alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Giri Prasta Pantau Penyaluran BLT Warga di Kecamatan Kuta Utara

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Badung menjadi atensi tersendiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Rabu (4/8). Didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa, Giri Prasta turun langsung memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Yakni Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod dan Desa Canggu. Turut hadir juga Anggota DPRD Badung dapil Kuta Utara AA Ngr. Ketut Agus Nadhi Putra dan Made Suryananda, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan, Lurah Kerobokan Kelod dan Perbekel Desa Canggu.

Dikatakan Giri Prasta, selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat selama masa pandemi, pemberian BLT sebesar Rp 300 ribu itu, juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Sekalipun bantuannya sedikit, tapi inilah wujud bakti Saya kepada Krama Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong-royong bersama untuk masyarakat,” ujarnya.

Maka dari itu lanjut Giri Prasta, pihaknya bersama jajaran dan DPRD Badung terus melakukan kontrol untuk memastikan BLT Badung ini dapat diterima oleh masyarakat yang penyalurannya dilakukan langsung oleh Kepala Lingkungan / Kelian Dinas dengan memanfaatkan QR Code. Selain itu pihaknya juga terus melakukan proses penyelarasan atau cleansing data dalam penyerahan bantuan tersebut. 

Giri Prasta mencontohkan seperti di wilayah Kecamatan Kuta Utara, pertanggal (4/8) terdapat 10 ribu lebih KK yang telah melewati proses penyelarasan data di Dinas terkait, yang selanjutnya akan diberikan BLT oleh pihak Kelurahan / Desa bersama Bank BPD Bali. “Inilah pentingnya kami melakukan cleansing data karena ke depan kami ingin setiap Desa atau Kelurahan memiliki big data, untuk mewujudkan desa presisi,” paparnya.

Selain bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana APBD Badung, saat ini dijelaskan Giri Prasta, di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak. (esa)


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Badung menjadi atensi tersendiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Rabu (4/8). Didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa, Giri Prasta turun langsung memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Yakni Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod dan Desa Canggu. Turut hadir juga Anggota DPRD Badung dapil Kuta Utara AA Ngr. Ketut Agus Nadhi Putra dan Made Suryananda, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan, Lurah Kerobokan Kelod dan Perbekel Desa Canggu.

Dikatakan Giri Prasta, selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat selama masa pandemi, pemberian BLT sebesar Rp 300 ribu itu, juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Sekalipun bantuannya sedikit, tapi inilah wujud bakti Saya kepada Krama Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong-royong bersama untuk masyarakat,” ujarnya.

Maka dari itu lanjut Giri Prasta, pihaknya bersama jajaran dan DPRD Badung terus melakukan kontrol untuk memastikan BLT Badung ini dapat diterima oleh masyarakat yang penyalurannya dilakukan langsung oleh Kepala Lingkungan / Kelian Dinas dengan memanfaatkan QR Code. Selain itu pihaknya juga terus melakukan proses penyelarasan atau cleansing data dalam penyerahan bantuan tersebut. 

Giri Prasta mencontohkan seperti di wilayah Kecamatan Kuta Utara, pertanggal (4/8) terdapat 10 ribu lebih KK yang telah melewati proses penyelarasan data di Dinas terkait, yang selanjutnya akan diberikan BLT oleh pihak Kelurahan / Desa bersama Bank BPD Bali. “Inilah pentingnya kami melakukan cleansing data karena ke depan kami ingin setiap Desa atau Kelurahan memiliki big data, untuk mewujudkan desa presisi,” paparnya.

Selain bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana APBD Badung, saat ini dijelaskan Giri Prasta, di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak. (esa)


Most Read

Artikel Terbaru

/