alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Siswa di Bangli Kembali Belajar Daring

BANGLI, BALI EXPRESS- Pemerintah Kabupaten Bangli memutuskan menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Jumat (4/2). Hal ini menyusul meningkatnya kasus Covid-19. Siswa diputuskan kembali belajar  dalam jaringan (daring) atau dari rumah.

Keputusan menutup PTM itu termasuk mendadak. Banyak sekolah belum sempat menyampaikan kepada siswanya maupun orang tua, sehingga tak sedikit siswa datang ke sekolah Jumat pagi. Akhirnya mereka dipulangkan lebih awal. “Surat edaran sedang kami buat, tapi sekolah sudah kami hubungi untuk penghentian sementara. Anak-anak dapat dipulangkan lebih awal,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangli I Komang Pariartha.
Pariartha menegaskan, PTM yang disetop itu dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sesuai kewenangan pemerintah kabupaten, sedangkan siswa SMA sederajat kewenangan provinsi, namun setahu dia juga sudah beralih ke daring. Pariartha pun menyebutkan, pembelajaran daring diberlakukan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan kasus Covid-19. “Kami lihat sikon (situasi dan kondisi) dan perkembangan kasus Covid-19,” jelas mantan Staf Ahli Bupati Bangli itu.

Berdasarkan data Covid-19, tercatat sebanyak 45 kasus aktif di Kabupaten Bangli pada Kamis (3/2). Jumlah itu bertambah 22 kasus dari sehari sebelumnya. Dari sekian banyak itu, Pariartha memastikan tidak ada siswa dari tingkat PAUD hingga SMP.  “Cuma ada siswa SMA dan SMK katanya,” sebutnya.


BANGLI, BALI EXPRESS- Pemerintah Kabupaten Bangli memutuskan menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Jumat (4/2). Hal ini menyusul meningkatnya kasus Covid-19. Siswa diputuskan kembali belajar  dalam jaringan (daring) atau dari rumah.

Keputusan menutup PTM itu termasuk mendadak. Banyak sekolah belum sempat menyampaikan kepada siswanya maupun orang tua, sehingga tak sedikit siswa datang ke sekolah Jumat pagi. Akhirnya mereka dipulangkan lebih awal. “Surat edaran sedang kami buat, tapi sekolah sudah kami hubungi untuk penghentian sementara. Anak-anak dapat dipulangkan lebih awal,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangli I Komang Pariartha.
Pariartha menegaskan, PTM yang disetop itu dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP sesuai kewenangan pemerintah kabupaten, sedangkan siswa SMA sederajat kewenangan provinsi, namun setahu dia juga sudah beralih ke daring. Pariartha pun menyebutkan, pembelajaran daring diberlakukan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan kasus Covid-19. “Kami lihat sikon (situasi dan kondisi) dan perkembangan kasus Covid-19,” jelas mantan Staf Ahli Bupati Bangli itu.

Berdasarkan data Covid-19, tercatat sebanyak 45 kasus aktif di Kabupaten Bangli pada Kamis (3/2). Jumlah itu bertambah 22 kasus dari sehari sebelumnya. Dari sekian banyak itu, Pariartha memastikan tidak ada siswa dari tingkat PAUD hingga SMP.  “Cuma ada siswa SMA dan SMK katanya,” sebutnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/