinasi yang sudah baik dilaksanakan selama ini. Juga penguatan penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) 3M, dan 3T.

 

Pengetatan ini khususnya di Bali, lantaran sebagai salah satu destinasi internasional. Apalagi, Pulau Dewata kedepannya menghadapi even-even internasional seperti KTT G20. Nantinya Satgas Covid-19 melakukan pengetatan tiap warga negara asing dan lokal. Termasuk menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun baru yang sudah dekat merujuk Instruksi Mendagri bahwa seluruh Indonesia diterapkan PPKM Level III.

 

Polri melakukan persiapan dan gelar pos pelayanan (posyan). Selain itu optimalisasi PPKM tingkat RT dan desa, termasuk lokasi tujuan mudik dan memaksimalkan Posko PPKM. “Diinstruksikan Polri berkolaborasi dengan instansi terkait lain menyukseskan G20, menekankan supaya Polri membantu pengawasan pintu masuk baik udara, laut dan darat,” tambahnya.  

 

Pengetatan penanganan Covid-19 perlu dibarengi penjagaan stabilitas keamanan. Karena ini bentuk kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sebagai satu-satunya negara berkembang pertama kali diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara G20. 

 

Selain itu, Jokowi memerintahkan Polri untuk menjaga dan mengawal investasi yang ada di Indonesia. Sebab penguatan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah investasi. Polri betul-betul diminta menyikapi setiap perkembangan dinamis yang terjadi di Indonesia. 


BADUNG, BALI EXPRESS – Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres digelar Mabes Polri di The Apurva Kempinski Hotel, Jalan Raya Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (3/12). Agenda tersebut turut dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan.

 

Selain orang nomor satu di Indonesia itu, acara tentunya dihadiri juga oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Serta Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Kapolda Bali Irjenpol Putu Jayan Danu Putra, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. 

 

“Kegiatan ini alam rangka menyatukan persepsi dan mempersiapkan agenda – agenda penting yang harus dilakukan baik akhir tahun 2021 maupun awal 2022,” terang Kadivhumas Polri, Irjenpol Dedi Prasetyo. Selain membahas agenda yang akan datang, penanganan dan pengendalian Covid-19 juga menjadi fokus.

 

Irjenpol Dedi menjelaskan Presiden dalam acara itu mengingatkan  tentang penanganan Covid-19, terutama dalam menghadapi varian terbaru yaitu Omicron. Sebab dari yang ada sebelumnya, varian ini digadang-gadang lima kali lebih cepat dan kuat penularannya. Jangan sampai Indonesia mengalami gelombang III apalagi IV Covid-19. Karena dampaknya sangat merugikan, baik krisis kesehatan, maupun ekonomi.

 

“Meskipun saat ini Indonesia  diposisi cukup baik dalam penanganan Covid-19 menduduki level I, tapi Presiden berharap masyarakat tidak lengah dan abai. Informasi dapat (Omicron) sudah ada di Singapura. Diimbau warga negara yang bepergian ke wilayah rawan Omicron harus hati-hati” tuturnya. Kepolisian pun bersama dengan TNI diminta hati-hati dan terus melakukan akselerasi vaksinasi yang sudah baik dilaksanakan selama ini. Juga penguatan penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) 3M, dan 3T.

 

Pengetatan ini khususnya di Bali, lantaran sebagai salah satu destinasi internasional. Apalagi, Pulau Dewata kedepannya menghadapi even-even internasional seperti KTT G20. Nantinya Satgas Covid-19 melakukan pengetatan tiap warga negara asing dan lokal. Termasuk menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun baru yang sudah dekat merujuk Instruksi Mendagri bahwa seluruh Indonesia diterapkan PPKM Level III.

 

Polri melakukan persiapan dan gelar pos pelayanan (posyan). Selain itu optimalisasi PPKM tingkat RT dan desa, termasuk lokasi tujuan mudik dan memaksimalkan Posko PPKM. “Diinstruksikan Polri berkolaborasi dengan instansi terkait lain menyukseskan G20, menekankan supaya Polri membantu pengawasan pintu masuk baik udara, laut dan darat,” tambahnya.  

 

Pengetatan penanganan Covid-19 perlu dibarengi penjagaan stabilitas keamanan. Karena ini bentuk kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sebagai satu-satunya negara berkembang pertama kali diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara G20. 

 

Selain itu, Jokowi memerintahkan Polri untuk menjaga dan mengawal investasi yang ada di Indonesia. Sebab penguatan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah investasi. Polri betul-betul diminta menyikapi setiap perkembangan dinamis yang terjadi di Indonesia. 


Most Read

Artikel Terbaru

/