alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Kelurahan Panjer Sinergikan Bank Sampah dan TPS3R

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kelurahan Panjer punya cara positif dalam pengelolaan serta pengolahan sampah. Kolaborasi dilakukan yakni mengefektifkan Bank Sampah Dharma Laksana dan TPS3R Paku Sari. Bank sampah itu sendiri sebelumnya sempat vakum selama tiga tahun.

Lurah Panjer I Putu Budi Ari Wibawa, Minggu (3/4) mengatakan, dalam rangka mengimplementasikan Pergub Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, dan Perwali Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R) melalui bank sampah, Kelurahan Panjer mengaktifkan kembali bank sampah yang sempat vakum selama tiga tahun.

“Sempat lama vakum karena adanya pembangunan di area Banjar Kaja dan juga pandemi Covid-19,” ujar Budi Ari Wibawa.

Lebih lanjut dikatakannya, bank sampah yang sudah terbentuk sejak 2016 ini akan bersinergi dengan TPS3R. Jadi barang-barang yang dijual masyarakat ke bank sampah nantinya akan dijual kembali ke TPS3R. Kemudian dipilah kembali sesuai jenis sampah setelah itu lanjut dijual ke pengepul.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu solusi yang bisa diberikan terkait pemilahan sampah setelah bulan lalu pihaknya mensosialisasikan ke banjar-banjar di wilayah Kelurahan Panjer.

“Bank sampah juga merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah. Karena dari hasil pemilahan yang dijual tersebut akan ada nilai ekonomis yang diperoleh oleh nasabah bank sampah,” ujarnya.

Disampaikannya, dengan terpilahnya sampah di masyarakat, tentunya akan berdampak terhadap produktifnya tenaga pemilah di TPS3R Paku Sari. Sebab, sampah yang masuk sudah tidak bercampur. Sehingga mereka mampu melakukan pengolahan sampah organik dan anorganik dengan lebih cepat, efektif dan efisien.

“Harapan kami kedepannya tentu saja bank sampah bersama dengan TPS3R dapat beroperasional secara konsisten. Sehingga mampu membantu pemerintah dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di tingkat desa maupun kelurahan,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS – Kelurahan Panjer punya cara positif dalam pengelolaan serta pengolahan sampah. Kolaborasi dilakukan yakni mengefektifkan Bank Sampah Dharma Laksana dan TPS3R Paku Sari. Bank sampah itu sendiri sebelumnya sempat vakum selama tiga tahun.

Lurah Panjer I Putu Budi Ari Wibawa, Minggu (3/4) mengatakan, dalam rangka mengimplementasikan Pergub Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, dan Perwali Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R) melalui bank sampah, Kelurahan Panjer mengaktifkan kembali bank sampah yang sempat vakum selama tiga tahun.

“Sempat lama vakum karena adanya pembangunan di area Banjar Kaja dan juga pandemi Covid-19,” ujar Budi Ari Wibawa.

Lebih lanjut dikatakannya, bank sampah yang sudah terbentuk sejak 2016 ini akan bersinergi dengan TPS3R. Jadi barang-barang yang dijual masyarakat ke bank sampah nantinya akan dijual kembali ke TPS3R. Kemudian dipilah kembali sesuai jenis sampah setelah itu lanjut dijual ke pengepul.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu solusi yang bisa diberikan terkait pemilahan sampah setelah bulan lalu pihaknya mensosialisasikan ke banjar-banjar di wilayah Kelurahan Panjer.

“Bank sampah juga merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah. Karena dari hasil pemilahan yang dijual tersebut akan ada nilai ekonomis yang diperoleh oleh nasabah bank sampah,” ujarnya.

Disampaikannya, dengan terpilahnya sampah di masyarakat, tentunya akan berdampak terhadap produktifnya tenaga pemilah di TPS3R Paku Sari. Sebab, sampah yang masuk sudah tidak bercampur. Sehingga mereka mampu melakukan pengolahan sampah organik dan anorganik dengan lebih cepat, efektif dan efisien.

“Harapan kami kedepannya tentu saja bank sampah bersama dengan TPS3R dapat beroperasional secara konsisten. Sehingga mampu membantu pemerintah dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di tingkat desa maupun kelurahan,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru

/