alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Operasi Aman Nusa II Fokus Cegah Penyebaran Covid-19

BANGLI, BALI EXPRESS- Polres Bangli menggelar Operasi Aman Nusa Agung II, selama 30 hari yaitu 2-31 Desember. Operasi ini fokus untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan usai memimpin apel kesiapan operasi, Kamis (2/12) mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukan selama operasi. Di antaranya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Masyarakat agar rajin mencuci tangan, selalu pakai masker menjaga jarak, dan lainnya.  

Edukasi dan sosialisasi ini dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas di masing-masing desa/kelurahan dan Sat Binmas. Kemudian pembagian masker, kegiatan tracing, dan peningkatan vaksinasi. Selain itu juga dilakukan operasi yustisi kerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli. Kegiatan lainnya adalah mengaktifkan kembali posko satgas di masing-masing desa serta melakukan pemeriksaan di perbatasan melalui aplikasi PeduliLindungi. “Adanya varian baru ini tentunya harus diantisipasi agar tidak menyebar di wilayah Bangli untuk itu anggota yang terlibat harus berkosentrasi dalam pelaksanaan operasi ini,” kata Dhana Aryawan.

Jumlah anggota yang terlibat operasi sebanyak  97 personel termasuk BKO Polda Bali yang ditunjuk sebagai tracer. Mereka yang terlibat operasi agar meningkatkan pendisplinan prokes. “Tingkatkan pendisiplinan prokes untuk antisipasi penyebaran varian baru dari Covid-19,” tandas mantan kapolres Mappi, Papua itu.

Data terbaru, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bangli Kamis, tinggal enam orang. Sudah termasuk melandai. Namun demikian,  masyarakat diimbau tetap mengikuti prokes karena masih pandemi, hanya kasusnya menurun. “Saat ini kami tetap melakukan pengawasan. Tim yustisi tetap melakukan operasi prokes,” ujar Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli I Wayan Dirgayusa.


BANGLI, BALI EXPRESS- Polres Bangli menggelar Operasi Aman Nusa Agung II, selama 30 hari yaitu 2-31 Desember. Operasi ini fokus untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan usai memimpin apel kesiapan operasi, Kamis (2/12) mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukan selama operasi. Di antaranya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Masyarakat agar rajin mencuci tangan, selalu pakai masker menjaga jarak, dan lainnya.  

Edukasi dan sosialisasi ini dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas di masing-masing desa/kelurahan dan Sat Binmas. Kemudian pembagian masker, kegiatan tracing, dan peningkatan vaksinasi. Selain itu juga dilakukan operasi yustisi kerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli. Kegiatan lainnya adalah mengaktifkan kembali posko satgas di masing-masing desa serta melakukan pemeriksaan di perbatasan melalui aplikasi PeduliLindungi. “Adanya varian baru ini tentunya harus diantisipasi agar tidak menyebar di wilayah Bangli untuk itu anggota yang terlibat harus berkosentrasi dalam pelaksanaan operasi ini,” kata Dhana Aryawan.

Jumlah anggota yang terlibat operasi sebanyak  97 personel termasuk BKO Polda Bali yang ditunjuk sebagai tracer. Mereka yang terlibat operasi agar meningkatkan pendisplinan prokes. “Tingkatkan pendisiplinan prokes untuk antisipasi penyebaran varian baru dari Covid-19,” tandas mantan kapolres Mappi, Papua itu.

Data terbaru, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bangli Kamis, tinggal enam orang. Sudah termasuk melandai. Namun demikian,  masyarakat diimbau tetap mengikuti prokes karena masih pandemi, hanya kasusnya menurun. “Saat ini kami tetap melakukan pengawasan. Tim yustisi tetap melakukan operasi prokes,” ujar Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli I Wayan Dirgayusa.


Most Read

Artikel Terbaru

/